Perintah Jangan Meremehkan Orang Lain dalam Ajaran Islam

0
2187
Jangan Meremehkan Orang Lain

Jangan Meremehkan Orang Lain – Perbuatan negatif yang perlu Sobat Cahaya Islam hindari yaitu jangan meremehkan orang lain. Prinsipnya, Islam melarang umatnya saling menghina dan merendahkan. Kewajiban berbuat baik bukan hanya sebatas kepada sesama muslim melainkan juga untuk penganut agama lainnya.

Peringatan Jangan Meremehkan Orang Lain

Akhlak yang paling penting di era sekarang ini yaitu tidak mudah meremehkan orang lain. Umumnya masih banyak orang meremehkan orang lain hanya dengan mengintip secuil aktivitas. Padahal dirinya sendiri masih tetap jalan di tempat. Islam merupakan agama kaffah yang mengatur segala sesuatu dalam kehidupan tanpa ada yang terlewat.

Waspada kebiasaan suka mencela orang lain, sebab derajat seseorang terlihat dari kebiasaannya. Sedangkan kerendahan diri seseorang terlihat ketika mudah merendahkan derajat orang lain. Tak perlu merendahkan orang lain, sebab seseorang derajatnya lebih tinggi ketika menghormati antar sesama.

Jangan Meremehkan Orang Lain

Ada beberapa wasiat dari Rasulullah yang perlu umat Islam perhatikan yaitu jangan menghina orang lain. Bahkan mungkin orang yang Sobat Cahaya Islam remehkan lebih mulia dari sisi Allah. Berikut ini hadits tentang larangan meremehkan orang lain:

“Jika ada seseorang yang menghinamu dan mempermalukanmu dengan sesuatu yang ia ketahui ada padamu, maka janganlah engkau membalasnya dengan sesuatu yang engkau ketahui ada padanya. Akibat buruk biarlah ia yang menanggungnya.” 1

Ancaman bagi Para Pencela

Hakikat menghina orang lain dalam pandangan Islam sama halnya dengan menghina diri sendiri. Keadaan seseorang selalu berbeda-beda, contohnya sebagian diberi anugerah fisik dan wajah rupawan. Sedangkan ada juga yang memiliki tampang biasa-biasa saja.

Mencela Termasuk Perbuatan Fasik

Al Qur’an menggolongkan orang yang gemar mengolok-olok kekurangan orang lain sama dengan perbuatan fasik. Oleh karena itu, jangan meremehkan orang lain karena belum tentu penghina lebih baik. Senyum mengejek atau tertawa mengolok-olok orang lain merupakan larangan karena bisa menyakiti hati.

Imam Al Ghazali menjelaskan bahwa ejekan atau mengangkat aib dan kekurangan orang lain meskipun hanya isyarat sejatinya merupakan tindakan tercela. Berikut ini ayat yang memberi peringatan jangan meremehkan orang lain:

“Kerusakan kesebelas adalah ejekan dan olok-olok. Hal ini diharamkan ketika menyakiti pihak lain sebagaimana firman Allah SWT, ‘Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kelompok mengolok-olok kelompok lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok). Jangan pula sekelompok perempuan (mengolok-olok) kelompok perempuan lainnya (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok) lebih baik dari kelompok (yang mengolok-olok)’ 2

Dosa Mencela Orang Lain Pasti Tercatat

Merendahkan dan menertawakan orang lain termasuk dosa yang pasti dicatat oleh Allah. Jika senyum merupakan dosa kecil, maka tertawa termasuk dosa besar. Pada prinsipnya senyum mengejek dan tertawa merupakan penghinaan dan bentuk tindakan meremehkan yang berakibat menyakiti orang lain.

Sedangkan Islam memberi larangan keras perbuatan tersebut. Sebab, bisa jadi orang yang Sobat Cahaya Islam hina Justru lebih baik dari si penghina itu sendiri. Jangan meremehkan orang lain juga termasuk tidak menggunakan panggilan yang buruk. Jika dalam satu kesatuan saling mengejek, maka tidak ada yang patut umat Islam banggakan.

Rasulullah melarang umatnya saling mengejek dan menebar permusuhan sebab haram bagi sesama muslim menumpahkan darah, harta, serta kehormatannya. Orang yang sering mengejek dan merendahkan sesama muslim harus menghentikan perbuatannya. Sebab, Allah mencatatnya sebagai sifat tercela.

Jangan Meremehkan Orang Lain

Selain itu, Allah memerintahkan hambaNya untuk meninggalkan perkara yang menyebabkan perpecahan dan segera bertaubat. Jika tidak segera melakukan pertobatan maka orang-orang tersebut termasuk zalim. Orang yang gemar mengejek sesama saudara Muslim karena merasa lebih baik dan mulia, maka tidak akan masuk surga.

Oleh karena itu, sebagai mukmin yang beriman sudah seharusnya jangan meremehkan orang lain hingga mengolok-olok. Terutama bagi sesama muslim harus saling dukung dan mengembangkan perbuatan baik agar mendapatkan ridho dan pahala dari Allah.


  1. (HR. Abu Daud no. 4084 dan Tirmidzi no. 2722) ↩︎
  2. (Surat Al-Hujurat ayat 11) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY