Dua Kebahagiaan Orang yang Berpuasa – Bulan Ramadhan punya keistimewaan besar. Amal Sholih apapun di bulan puasa akan mendapatkan pahala berlipat. Itulah kenapa kita hendaknya memperbanyak amal sholih serta meninggalkan maksiat. Di bulan yang penuh berkah ini, Allah membuka pintu-pintu surga, menutup pintu-pintu neraka, dan membelenggu setan-setan. Bahkan, ada satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan di dalamnya.
Bisa berjumpa dengan bulan puasa menjadi sebuah anugerah besar. Maka, sudah seharusnya kita mengisinya dengan semangat ketakwaan. Apalagi, Allah menjanjikan dua kebahagiaan bagi orang-orang beriman yang menunaikan kewajiban puasa.
Rahasia Besar Balasan bagi Orang yang Puasa
Rasulullah bersabda:
لُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِ
“Setiap amal anak Adam akan dilipatgandakan . Satu kebajikan dilipatgandakan 10 hingga 700 kali lipat. Allah berfirman: Kecuali puasa karena puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang membalasnya. Dia meninggalkan kesenangan dan makanannya karena-Ku.” (1)
Allah melipatgandakan pahala amal di bulan puasa merupakan bukti cinta-Nya ke umat Rasulullah. Tapi, yang lebih dari itu adalah balasan luar biasa untuk amal puasa itu sendiri. Itulah kenapa Allah masih merahasiakannya.
Bau Mulut Orang Puasa Lebih Harum dari Minyak Misik
Salah satu keluhan orang yang melaksanakan puasa adalah ketidak-percayaan diri karena bau mulut. Memang, ini menjadi hal yang wajar. Tapi di sisi Allah, itu jauh lebih harum daripada minyak misik. Sebagaimana sabda Rasulullah:
وَلَخَلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
“Sungguh bau tak sedap dari mulut orang yang sedang puasa menurut Allah lebih harum daripada harumnya misik.” (2)
Maksudnya, pahala orang yang puasa jauh lebih besar daripada pahala melakukan kesunnahan memakai wewangian minyak misik. Jadi, sebagai umat muslim, kita tidak perlu merasa minder dengan bau mulut selama berpuasa.
Dua Kebahagiaan Orang yang Berpuasa Ramadhan


Dalam sebuah hadits shohih, Rasulullah bersabda:
لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ: فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ
“Orang yang puasa akan meraih 2 kegembiraan: kegembiraan saat buka puasa atau hari raya dan kegembiraan saat bertemu Tuhannya.” (3)
Kegembiraan atau kebahagiaan saat berbuka atau berhari raya adalah karena kita telah berhasil menyelesaikan perintah Allah yaitu menyempurnakan puasa sehingga pantas meraih pahala yang kita harapkan.
Sementara kegembiraan bertemu Tuhan adalah kenikmatan terbesar di surga. Pasalnya, kenikmatan-kenikmatan seperti bidadari yang cantik jelita, sungai yang mengalir di bawahnya, hingga apapun keinginannya akan terkabul hanyalah sebagian kecil dari kenikmatan surga. Dan tidak ada kenikmatan yang lebih istimewa daripada bertemu dengan Allah.
Referensi:
(1) Sahih Muslim 1151
(2) Sahih al-Bukhari 7538
(3) Sunan Ibn Majah 1638































