Arti komitmen dalam pekerjaan – Istilah komitmen tentu sering Sobat temukan di berbagai kesempatan. Salah satunya berkaitan erat dengan dunia pekerjaan. Karena itulah, tak heran jika arti komitmen dalam pekerjaan sangat penting bagi pekerja atau perusahaan itu sendiri.
Bukan tanpa alasan, banyak orang yang menyebut bahwa bekerja perlu dilakukan dengan penuh komitmen. Bahkan durasi lama seseorang bekerja rupanya berkaitan dengan pemahaman tentang arti komitmen tersebut.
Memahami Arti Komitmen dalam Pekerjaan
Secara umum, komitmen adalah janji atau keterikatan dalam melakukan sesuatu. Oleh karenanya, komitmen menjadi istilah yang digunakan dalam bermacam kepentingan. Adapun kepentingan tersebut mulai dari pendidikan, percintaan, sampai pekerjaan.
Ada juga yang menyebut komitmen sebagai kontrak ataupun tanggung jawab. Dari pembahasan di atas, maka arti komitmen dalam pekerjaan adalah sebuah janji, tanggung jawab, atau keterikatan di dunia bekerja.
Karena itulah, begitu pentingnya komitmen dalam dunia pekerjaan. Pasalnya seseorang termasuk berkomitmen dalam bekerja apabila ia bersedia mengorbankan tenaganya dan waktu lebih banyak daripada ketetapan sebelumnya.
Contoh Sikap Komitmen dalam Dunia Kerja
Sobat Cahaya Islam, ada beberapa contoh komitmen seseorang dalam pekerjaannya. Contoh tersebut antara lain:
– Konsisten dan tepat waktu dalam setiap pekerjaan
– Selalu berpikir tepat untuk memecahkan masalah dalam pekerjaan
– Lebih mengutamakan kebutuhan relasi walaupun harus melebihi waktu bekerja
– Menyumbangkan kekuatan milik sendiri saat bekerja secara tim
– Menyokong kelemahan pegawai/rekan kerja yang lain
– Menerima dan berterima kasih saat mendapat kritik
– Bekerja secara profesional dan selalu mengesampingkan permasalahan personal
Tips Membangun Komitmen Karyawan Sesuai Ajaran Islam
Sobat, setelah mengetahui begitu pentingnya arti komitmen dalam pekerjaan, tentu Sobat ingin semua karyawan mempunyai sikap seperti itu. Pasalnya karyawan yang berkomitmen selalu bekerja penuh tanggung jawab, sepenuh hati, demi memberikan hasil terbaik bagi perusahaan.
Pegawai yang tidak mempunyai komitmen pasti akan bekerja hanya sesuai perintah. Mereka tidak mempunyai keinginan maju sehingga terbilang miskin inovasi. Lalu bagaimana tips membangun komitmen karyawan menjadi lebih tinggi?
Di bawah ini ada beberapa cara membangun komitmen karyawan yang sesuai ajaran islam untuk Sobat terapkan.
1. Menciptakan Lingkungan Menyenangkan
Cara pertama adalah dengan menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan, kondusif, dan aman. Dengan begitu, karyawan menjadi lebih komitmen lantaran sudah merasa jatuh hati ke tempat kerjanya.


Untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, Sobat jangan pernah hanya menyalahkan karyawan. Tak ada salahnya Sobat memeriksa pekerjaan diri sendiri baru melihat pekerjaan orang lain. Hal itu akan memudahkan saling koreksi saat ada kesalahan dan terhindar dari selisih.
Perilaku tersebut juga dapat menciptakan suasana kerja yang nyaman sehingga komitmen akan mudah tercipta. Sikap seperti ini merupakan ajaran dari Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya,
(حاسبوا أنفسكم قبل أن بحاسبوا ونوا أعمالكم قبل أن توزن (الحديث
“Periksalah dirimu sebelum memeriksa orang lain. Lihatlah terlebih dahulu atas kerjamu sebelum melihat kerja orang lain.” 1
2. Memberikan Kompensasi yang Sesuai dan Adil
Sobat juga perlu memberikan kompensasi atau penghargaan secara adil. Nominal gaji ataupun bonus boleh saja berbeda-beda sesuai posisi. Tetapi tak ada salahnya Sobat menambah bonus apabila karyawan tersebut dapat menciptakan inovasi ketika bekerja.


Selain itu, memberikan mereka bayaran tepat waktu juga dapat menumbuhkan komitmen dalam pekerjaan. Ini pun sesuai anjuran nabi Muhammad SAW dalam sabdanya,
أَعْطُوا الأَجِيرَ أَجْرَهُ قَبْلَ أَنْ يَجِفَّ عَرَقُهُ
“Berikan upah pekerja sebelum kering keringatnya” 2
Sobat Cahaya Islam, begitu berartinya arti komitmen dalam pekerjaan bagi perusahaan. Karenanya, mari Sobat bangun bersama-sama komitmen dalam setiap pekerjaan agar menguntungkan satu sama lain.































