Arti dan manfaat sikap qana’ah – Menerima dan melewati segala bentuk ujian dari Allah dengan tetap bersyukur, inilah yang disebut dengan qana’ah. Arti dan manfaat sikap qana’ah tersebut, akan membawa Sobat Cahaya Islam pada banyak hal baik nantinya.
Lantas apa manfaat dengan menerapkan sikap qana’ah? Supaya bisa memahami, maka Sobat Cahaya Islam harus menyimak penjelasan berikut!
Arti dan Manfaat Sikap Qana’ah Menurut Qur’an serta Hadits


Arti qana’ah secara bahasa ialah cukup. Sementara menurut istilah, qana’ah dijabarkan dengan sikap merasa cukup atas segala pemberian dari Allah SWT. Memahami jika apapun ketentuan-Nya merupakan yang terbaik.
Terlebih semua umat akan mendapatkan ujiannya masing-masing. Bukan hanya untuk mengukur keimanan dan menguji kesabaran, tetapi juga bagian dari proses Allah mengangkat derajatnya jika mampu melewatinya. Seperti yang telah dijanjikan melalui ayat berikut:
“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”1
Bagi umat yang beriman, akan menerima dan berusaha melewati ujian tersebut dengan lapang dada. Tanpa keraguan akan hikmah yang akan didapat kelak. Allah menyampaikan perihal tersebut dalam Surat Al Baqarah ayat ke 216:
“…boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” 2
Dengan Sobat Cahaya Islam memahami isi dan makna dari surat di atas, maka akan terhindar dari sifat kufur bahkan tamak. Selalu yakin bahwa tidak ada yang lebih baik bagi kita selain apa yang sudah menjadi ketetapan-Nya.
Manfaat Penerapan Sikap Qana’ah di Kehidupan
Akhlak mulia, sikap terpuji yang Rasul teladankan dan Allah serukan bagi kita umat muslim, sudah pasti membawa banyak manfaat. Tidak terkecuali dengan arti dan manfaat sikap qana’ah. Nah, jika Sobat Cahaya Islam sudah memahami arti qana’ah dan menerapkannya, akan memperoleh manfaat antara lain seperti:
1. Memahami Perbedaan Jatah Rezeki dan Merasa Cukup
“Qanaah merupakan kekayaan yang tidak pernah musnah”3
Dari hadist di atas, dapat Sobat Cahaya Islam ambil kesimpulan, jika kita bersikap qana’ah maka akan merasa cukup. Tidak membandingkang dengan rizki yang diperoleh orang lain.
Dari hal tersebut, membentuk pribadi yang pendek angan dan tidak mudah terbawa hawa nafsu untuk gemerlap dunia. Seperti bersaing tentang kekayaan, atau tampil lebih dari orang lain. Menerima apa yang ada penuh rasa syukur dan paham tentang pentingnya pertanggung jawaban perihal harta dunia.


2. Sabar
Dari sikap qana’ah, Sobat Cahaya Islam juga akan terlatih untuk bersikap sabar. Meski terkadang tidak sesuai harapan, tetapi tetap yakin akan kebaikan di baliknya. Allah tidak akan menguji melebihi kemampuan hamba-Nya apalagi menyulitkan. Akan ada hikmah di ujung ikhtiar kita nantinya.
3. Semakin Dekat dengan Allah
Bersikap sabar dan menerima, bukan berarti pasrah tanpa usaha. Sikap qana’ah justru membuat kita jadi lebih dekat dengan Sang Pencipta. Berusaha dan meminta ridha-Nya agar mendapat hasil yang terbaik.
Jadi, dari penjelasan arti dan manfaat sikap qana’ah di atas dapat Sobat Cahaya Islam tarik kesimpulan. Bahwasanya lewat penerapan sikap qana’ah, kita lebih bisa mengendalikan hawa nafsu yang hanya berdasarkan keinginan.
Tetap sabar, tidak mudah putus asa untuk mendapat ridha Allah. Selain itu, karena paham perbedaan prioritas utusan dunia dan akhirat, kita jadi semakin tenang menjalani ketentuan-Nya.






























