Kesha Ratuliu Baru Melahirkan Anak Pertama, Ini Kedudukan Seorang Ibu dalam Islam

0
875
Kesha Ratuliu

Kesha Ratuliu – Artis Indonesia bernama Kesha Ratuliu telah berbahagia karena baru saja melahirkan anak pertamanya.

Bayi yang lahir di tanggal bagus 12 Desember 2021 tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Kesha juga membagikan kabar bahagia ini di akun Instagram pribadinya.

Ia mengunggah beberapa foto proses persalinan yang telah ia jalani.

Dari foto-foto tersebut, suami Kesha yang bernama Adhi Permana tampak sangat setia menemani istrinya saat melewati persalinan.

Ia juga bercerita bahwa dirinya kurang istirahat dan sempat merasa tegang, bahkan tekanan darahnya menurun setelah proses anastesi.

Namun setelah mendapat tindakan medis tensinya pun kembali normal.

Ia juga mengabarkan bahwa bayinya yang bernama Qwenzy berada di ruang NICU untuk melewati tahap observasi.

Qwenzy masih harus menggunakan alat bantu untuk memudahkannya bernapas usai lahir ke dunia.

Tak lupa Kesha juga meminta doa dari seluruh teman-teman juga keluarganya agar ia dan bayi pertamanya dapat kuat melewati setiap keadaan yang cukup berat pasca lahiran.

Namun tahukah Anda, Sobat Cahaya Islam? Bagaimana kedudukan ibu di dalam agama Islam ini?

Kesha Ratuliu Baru Melahirkan Anak Pertama, Ini Kedudukan Seorang Ibu dalam Islam

Dari uraian di atas dikemukakan bahwa Kesha Ratuliu kini resmi menjadi seorang ibu.

Lantas seperti apa kedudukan seorang Ibu di dalam Islam? Mari kita simak.

Allah mewajibkan umat Muslim agar berbakti dan menghormati orang tua terutama seorang ibu.

Allah berfirman :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu’. Orang tersebut bertanya kembali, ‘kemudian siapa lagi’, Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548).

Hal ini menjelaskan bahwa pengorbanan seorang ibu sangatlah besar untuk kita, yang mana sudah berjuang mengandung selama sembilan bulan lamanya.

Belum lagi rasa sakit saat akan melahirkan dan setelahnya. Bahkan nyawa menjadi sebuah taruhannya.

Usai melahirkan, seorang ibu menyusui selama dua tahun dan tidak pernah berhenti membesarkan anak dengan penuh kasih dan juga sayang.

Dengan demikian, Allah menyamakan perintahnya untuk bersyukur kepada orang tua khususnya ibu di bawah urutan perintah bersyukur kepadaNya.

Ini menampakkan bahwa jasa kedua orang tua sangatlah besar bagi kita anak-anaknya.

Kita juga sudah memahami bahwa wajib dan penting untuk berbakti kepada kedua orang tua.

Lantas bagaimana jika ayah dan ibu mengalami selisih pendapat sehingga menimbulkan perdebatan.

Hal-hal yang harus anak lakukan apabila ayah dan ibu mengalami selisih pendapat sehingga menimbulkan perdebatan adalah :

1.     Mendamaikan keduanya

Meskipun kedudukan ibu lebih tinggi di dalam Islam namun wajib bagi seorang anak memberikan perdamaian kepada ayah dan ibu apabila sedang berdebat sebab adanya perselisihan.

Kesha Ratuliu

Tugas anak adalah memberikan penjelasan agar keduanya bisa saling menerima kemauan satu sama lain dengan tidak menyakiti salah satu pihak.

2.     Tidak membela salah satu

Kewajiban yang kedua bagi seorang anak yakni saat terjadi perselisihan di antara orang tua adalah dengan tidak memberikan bentuk pembelaan terhadap salah satu kepada ayah maupun ibu baik secara lisan maupun dengan sikap.

Kesha Ratuliu

Demikian di atas merupakan berita terkini mengenai kelahiran anak pertama Kesha Ratuliu dan seperti apa kedudukan seorang ibu di dalam Islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY