Keutamaan Suka Menolong Orang Lain dalam Kebaikan

0
1222
Keutamaan Suka Menolong Orang Lain

Keutamaan Suka Menolong Orang Lain – Siapapun pasti setuju bahwa menolong orang lain termasuk perbuatan mulia. Tentu saja, menolong di sini adalah dalam konteks kebaikan. Sebagai makhluk sosial, tentu saja kita harus saling tolong-menolong. Tapi, apa saja keutamaannya dari sudut pandang agama Islam?

Keutamaan Suka Menolong Orang Lain: Allah Mudahkan Urusannya

Dibanding makhluk lain, manusia adalah ahsanu taqwim, yaitu makhluk dengan bentuk terbaik. Pasalnya, manusia punya keistimewaan dibanding binatang, jin, bahkan malaikat. Tak hanya fisik yang indah dan panca indra, tapi manusia juga punya akal pikiran.

Allah juga mentakdirkan manusia untuk tidak dapat hidup sendirian. Tiap manusia pasti membutuhkan satu sama lain. Itulah kenapa Islam sangat menekankan sikap tolong-menolong, terlebih kepada yang membutuhkan. Salah satu keutamaannya adalah seperti apa yang telah Rasulullah sabdakan dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah berikut ini:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ، يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

“Barangsiapa melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, Allah melapangkan satu kesusahan di hari kiamat. Dan barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan, Allah memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat.” (1)

Meraih Cinta Allah dengan Menolong Sesama

Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama ia menolong saudaranya. Ini menjadi sinyal bahwa Allah begitu menyayangi orang-orang yang suka menolong sesama. Selain itu, orang yang suka mengulurkan tangan kepada sesama juga akan mendapat kedudukan istimewa di sisi-Nya.

Dulu, ada seorang lelaki yang mendatangi Rasulullah dan bertanya tentang siapa yang paling Allah cintai dan amalan yang paling Allah cintai. Beliau menjawab:

أحبُّ الناسِ إلى اللهِ تعالى أنفعُهم للناسِ وأحبُّ الأعمالِ إلى اللهِ عزَّ وجلَّ سرورٌ يُدخلُه على مسلمٍ أو يكشفُ عنه كُربةً أو يقضي عنه دَينًا أو يطردُ عنه جوعًا

“Orang yang paling dicintai Allah ialah yang paling bermanfaat untuk orang lain. Dan amal yang paling dicintai Allah ialah memberi kegembiraan seorang mukmin, menghilangkan kesusahannya, membayarkan hutangnya, atau menghilangkan rasa laparnya.” (2)

Tentu saja, keberuntungan terbesar bagi seorang hamba adalah mendapat cinta dari Sang Pencipta. Kecintaan Allah merupakan anugerah terindah dan terbesar. Pasalnya, cinta menandakan keridhaan. Dan bukankah setiap manusia ingin meraih ridha Allah?

Kesimpulan

Ternyata, begitu besar keutamaan dari menolong sesama. Dalam prakteknya, sasaran menolong itu luas sekali, tidak harus berkaitan dengan hal-hal besar. Sebagai contoh, memberi tempat duduk pada seorang ibu hamil saat berada di kendaraan umum pun sudah termasuk menolong orang lain.

Apalagi dengan memberi makan kepada fakir miskin, amal jariyah untuk masjid, atau memberi bantuan untuk korban-korban bencana alam.

Mudah-mudahan perintah menolong orang lain ini bisa kita laksanakan sebaik-baiknya. Apalagi dengan teknologi informasi yang terus berkembang, hal ini membuat masyarakat semakin individualis. Akibatnya banyak yang sudah tidak peka dengan kondisi orang lain di sekitar. Kalau bukan kita yang melestarikan budaya suka menolong, lantas siapa lagi?


Referensi:

(1) Arbain Nawawi 36

(2) Al-Mu’jamul Kabir 12/453

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY