Peristiwa yang Terjadi Menjelang Akhir Hayat Rasulullah

0
227
akhir hayat Rasulullah

Akhir hayat Rasulullah – Rabiul Awal merupakan bulan mulai lantaran bertepatan dengan lahirnya Nabi Muhammad SAW ke dunia. Bulan ini juga memiliki keistimewaan lain karena merupakan bulan meninggalnya Nabi Muhammad. Peristiwa yang terjadi menjelang akhir hayat Rasulullah pun menyisakan fase baru kesempurnaan dakwah.

Peristiwa yang Terjadi Menjelang Akhir Hayat Rasulullah

Kesempurnaan dakwah menunjukkan fase baru dalam perjalanan hidup Rasulullah terjadi pada bulan Ramadhan tahun 10 Hijriyah. Beliau melakukan i’tikaf selama 20 hari. Jumlah itu lebih lama dari kebiasaan beliau sebelumnya. Pada masa itu Jibril mengetes bacaan al-Qur’an beliau hingga dua kali. 

Para sahabat melihat perubahan ini sebagai tanda melemahnya kondisi beliau. Aktivitas ibadah beliau terasa lebih intens daripada biasanya. Jejak peristiwa menjelang Rasulullah berpulang mengingatkan Sobat Cahaya Islam akan ayat berikut ini:

“Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula).” [Az-Zumar/39:30]

Berikut ini sederet peristiwa yang terjadi menjelang akhir hayat Rasulullah:

1. Kunjungan ke Uhud dan Baqi’

Pada awal bulan Shafar tahun 11 Hijriyah, beliau pergi ke Uhud. Rasulullah melaksanakan shalat untuk para syuhada yang gugur di sana. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan bahwa dirinya akan meninggalkan umatnya lebih dahulu. Beliau menyatakan bahwa dirinya menjadi saksi bagi umatnya kelak. 

Rasulullah juga menyebut bahwa dirinya melihat tempat kembalinya dengan penuh keyakinan. Dalam pidatonya, beliau tidak khawatir umatnya akan kembali musyrik. Namun beliau mengingatkan bahaya persaingan dalam urusan dunia. 

2. Awal Sakit Rasulullah

Pada hari Senin tanggal 29 Safar, beliau mengikuti pemakaman di Baqi’. Saat perjalanan pulang, beliau merasakan pusing yang sangat kuat. Tubuh beliau terasa panas hingga urat-urat di kepala tampak menegang. Pada 11 hari pertama Rasulullah masih memimpin shalat jamaah. 

Keadaan Rasulullah semakin parah dari hari ke hari. Para sahabat memutuskan untuk membawa beliau ke rumah Aisyah. Aisyah membaca Mu’awwidzat untuk beliau sambil mengusap tubuh beliau. Doa-doa itu dibacakan untuk mengharap keberkahan bagi beliau.

3. Kondisi Makin Memburuk

Pada hari Rabu, lima hari sebelum wafat, suhu tubuh beliau semakin tinggi. Rasulullah meminta agar tubuhnya disiram air agar merasa ringan kembali. Setelah itu beliau pergi ke masjid dengan kepala terikat. Beliau duduk di mimbar untuk menyampaikan nasehat terakhir kepada umatnya. 

akhir hayat Rasulullah

Beliau menyebut kutukan bagi kaum Yahudi dan Nasrani. Hal itu terjadi karena mereka menjadikan kuburan nabi mereka sebagai tempat ibadah. Rasulullah mengingatkan umatnya agar tidak mengikuti perbuatan tersebut. Setelah itu beliau menawarkan dirinya untuk di-qishash. 

Rasulullah menyatakan bahwa siapapun boleh membalas jika pernah tersakiti. Keadaan beliau menjelang isya semakin berat. Beliau tidak mampu pergi ke masjid. Rasulullah akhirnya mengutus Abu Bakar menjadi imam. 

4. Senyum Terakhir Rasulullah

Peristiwa yang terjadi menjelang akhir hayat Rasulullah pada hari Senin, Rasulullah membuka kain penutup kamar Aisyah. Beliau melihat kaum muslimin sedang melaksanakan shalat subuh. Para sahabat hampir menghentikan shalat mereka karena gembira melihat beliau. Namun beliau memberi isyarat agar tetap menjaga shaf. 

5. Detik-Detik Menjelang Wafat

Abdurrahman bin Abu Bakar memasuki kamar membawa siwak. Rasulullah melirik siwak tersebut. Beliau sangat menyukai siwak. Abdurrahman lalu memberikan siwak itu kepada beliau. Beliau menggosok siwak itu ke mulutnya. Setelah itu beliau menengadahkan tangan ke langit. 

Mulut beliau bergerak memohon ampunan dan rahmat Allah sebanyak tiga kali. Senandung doa itu menjadi penutup perjalanan mulia beliau. Salah satu hadits yang menggambarkan detik-detik wafatnya Rasulullah berbunyi:

Telah bercerita kepada kami ‘Abdullah bin Yusuf telah bercerita kepada kami Al Laits dari : Uqail dari Ibnu Syihab dari ‘Urwah bin Az Zubair dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal dunia dalam usia enam puluh tiga tahun.”

Dan Ibnu Syihab berkata: dan telah mengabarkan kepadaku Said bin Al Musayyab seperti hadits ini. (HR Bukhari 3272} Peristiwa yang terjadi menjelang akhir hayat Rasulullah pandangan terakhirna yakni tentang shalat. Allah mengisyaratkan bahwa shalat merupakan pesan terakhir Rasulullah.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY