Cara Rasulullah SAW Menahan Amarah

0
951
cara Rasulullah SAW menahan amarah

Cara Rasulullah SAW Menahan Amarah – Rasulullah shallallahu alaihi wasallam merupakan sosok yang menjadi teladan utama bagi umat muslim. Hampir semua aspek kehidupan bisa kita ambil tauladannya dari Rasulullah. Jika kita sedang marah, kita juga bisa hendaknya mengikuti apa yang sudah Rasulullah contohkan.

Allah SWT berfirman dalam QS Ali ‘Imran [3] ayat 134 yang berbunyi:

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ ١٣٤

“(yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.” 1

Cara Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam Menahan Amarah

Sobat Cahaya Islam, ketika kita sedang marah seringkali kita akan melakukan hal-hal yang negatif. Padahal Rasulullah sudah menghimbau kepada setiap muslim untuk berhati-hati ketika sedang marah. Kita perlu memiliki kemampuan mengelola emosi agar tidak dikendalikan oleh amarah. Berikut ini adalah beberapa cara Rasulullah SAW menahan amarah yang bisa kita praktekkan:

 1. Meminta Perlindungan kepada Allah SWT dan Wudhu

Rasulullah selalu mencontohkan hal yang terbaik termasuk ketika sedang dalam kondisi marah. Biasanya, Rasulullah akan memohon perlindungan kepada Allah. Hal ini karena amarah berasal dari setan.

Dan setan itu tercipta dari api, jadi untuk memadamkan amarah maka Rasulullah akan berwudhu. Sobat cahaya Islam bisa berwudhu dengan sungguh-sungguh untuk memadamkan api amarah. Inshaallah, hati akan terasa lebih tentram setelah berwudhu.

Setelah berwudhu, sobat Cahaya Islam hendaknya banyak berzikir agar mendapatkan perlindungan dari Allah.

Allah swt berfirman melalui ayat berikut:

 “Dan jika kamu membalas, maka balaslah dengan (balasan) yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang yang sabar.” 2

 2. Mengubah Posisi Fisik

Sobat Cahaya Islam, ketika kita ingin mengendalikan amarah maka cara yang bisa dilakukan berdasarkan contoh dari Rasulullah adalah mengubah posisi tubuh. Apabila saat marah sobat Cahaya Islam sedang berdiri, maka cobalah untuk duduk. Sedangkan ketika sedang dalam posisi duduk maka hendaklah berbaring. Hal ini efektif untuk mengatasi ketegangan dan mencegah tindakan yang tidak diharapkan.

Posisi tubuh yang lebih rendah akan membantu untuk lebih tenang dan ini sudah terbukti secara ilmiah.

 3. Diam dan Tidak Berbicara

Ketika sedang marah, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam akan berusaha untuk diam dan tidak berbicara. Ketika seseorang marah, namun dia tidak bisa menutup mulutnya maka justru biasanya akan mengeluarkan kata-kata yang menyakiti orang lain. Jadi sangat dianjurkan untuk menahan diri dari berkata yang tidak baik dengan cara diam.

Cara Rasulullah SAW Menahan Amarah

Perkataan yang muncul ketika marah seringkali adalah perkataan yang tidak baik dan justru bisa memperparah kondisi yang sedang terjadi. Jadi, diam adalah solusi penting.

 4. Bersikap Sabar dan Pemaaf

Rasulullah juga mencontohkan meskipun sedang marah, beliau akan tetap bersabar. Jika ternyata marah Rasulullah disebabkan kesalahan orang lain, beliau tetap berusaha untuk memaafkan. Contoh seperti ini tentu cukup berat bagi manusia biasa akan tetapi pahala yang akan didapatkan juga sangat besar.

Kesabaran Rasulullah dalam menghadapi sebagai masalah, justru membuat Rasulullah mudah diterima oleh masyarakat. Kesabaran Rasulullah juga menjadi perantara penduduk sekitar untuk mendapat hidayah dari Allah.

 5. Berwudhu dan Shalat

Cara berikutnya adalah dengan berwudhu dan salat. Sobat Cahaya Islam, tidak dipungkiri ketika kita sedang marah kadang tubuh terasa begitu panas. Wudhu dengan air yang suci kemudian melaksanakan salat, bisa memberi ketenangan dan memberi kesempatan pada diri untuk melakukan introspeksi.

6. Meredam Amarah dengan Ayat Alquran

Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang paling lengkap dan kompleks. Selain diberikan akal, manusia juga dianugerahi kemampuan untuk merasakan emosi. Emosi ini dapat berupa rasa senang, sedih ataupun juga amarah.

Amarah merupakan sesuatu yang wajar bila terjadi pada manusia, namun Anda perlu berhati-hati agar amarah yang dirasakan tidak mengarah kepada hal yang buruk. Oleh karena itu sebagai manusia perlu untuk belajar meredam amarah, salah satunya dengan membaca ayat-ayat Al-Quran dibawah ini.

Allah SWT berfirman dalam:

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ۞

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” 3

Setelah salat, tubuh akan lebih tenang apalagi jika salat dilakukan dengan penuh kesungguhan. Sekarang coba Cahaya Islam bisa mempraktekkan cara-cara di atas apabila sedang merasa marah. Cara Rasulullah SAW menahan marah sudah terbukti efektif dan kita tinggal mengikutinya.


  1. QS Ali ‘Imran [3] ayat 134 ↩︎
  2. Surat an-Nahl [16] ayat 126 ↩︎
  3. QS Ali Imran: 133 ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY