Berapa Kali Allah Menerima Taubat Kita? Pahami Arti at-Tawwab

0
383
Berapa kali Allah menerima taubat kita

Berapa kali Allah menerima taubat kita? Ingatlah bahwa Allah memiliki sifat at-Tawwab atau Maha penerima taubat. Nama dan sifat tersebut menunjukkan bahwa Allah pada dasarnya Maha Pemaaf, Maha Penyayang, dan Maha Pengampun bagi hambanya yang insaf. Sungguh Allah melapangkan dan melonggarkan kesempatan kepada hambaNya.

Mengenal Sifat At-Tawwab

Dalam bahasa Arab, at-Tawwab adalah bentuk mubalaghah yang berarti kembali atau berbalik menuju selainnya. Sedangkan dalam konteks agama, at-Tawwab berarti meninggalkan dosa dengan cara paling tulus dalam bentuk permohonan maaf. Permintaan maaf atau taubat adalah jalan kembali dari perbuatan dosa menuju jalan yang Allah ridhai. 

Bahkan at-Tawwab dalam Al Qur’an digunakan sebanyak 11 kali yang kesemuanya merujuk kepada Allah Maha penerima taubat sebagaimana ayat:

“Sesungguhnya Allah menyukai at-tawwabin (orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri”. (QS al-Baqarah [2]: 222).

Melalui kasih sayang, Allah memberikan kesempatan kepada hambaNya agar selalu bertaubat agar masa lalu kelam berganti dengan masa depan cerah. Taubat seorang hamba bisa Sobat maknai sebagai kesungguhan kembali kepada Allah. Bisa juga dimaknai sebagai Allah menerima taubat hambaNya.

Seorang hamba sudah bertaubat karena telah kembali kepada Allah dan Allah menerima dan menyambut taubat dari hambaNya. Taubat merupakan kewajiban yang tidak bisa Sobat tawar, terutama untuk pelaku dosa dan maksiat. Tidak ada satu orang pun memiliki alasan untuk menunda atau meninggalkan taubat setelah bermaksiat.

Sebab, semua bentuk dosa telah mendapatkan ancaman hukuman dari Allah. Para ulama menjelaskan perkara hukum taubat berulang kali dengan makna at-Tawwab bukan sekedar Allah terima. Sebab, Allah adalah Dzat yang memberi hidayah dan kemudahan jalan untuk bertaubat.

Berapa kali Allah menerima taubat kita dapat Sobat maknai dengan ketaatan dan meninggalkan perbuatan yang Allah benci. Sedangkan taubat dari Allah memiliki makna memberi taufik, mengganti hukuman dengan ampunan, dan mengganti murka dengan ridha.

Berapa Kali Allah Menerima Taubat Kita?

Berapa kali Allah menerima taubat kita? Pada dasarnya pintu taubat terbuka, asalkan hati ingin kembali kepada Allah. Maha Suci Allah merupakan Dzat yang terus-menerus menerima taubat dari hambaNya. Tidak satu pun Sobat yang terjerumus dalam maksiat, seberat apapun, ketika tergerak hatinya untuk kembali kepada Allah, maka terbuka pintu rahmat.

Bahkan Allah bergembira ketika hambaNya kembali ke jalan yang benar, selama nyawa belum sampai tenggorokan sebagaimana hadits:

Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla membentangkan tangan-Nya di waktu malam agar orang yang berbuat dosa di siang hari bertaubat, dan membentangkan tangan-Nya di waktu siang agar orang yang berbuat dosa di malam hari bertaubat, hingga matahari terbit dari barat.” (HR. Muslim, no. 2759)

Berapa kali Allah menerima taubat

Taubat merupakan cara terbaik meminta maaf kepada Allah dengan cara paling tulus dan mendalam. Jangan khawatir taubat yang tidak diterima Allah, Sobat bisa memahami permintaan maaf seorang hamba terdiri dari tiga bentuk:

  • Seorang berkata tidak melakukannya.
  • Seorang hamba berkata memang melakukan karena alasan tertentu.
  • Hamba yang berkata memang melakukan kesalahan, keliru, dan tidak lagi mengulanginya.

Berapa kali Allah menerima taubat kita, yakni apabila permintaan maaf paling jujur dan sempurna dengan bertaubat. Secara syar’i, taubat terdiri dari empat hal:

  • Meninggalkan dosa karena sadar bahwa hal itu termasuk perbuatan buruk.
  • Menyesal telah melakukan perbuatan dosa.
  • Bertekad tidak mengulangi lagi perbuatan dosa tersebut.
  • Memperbaiki kesalahan dan menggantinya dengan amalan baik.

Berapa kali Allah menerima taubat kita? Jawabannya, tidak ada batas waktu, selagi napas masih ada dan matahari masih terbit, Allah akan menerima taubat.  Bahkan orang terbaik di antara manusia yaitu Sobat yang paling sering menjaga taubatnya dengan baik.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY