Memetik Hikmah di Balik Musibah dan Pentingnya Bersabar

0
1121
Memetik Hikmah di Balik Musibah

Memetik Hikmah di Balik Musibah – Akhir-akhir ini, banyak sekali terjadi bencana alam mulai dari banjir, tanah longsor, gempa bumi, hingga tsunami. Sebagai umat Islam, kita percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah atas kehendak Allah. Itulah kenapa kita harus meminta perlindungan hanya kepada-Nya. Lalu, kenapa Allah menimpakan bencana kepada manusia, termasuk umat Islam? Jawabannya, karena selalu ada hikmah di balik setiap musibah.

Musibah dan Kebahagiaan Sama-sama Cobaan

Allah berfirman dalam sebuah ayat Al-Qur’an:

وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً

“Dan Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan.” (1)

Ayat di atas memberitahu kita bahwa cobaan tidak melulu tentang musibah. Tapi, kebahagiaan pun juga termasuk cobaan. Pasalnya, banyak kebahagiaan yang akhirnya membuat seseorang lupa kepada Allah. Melalui cobaab-cobaan, Allah ingin menguji kita apakah mau bersyukur ketika mendapatkan kebaikan dan bersabar ketika mendapatkan keburukan.

Banyak orang yang lulus ketika mendapat ujian berupa musibah karena mereka bisa bersabar. Sebaliknya, tak jarang orang yang justru tergelincir ketika mendapat ujian berupa berbagai nikmat kebahagiaan. Artinya, musibah yang kita alami bisa jadi cobaan yang lebih ringan dibandingkan dengan cobaan yang secara kasat mata berupa kenikmatan dunia seperti harta melimpah, jabatan tinggi, dll.

Cobaan Menjadi Tolok Ukur Keimanan

Penting bagi semua umat mukmin untuk memahami bahwa musibah adalah ujian keimanan dan kesabaran, sebagaimana firman Allah:

اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْٓا اَنْ يَّقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُوْنَ

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan ‘Kami telah beriman’, sedangkan mereka tidak diuji?” (2)

Dalam ayat lain, Allah menyebutkan bahwa beberapa bentuk ujian dari Allah untuk hamba-hamba-Nya antara lain seperti ketakutan, kelaparan, kemiskinan, dan kematian. Tapi, siapa saja yang menghadapi ujian-ujian itu dengan sabar, Allah memberikan kabar gembira berupa kebahagiaan di akhirat, yakni surga yang menjadi impian semua orang.

Dengan kata lain, ujian secara umum adalah alat ukur untuk menguji kesabaran dari seorang hamba. Dan tak ada balasan yang lebih pantas bagi orang yang sabar kecuali surga dengan segala kenikmatannya yang abadi.

Memetik Hikmah di Balik Musibah: Wujud Kasih Sayang Allah

Musibah juga bisa jadi sebagai wujud kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Dengan memberikan ujian berupa musibah kepada seseorang, Allah akan melipatgandakan pahala untuknya. Sayangnya, tidak banyak yang tahu kalau musibah yang menghampiri boleh jadi menjadi kebaikan. Sejalan dengan sabda Rasulullah:

عِظَمُ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ

“Pahala yang besar datang bersama ujian yang berat.” (3)

Pasalnya, jika Allah mencintai suatu kaum, Dia akan memberinya ujian. Jika mereka ridha, Allah pun akan meridhai mereka. Sebaliknya jika mereka tidak ridha, Allah pun akan murka. Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang ridha akan takdir Allah dan dapat melewati setiap ujian dari-Nya. Aamiin.


Referensi:

(1) Q.S. Al-Anbiya’: 35

(2) Q.S. Al-Ankabut: 2

(3) Sunan Ibn Majah 4031

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY