Pentingnya Memaafkan dalam Menjaga Persaudaraan di Kalangan Muslim

0
880
Pentingnya memaafkan dalam menjaga persaudaraan

Pentingnya memaafkan dalam menjaga persaudaraan ini harus dipahami  oleh Sobat Cahaya Islami. Memaafkan termasuk salah satu ajaran mulia dalam agama Islam. Hal ini juga sebenarnya telah dicontohkan secara sempurna oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Rasulullah sendiri termasuk teladan bagi umat Islam, karena beliau memiliki sikap untuk memaafkan, meskipun dalam situasi yang sulit. Memaafkan tidak hanya sekedar tindakan luar biasa, namun juga merupakan kunci menjalin persaudaraan diantara umat Muslim.

Pentingnya Memaafkan dalam Menjaga Persaudaraan

Agama Islam mengajarkan pentingnya memaafkan dalam menjaga persaudaraan sebagai bentuk ibadah serta tindakan yang mulia. Berikut ini sudah ada beberapa penjelasan terkait hadist dan ayat Al-Qur’an tentang memaafkan dan menjaga persaudaraan, antara lain:

1. Ayat Al-Qur’an

Allah SWT sendiri telah berfirman, “Dan janganlah orang yang saat ini mempunyai kelebihan serta kelapangan diantara kamu bersumpah bahwa (tidak) akan pernah memberi (bantuan) apapun kepada kaum kerabat(nya).

Sebab, orang yang miskin dan orang berhijrah kepada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan serta berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Allah mengampunimu? Dan Allah merupakan sosok Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” 1

Ayat tersebut menunjukkan bahwa orang yang diberikan nikmat dan kelapangan oleh Allah seharusnya tidak hanya membagi rezekinya. Namun, juga harus bisa memaafkan dan bersikap lapang dada terhadap sesama.

2. Teladan Rasulullah

Pentingnya memaafkan dalam menjaga persaudaraan

Rasulullah Muhammad SAW merupakan teladan terbaik dalam hal memaafkan. Sebagai utusan Allah, beliau seringkali menghadapi banyak tantangan dan ujian.

Namun, sikap lemah lembut serta penuh kasih sayang yang selalu beliau tunjukkan kepada umatnya. Sebagaimana hadits dari Rasulullah SAW yang lain, yaitu:

Barangsiapa yang memaafkan pada saat dirinya mampu membalas maka Allah nantinya juga akan memberinya maaf pada hari kesulitan.” 2

3. Memaafkan untuk Menjalin Persaudaraan

Memaafkan tidak hanya tindakan pribadi yang mulia. Namun, hal ini juga menjadi kunci untuk bisa langsung menjalin persaudaraan di kalangan umat Muslim.

Dalam kehidupan sehari-hari, konflik serta perbedaan pendapat tidak terhindarkan. Namun, kemampuan untuk bisa memaafkan dapat memecahkan ketegangan dan memperkuat ikatan persaudaraan.

Allah SWT telah berfirman,

Orang yang beriman itu sesungguhnya merupakan bersaudara. Oleh  karena itu, damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu. Lalu takutlah terhadap Allah, agar kamu nantinya bisa mendapatkan rahmat.” 3

Pentingnya memaafkan dalam menjaga persaudaraan

Ayat tersebut tentunya juga mengajarkan Sobat Cahaya Islami terkait pentingnya merajut kembali tali persaudaraan yang telah terputus dengan memaafkan serta berdamai dengan diri sendiri maupun orang lain.

Mengikuti jejak Rasulullah dengan memaafkan merupakan langkah menuju persaudaraan yang kokoh di kalangan umat Muslim dan Sobat Cahaya Islami. Memaafkan tidak hanya sebuah tindakan, namun juga akan menjadi cerminan dari keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Hanya dengan mempraktikkan sikap memaafkan, Sobat Cahaya Islami tidak hanya mendekatkan diri kepada-Nya.

Namun, juga akan membangun masyarakat yang penuh dengan kasih sayang dan lebih harmonis. Jadi dengan mengetahui arti pentingnya memaafkan dalam menjaga persaudaraan, Sobat Cahaya Islami bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.


  1. (QS. An-Nur : 22) ↩︎
  2. (HR. Ath-Thabrani) ↩︎
  3. (QS. Al-Hujurat : 10) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY