Alasan Manusia Diuji oleh Allah SWT

0
1667
alasan manusia diuji

cahayaislam.id – Ada banyak sekali alasan manusia diuji dengan berbagai hal dalam kehidupan ini. Namun di balik semua itu, Allah SWT pasti memiliki maksud tertentu karena memberikan cobaan pada hambaNya yang beriman.

Sering kali kita menjumpai, tidak sedikit dari orang yang mengaku sangat depresi karena besarnya ujian yang sedang dihadapinya dalam hidup. Sehingga mereka menanyakan keberadaan Allah SWT.

Mereka juga bergumam tentang alasan mengapa Allah mengujinya dan akhirnya muncul keraguan dalam hati manusia akan kekuasaanNya.

Padahal, Allah SWT tidak menurunkan musibah dan cobaan pada seseorang tidak memandang shaleh atau jahat. Karena semua manusia tak ada yang luput dari ujian Allah, bahkan nabi-nabi.

Terkadang juga sebagai seorang hamba, ujian dirasakan sebagai hukuman atas perbuatan buruk yang pernah dilakukan. Sedangkan Allah hanya ingin membuat hambaNya tersebut kembali ke jalan yang benar dan mau mendekat kepadaNya.

Semua yang terjadi di dunia ini atas kehendak Allah, tidak ada satupun makhuk yang akan dibebani ujian melebihi batas kemampuannya. Dan perlu diingat bahwa Allah SWT adalah satu-satunya yang mengetahui apa yang akan terjadi dalam hidup makhluknya.

Alasan Manusia Diuji oleh Allah SWT menurut Ajaran Agama Islam

Ujian akan selalu silih berganti, bisa dengan wujud kenikmatan duniawi sehingga membuat kita jauh dari Allah. Serta ada pula ujian yang berupa kesusahan hidup, kemiskinan, penderitaan dan lain-lain.

Nah, Sobat Cahaya Islam, lantas apa alasan manusia diuji oleh Allah SWT? Demikian penjelasannya!

Sebagai Kaffarah

Yang pertama, sebab kita diuji oleh Allah SWT adalah sebagai kaffarah atau penebus dosa. Di mana ini bertujuan agar seluruh dosa yang ada dapat terhapuskan atas kesabaran kita dalam menghadapi berbagai ujian.

alasan manusia diuji

Hal ini merupakan bentuk cinta Allah kepada hambaNya, sebab saat di akhirat kelak dosa-dosa yang pernah kita perbuat telah sirna. Sebagaimana daun kering yang gugur satu persatu dari pohonnya.

Menjadi Pahala

Yang kedua, Allah akan memberikan pahala kepada kita setelah sabar menghadapi besarnya ujian dalam hidup. Bahkan pahala yang akan kita peroleh adalah ghairu muhtasib, yakni tanpa ada batasnya.

Seperti yang terkandung dalam firman Allah SWT di bawah ini :

قُلْ يٰعِبَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوْا رَبَّكُمْ ۗلِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗوَاَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةٌ ۗاِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Katakanlah (Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu.” Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas. (QS. Az-Zumar:10)

Diangkat Derajatnya

Selain yang telah dipaparkan di atas, Allah menguji manusia adalah dengan alasan ingin meninggikan derajat dalam hidup kita.

Karena saat seseorang diuji maka akan tampak pula seperti apa dia sebenarnya, apakah yang benar-benar Mukmin atau justru munafiqin?

alasan manusia diuji

Ujian akan datang dan melihat siapa yang tetap beriman dan senantiasa sabar menunggu Allah memberikannya jalan keluar. Sebab ada banyak sekali orang yang marah dengan alasan tak pernah lepas dari cobaan hidup kemudian dia memilih berpaling dari Allah SWT.

Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang sabar serta istiqomah di jalan Allah pada saat hidup ini diterpa gelombang ujian.

Demikian di atas adalah ulasan mengenai alasan manusia diuji oleh Allah SWT. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY