Memahami Apa Bedanya Allah dengan Yesus, Menghargai Perbedaan tuk Wujudkan Perdamaian

0
1091
apa bedanya Allah dengan Yesus

Apa bedanya Allah dengan Yesus – Dari zaman dahulu sampai era modern sekarang, bahasan tentang apa bedanya Allah dengan Yesus tak pernah usai. Ada yang merasa tidak perlu dipahami secara mendalam, namun sebagian lainnya kekeuh ingin belajar banyak hal terkait hal tersebut.

Sobat Cahaya Islam, mengetahui secara sederhana terkait apa bedanya Allah dengan Yesus tentu bukan hal yang sia – sia. Sebab dengan mengetahuinya, setidaknya antar umat dapat saling melihat perbedaan satu sama lain dan tetap menjaga perdamaian.

Menyederhanakan Pemaknaan Apa Bedanya Allah dengan Yesus

Apa bedanya Allah dengan Yesus tentu bukan bahasan yang baru di kalangan masyarakat utamanya antar umat Islam dan Kristiani.

Jika gagal memahaminya, bisa saja kedua golongan ini akan banyak melakukan perdebatan dan berakhir saling beradu argume. Bahkan bisa saja menimbulkan perpecahan di suatu wilayah tertentu.

Di dalam Islam sendiri, Yesus merupakan seorang hamba yang diserupakan seperti nabi Isa yang bernama Yudas.

Sedangkan nabi Isa sendiri diangkat oleh Allah dan akan turun ketika nanti datangnya hari kiamat sesuai yang Allah janjikan. Karena ciri dan karakternya adalah sebagai yang diciptakan, tentu yesus bukanlah Pencipta.

Hal ini pun sebenarnya relevan dengan pemahaman umat kristiani bahwa Yesus merupakan anak Allah. Dan Allah disebut sebagai Bapa. Sehingga logikanya, yang menjadi sosok maha Kuasa adalah Allah itu sendiri.

Namun di era kecanggihan teknologi seperti sekarang, tentu bahasan ini tidak boleh menjadi pemecah bangsa lantaran terdapat penjelasan yang kurang bisa diterima umat tertentu.

Di sinilah toleransi perlu diterapkan, agar perbedaan keyakinan tidak menjadikan pemecah persatuan golongan. Pun di dalam Islam, menghidupkan toleransi tanpa menentang syariat juga merupakan wujud sikap berlomba – lomba dalam kebaikan.

Hal ini selaras dengan apa yang Allah Ta’ala sampaikan dalam firmanNya di surat Al Baqarah ayat 148 yakni :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةً ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.

Tips Mewujudkan Perdamaian Antar Umat Beragama

Agar tidak sampai terjadi perpecahan lantaran bahasan perbedaan Allah dengan Yesus, maka patut bagi sobat untuk menjaga perdamaian terlebih dahulu. Beberapa diantaranya yakni sebagai berikut :

1.    Tidak Membahas Hal yang Sensitif

Hal pertama yang perlu dilakukan yakni dengan tidak membahas hal yang sensitif. Sensitif maksudnya langsung merujuk pada pembahasan Pencipta. Sebelum membahas ini, sebaiknya sobat perlu melihat konteks kedekatan.

apa bedanya Allah dengan Yesus

Kalau sobat kedekatannya seperti Ustadz Habib dan Onad, ya boleh saja. Tapi kalau diawal tak saling kenal, jangankan Islam bisa dipahami, maka seseorang tersebut malah menjauh dan membenci syariat. Naudzubillah.

Maka dari itu, menjadi berilmu juga penting agar sobat dapat mengelola kata dengan baik. hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Al Mujadilah ayat 11 yakni :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

2.    Menyampaikan dengan Perkataan yang Baik

Hal selanjutnya, coba sampaikan juga pemahaman terkait perbedaan Allah dan Yesus ini dengan bahasa yang santun.

Hanya saja,baiknya dihindari jika memang kapasitas diri belum mencukupi. Sebab akan menjadi hal yang berbahaya, bila hanya sekedar mengetahui secara permukaan saja tanpa mendalami konteksnya.

apa bedanya Allah dengan Yesus

Menyampaikan segala hal dengan perkataan yang baik juga merupakan bagian dari kewajiban berdakwah sebagaimana yang tersampai dalam firmanNya di surat An Nahl ayat 125 yakni :

اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۗ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ

Artinya : Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan yang berkaitan dengan apa bedanya Allah dengan Yesus dan beberapa cara agar tetap terwujud perdamaian antar umat beragama. Semoga bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY