Kampus Muhammadiyah naik kelas – Di era persaingan global yang semakin ketat, perguruan tinggi tak cukup hanya unggul dalam akademik. Reputasi, citra, dan kemampuan membangun kepercayaan publik kini menjadi faktor penentu. Menyadari hal itu, Pusat Pendidikan dan Latihan Muhammadiyah mendorong kampus Muhammadiyah naik kelas melalui strategi public relations.
Strategi Public Relations Menuju Kampus Muhammadiyah Naik Kelas
Komitmen tersebut terwujud melalui Webinar Series 2 bertema “Strategic Public Relation for World Class Campus”. Webinar pelaksanaannya di Yogyakarta dengan kurang lebih 300 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini juga dapat Sobat saksikan secara langsung melalui kanal YouTube PusdiklatMu.
Direktur PusdiklatMu, Sarjilah, menegaskan bahwa fungsi humas kini memegang peranan strategis dalam tata kelola perguruan tinggi modern. Menurutnya, humas tidak lagi sekadar bertugas mempublikasikan kegiatan kampus, melainkan menjadi penggerak utama reputasi institusi.
Nantinya, kegiatan membangun kepercayaan publik sekaligus penjaga keberlanjutan organisasi akan memberi dampak yang besar. Di tengah derasnya disrupsi digital, penguatan kompetensi komunikasi publik menjadi kebutuhan mendesak.
Kampus harus adaptif terhadap perubahan, mampu mengelola informasi secara profesional, serta responsif terhadap dinamika masyarakat. Sebagai keynote speaker, Widodo Muktiyo, anggota Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menekankan pentingnya kesadaran kolektif seluruh civitas akademika.
Setiap dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan merupakan representasi institusi di ruang publik. Terutama di era media sosial untuk mendukung kampus Muhammadiyah naik kelas. Transformasi digital, menuntut pengelolaan media sosial yang profesional dan produksi konten berbasis pengetahuan.
Pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara strategis untuk membangun persepsi positif, sejalan dengan tantangan era Society 5.0. Melalui agenda kampus naik kelas ini, PusdiklatMu menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan kompetensi strategis di lingkungan organisasi.
Penguatan public relations yang profesional, adaptif, dan berbasis nilai harapannya mengantarkan kampus Muhammadiyah naik kelas. Tidak hanya sekedar memanggul predikat unggul secara nasional, tetapi juga di panggung global.
Bukti Prestasi dari UMS Mendukung Kampus Muhammadiyah Terus Berkembang
Universitas Muhammadiyah Surakarta menorehkan prestasi membanggakan. UMS berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year 2026 yang berlangsung di Metro TV. Kampus ini dianugerahi kategori Excellence in Islamic World Class University Performance 2026.
Rektor UMS, Harun Joko Prayitno, memperoleh penghargaan Best Transformational Leader in Islamic Higher Education 2026. Ajang ini merupakan bentuk apresiasi kepada institusi yang memiliki terobosan dan capaian unggul di bidang pendidikan, kesehatan, dan digital.


Proses penilaian berlangsung beberapa hari sebelum malam puncak penghargaan. Mengangkat tema Transforming for Reinventing Indonesia, kegiatan ini mendorong lembaga terus berinovasi, memperbaiki sistem, dan melahirkan lompatan baru demi bangsa.
Penghargaan diserahkan oleh Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat bersama perwakilan Metro TV menyerahkan penghargaan ini. Harun menegaskan bahwa capaian tersebut bukan semata keberhasilan individu, melainkan hasil kerja kolektif seluruh vivitas akademika UMS.
Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam proses panjang pengembangan kampus. Menurutnya, transformasi dan inovasi berkelanjutan menjadi kunci utama kemajuan UMS. Prestasi ini semakin menegaskan posisi kampus Muhammadiyah naik kelas sebagai perguruan tinggi Islam yang progresif dan adaptif menuju panggung dunia.































