Amal Jariyah, Apa Saja Contohnya

0
1543
amal jariyah apa saja

Amal Jariyah Apa Saja – Sobat Cahaya Islam, terdapat jenis amalan dalam Islam yang pahalanya terus mengalir. Inilah yang dimaksud dengan amal jariyah. Hal ini tentunya menjadi keuntungan bagi umat Islam karena dengan sekali beramal mendapatkan pahala terus-menerus. Pasti Sobat ingin mengetahui tentang amal jariyah, apa saja keutamaan serta contohnya.

Makna Amal Jariyah

Apa sesungguhnya makna amal jariyah? Jariyah berasal dari bahasa Arab yang artinya terus mengalir. Jadi amal jariyah adalah amalan yang pahalanya tidak pernah terputus dan selalu mengalir, bahkan setelah pelakunya wafat.

Amal jariyah memang bisa menjadi investasi akhirat karena pahalanya tidak akan terputus bahkan setelah pelakunya meninggal. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad saw berikut, “Jika seorang manusia mati, putuslah amalannya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakan orangtuanya.” (HR Muslim no 1631)

Sesungguhnya amal jariyah memiliki berbagai keutamaan. Di antaranya menjadi naungan pada hari kiamat, meringankan siksa kubur, pahala yang berlipat ganda, dosa yang terhapus, dan juga jaminan surga-Nya.

Contoh Amal Jariyah, Apa Saja?

Selanjutnya Sobat perlu mengetahui apa saja contoh amal jariyah. Pemahaman yang tepat dapat menjadi petunjuk bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal jariyah sebagai bekal menuju akhirat.

Nah, apa saja contohnya? Sobat bisa menyimaknya berikut ini:

1.     Ilmu yang bermanfaat

amal jariyah apa saja

Adapun ilmu yang dimaksud adalah pemahaman mengenai agama Islam, tauhid, ilmu Al-Qur’an, dan segala pengetahuan yang berkaitan dengannya. Ilmu adalah petunjuk dan cahaya yang mampu membawa manusia keluar dari gelapnya kebodohan. Dengan ilmu seseorang bisa membedakan antara yang haq dan bathil, antara yang halal dan haram.

Ilmu dapat terus menyebar dan membawa manfaat yang semakin panjang serta luas melalui tulisan dan rekaman. Orang-orang yang turut serta dalam penyebaran ilmu juga mendapatkan bagian pahala.

2.     Membangun masjid

Masjid adalah kebutuhan pokok bagi umat Islam dan tentunya memiliki manfaat yang sangat besar. Di sanalah orang-orang melakukan shalat, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan menuntut ilmu. Membangun masjid adalah amalan mulia yang mendatangkan pahala yang selalu mengalir.

3.     Mengalirkan air

Membangun kanal-kanal air dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan harian dan juga untuk pertanian serta peternakan. Air adalah kebutuhan yang sangat esensial dalam kehidupan.

Meletakkan air atau dispenser di tempat-tempat publik juga termasuk dalam amalan ini. Begitu juga membagi-bagikan air saat orang membutuhkannya.

4.     Membangun sumur

Sama halnya dengan mengalirkan air, membangun sumur juga termasuk amalan yang besar. Manfaat dari sebuah sumur bisa jadi amat luas dan penuh keberkahan.

5.     Menanam pohon

Pohon membawa banyak manfaat dalam kehidupan manusia dan hewan. Bahkan hanya sekadar menjadi tempat bernaung pun, sudah mendatangkan pahala bagi penanamnya. Apalagi manfaat yang lebih besar dari itu, seperti mengambil buah, bunga, daun, atau kayunya.

6.     Anak yang shaleh

amal jariyah apa saja

Mendidik anak, menjaga ketakwaan anak, mengajari mereka adab yang mulia, adalah investasi akhirat. Setiap ajaran orangtua yang anak amalkan mengalirkan pahala bagi keduanya. Anak yang shaleh juga dapat mendoakan kedua orangtuanya yang telah wafat. Hal ini akan membawa ampunan dan rahmat bagi mereka.

7.     Membangun rumah bagi ibnu sabil

Ibnu sabil adalah musafir. Membangun rumah persinggahan untuk para musafir tentunya sangat membantu meringankan beban mereka.

8.     Mewariskan mushaf Al-Qur’an

Mushaf Al-Qur’an dapat membawa pahala yang terus mengalir jika orang-orang terus memanfaatkannya. Saat orang-orang membacanya, mempelajarinya, dan mengamalkannya, orang yang membeli atau mencetaknya turut mendapatkan pahala.

9.     Ribath di jalan Allah

Makna ribath adalah berjaga-jaga di perbatasan wilayah kaum muslimin dan kaum kafir. Orang yang melakukan ribath bertugas mengawasi pergerakan musuh dan menjaga keamanan umat Islam. Kelelahannya dalam berjaga akan mendapat pahala yang besar dari Allah ‘Azza wa Jalla. Bahkan pahala itu akan senantiasa berkembang sampai hari kiamat.

Sebagaimana Rasulullah saw sampaikan dalam sebuah hadits, “Setiap orang yang wafat berakhirlah seluruh amalannya kecuali para murabith (orang yang melakukan ribath). Pahala ribathnya akan terus berkembang hingga hari kiamat dan dia terbebas dari siksa kubur.” (HR Abu Dawud no 2500)

Demikian, Sobat Cahaya Islam, pembahasan mengenai amal jariyah, apa saja keutamaannya, dan juga contohnya. Semoga membawa manfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY