Apakah di akhirat kita saling mengenal – Setelah manusia meninggal, maka akan berpisah dengan keluarga dan teman untuk jangka waktu lama. Apakah di akhirat kita saling mengenal keluarga atau teman-teman dekat? Surga merupakan dambaan setiap mukmin dan neraka menjadi tempat yang paling ditakuti dan dihindari.
Apakah di Akhirat Kita Saling Mengenal?
Seseorang yang beriman kepada Allah serta memiliki keturunan dengan keimanan yang sama, maka Allah akan mempertemukan mereka di surga. Mereka akan berkumpul layaknya mereka hidup bersama-sama menjadi keluarga di dunia.
Alangkah indah jika Sobat bisa bersama-sama berkumpul kembali bersama keluarga karena sejak di dunia semua merupakan orang-orang beriman. Sejumlah ulama salaf menyatakan bahwa kebahagiaan umat Islam kelak di surga yakni bertemu dengan keluarga sebagaimana di dunia, sebagaimana ayat:
“Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.” 1
Apakah di akhirat kita bisa bertemu keluarga? Jawabannya bisa, asalkan seluruh anggota keluarga memang layak untuk menghuni surga. Sedangkan jika tidak memenuhi persyaratan tersebut, tentunya Sobat tidak bisa bertemu keluarga di surga.
Penghuni surga dan penghuni neraka tidak akan bertemu lagi, sehingga memiliki keimanan yang sama di hadapan Allah menjadi tujuan utamanya. Lalu, apakah di akhirat kita saling mengenal? Bahkan jika Sobat berkumpul bersama anak keturunannya bisa dalam satu tingkatan surga.
Jika anak keturunannya ada di tingkatan lebih rendah dari Sobat, maka akan disusulkan tingkatannya. Sobat yang masuk surga nantinya tak hanya mengenali keluarga dan kerabat, melainkan juga dengan para sahabat-sahabat yang ada di dunia.
Apakah di surga kita saling mengenal? Secara nalar, sangat mungkin dan mudah bagi Allah untuk menghilangkan ingatan para penghuni surga. Sobat tidak perlu bersedih jika tidak satu tingkatan di surga dengan keluarga karena sangat mungkin memori dalam otak mereka terhapus.
Secara otomatis tidak akan ada perasaan rindu kepada keluarga yang ada di neraka.
Alasan Orang Mukmin Harus Masuk Surga Bersama-sama
Salah satu kebahagiaan hakiki yang Sobat rasakan yaitu ketika di akhirat kelak bisa berkumpul dengan orang mukmin lainnya. Setelah memahami apakah di akhirat kita saling mengenal, maka cita-cita kebahagiaan yaitu berkumpul kembali di yaumil mahsyar. Sangat penting bagi mukmin bisa menuju surga bersama para mukmin lainnya sebagaimana hadits:
“Sungguh di surga ada pasar yang didatangi penghuni surga setiap Jumat. Bertiuplah angin dari utara mengenai wajah dan pakaian mereka hingga mereka semakin indah dan tampan. Mereka pulang ke istri-istri mereka dalam keadaan telah bertambah indah dan tampan. Keluarga mereka berkata, ‘Demi Allah, engkau semakin bertambah indah dan tampan.’ Mereka pun berkata, ‘Kalian pun semakin bertambah indah dan cantik’.” 2
Dari hadits tersebut, manusia di dunia bisa menikmati berjumpa kembali dengan saudara dan teman-teman akrab di akhirat kelak. Hadits ini sekaligus menjawab apakah di akhirat kita saling mengenal. Bisa berkumpul kembali dengan keluarga tercinta di akhirat tentunya menjadi kebahagiaan dan kenikmatan, terlebih lagi sudah lama tak bertemu.


Di samping menjadi pribadi yang saleh, Sobat juga perlu memikirkan nasib saudara, keluarga, bahkan lingkungannya. Hal ini bertujuan menjawab apakah di surga bisa bertemu orang yang kita sayang. Berikut ini beberapa alasan mengapa orang mukmin perlu masuk surga bersama-sama:
- Sobat berasal dari satu keturunan, sehingga perlu masuk bersama-sama ke surganya Allah.
- Surga milik Allah sangat luas dan memiliki kapasitas untuk menampung orang-orang sesuai kehendak Allah.
- Semakin banyak orang beramal saleh, maka semakin berkurang orang berbuat kemaksiatan. Oleh karena itu, perlu mengajak kepada kebaikan di jalan Allah.
- Di akhir hidup, manusia hanya berhadapan dengan dua pilihan, masuk surga atau negara.
Apakah di akhirat kita saling mengenal? Di akhirat kelak, sangat mungkin Sobat bertemu dengan keluarga hingga para sahabat, namun dengan catatan semuanya layak menghuni surga. Oleh karena itu, orang mukmin perlu masuk surga bersama-sama.
































