Apa Saja Akibat Buruk Tidak Jujur dalam Islam, Muslim Wajib Menghindarinya

0
1333
akibat buruk tidak jujur dalam Islam

Akibat buruk tidak jujur dalam Islam – Muslim yang gemar berbohong, termasuk berbuat curang akan menerima konsekuensi yaitu berupa azab yang pedih. Salah satu akibat buruk tidak jujur dalam Islam yaitu mendapatkan siksa di alam kubur. Sebab, orang yang terbiasa berbohong, lama-kelamaan memiliki penyakit yang tentunya akan merugikan muslim itu sendiri.

Akibat Buruk Tidak Jujur dalam Islam

Tidak jujur memiliki pengertian terjadi ketidaksesuaian antara keadaan dengan kenyataan. Jika Sobat Cahaya Islam tidak jujur, maka akan menjadi sumber berbagai kejahatan. Orang yang berbuat curang atau berbohong akan menerima balasan dan bukan sebagai tanda orang yang beriman sebagaimana ayat Al Quran berikut ini:

Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang- orang pendusta.1

Berikut ini beberapa dampak dari sikap tidak jujur yang harus umat Islam waspadai:

  • Berbohong akan melahirkan kecemasan dan perasaan yang tidak tenang karena akan selalu menutupi kebohongan dengan kebohongan lainnya.
  • Jika Sobat Cahaya Islam kerap kali berbohong, maka akan kehilangan kepercayaan dari orang lain. Terlebih lagi jika kebohongan tersebut sudah terbongkar, maka akan sulit mendapatkan kepercayaan lagi.
  • Akibat buruk tidak jujur dalam Islam yang selanjutnya yaitu dijauhi oleh orang di sekitar karena sudah tidak bisa dipercaya lagi.
  • Orang yang sering berbohong hatinya akan timbul penyakit hati lainnya seperti iri dan dengki. Terlebih lagi jika kebiasaan sering berbohong terus berlanjut maka tidak baik ketika menjalin kerja sama dengan orang lain.
  • Mudah mendapatkan kecurigaan dari orang lain.

Bohong yang Boleh dalam Islam

Berbohong memang tidak dibenarkan dalam ajaran Islam namun dikecualikan untuk tiga kondisi-kondisi tertentu. Hadist yang mengecualikan perbuatan berbohong yaitu:

Aku tidaklah mendengar sesuatu yang diberi keringanan untuk berdusta di dalamnya kecuali pada tiga perkara, “Peperangan, mendamaikan yang berselisih, dan perkataan suami pada istri atau istri pada suami (dengan tujuan untuk membawa kebaikan rumah tangga).” 2

Dari hadis tersebut maka kesimpulannya kebohongan boleh untuk masalah berikut ini:

1.     Berbohong dalam Peperangan

Setelah memahami akibat buruk tidak jujur dalam Islam tentu umat muslim bisa lebih berhati-hati. Namun, pada dasarnya berbohong boleh dilakukan dalam peperangan. Dalam perang membela agama berbohong menjadi pengecualian terutama untuk mengeluarkan strategi demi mengelabui musuh.

akibat buruk tidak jujur dalam Islam

2.     Berbohongnya Suami atau Istri

Perbuatan bohong suami terhadap istri atau sebaliknya boleh Sobat Cahaya Islam lakukan alasannya yaitu untuk meraih kebahagiaan. Kebohongan tersebut juga bertujuan untuk menghindari keburukan satu sama lainnya. Hal tersebut harus menjadi landasan karena jika berbohong untuk hal lainnya tetap akan mendapatkan azab dari Allah SWT.

3.     Berbohong kepada Orang yang Sedang Bertikai

Akibat buruk tidak jujur dalam Islam memang sangat berat karena melawan perintah Allah. Namun, kebohongan yang dapat menyatukan orang yang bertikai demi menghindari perpecahan boleh dilakukan.

Cara Mengatasi Ketidakjujuran

Untuk menghindari ketidakjujuran ada beberapa hal yang bisa Sobat Cahaya Islam lakukan, pertimbangkan berbagai kerugian dan akibat jika berbohong. Setelah mengingat manfaat dari kejujuran tentu muslim akan berpikir kembali jika akan berbohong. Melatih mental agar selalu berkata jujur menjadi cara yang ampuh untuk menghindari ketidakjujuran.

akibat buruk tidak jujur dalam Islam

Ketika Sobat Cahaya Islam mampu menerapkan sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari, maka sikap ketidakjujuran akan terhapus. Selain itu, sikap jujur akan melekat dalam diri dan jauh lebih banyak mendatangkan manfaat.

Banyak akibat buruk tidak jujur dalam Islam, sesuai dengan ayat Al Qur’an dan hadist. Berbohong hanya mendatangkan kerugian, salah satunya yaitu mendapatkan azab dari Allah SWT. Oleh karena itu, Sobat Cahaya Islam perlu menerapkan cara-cara menghindari kebohongan.


  1. (QS. An-Nahl : 105) ↩︎
  2. (HR. Bukhari no. 2692 dan Muslim no. 2605, lafazh Muslim) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY