Beberapa Efek Riba Pada Kehidupan Kita

0
587
Beberapa Efek Riba Pada Kehidupan Kita

Efek Riba – Sobat cahaya islam yang ngikutin soal perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, pasti udah familiar ya dengan istilah Riba. Menurut bahasa dan terminologi, pengertian riba merupakan bertambah, berkembang, dan berlebih. Riba kalo kita simpulin berdasarkan terms tadi ya jenis perbuatan yang tercela apapun, dimana aksinya adalah menambahi nilai yang seharunya nggak ada. Menurut M Quraish Shihab, pengeritan riba adalah perbuatan untuk mengambil kelebihan atas modal dari yang butuh dengan mengeksploitasi kebutuhannya. Dan dalam islam. Siapa aja yang melakukan riba akan menanggung dosa yang besar dari Allah SWT dan sebaiknya kita menjauhkan diri dari semua perbuatan riba.

ٱلَّذِينَ يَأْكُلُونَ ٱلرِّبَوٰا۟ لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ ٱلَّذِى يَتَخَبَّطُهُ ٱلشَّيْطَٰنُ مِنَ ٱلْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوٓا۟ إِنَّمَا ٱلْبَيْعُ مِثْلُ ٱلرِّبَوٰا۟ ۗ وَأَحَلَّ ٱللَّهُ ٱلْبَيْعَ وَحَرَّمَ ٱلرِّبَوٰا۟ ۚ فَمَن جَآءَهُۥ مَوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّهِۦ فَٱنتَهَىٰ فَلَهُۥ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُۥٓ إِلَى ٱللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

Artinya : “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al Baqarah : 275)

Perbuatan riba pasti akan memberikan efek. Efek riba dapat bagi beberapa orang rasakan baik di kehidupan dunia maupun akhirat kelak. Kalo efeknya di akhirat kita mungkin sering banget ya oleh para alim ulama di majelis atau di pengajian ingatkan. Kayak (1) Mendapatkan Ancaman dan Laknat Siksa Api Neraka, (2) Nggak dapet syafaat dari Rasulullah, soalnya emang riba itu hal yang nggak disukai Rasulullah.

Efek Riba Keberkahan yang Hilang pada Rezeki dan Kehidupan

Sobat Cahaya Islami, kalo kita boleh bertanya nih. Sebenernya apa sih yang kita cari dari rezeki kita ini? Sebagai umat muslim yang beriman tentu keberkahan adalah intinya. Kita perlu menghindari ini. Nggak hanya karena efek riba bagi pelakunya adalah diancam masuk ke neraka di kehidupan akhirat. Tapi juga pelaku juga tidak akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Putusnya berkah Allah dalam rezeki kita merupakan satu kehilangan yang parah. Bahkan yang lebih parah, harta yang kita sedekahkan dengan jalur riba tidak bakal Allah terima dan beri Pahala.

Riba Ikut Andil Jadi Penyebab krisis ekonomi

Mungkin kalo kita klaim bahwa Riba adalah The sole reason dari krisis ekonomi teralalu mengada ada ya. Namun Riba sejatinya salah satu faktor yang ikut andil kok. Banyak dari para ahli ekonomi yang menyatakan jika bunga berbayar yang berlaku atas peminjaman modal atau riba merupakan penyebab utama terjadinya krisis ekonomi. Apabila bunga yang harus dibayarkan semakin besar dan tinggi, maka krisis ekonomi juga berpeluang besar untuk memberikan dampaknya.

Hal ini bisa kita cek juga dalam perputaran produksi retail. Efek riba yang satu ini apabila terdapat jasa persediaan barang yang melakukan produksi maka semakin lama produksi akan semakin menurun dikarenakan jumlah bunga yang terlalu besar dapat menurunkan daya beli sebagian orang. Dan ketika daya beli turun, ekonomi tidak berputar dengan semestinya.

Efek Riba pada Silaturahmi yang Putus, Retaknya hubungan pesaudaraan dan Asingnya Keluarga

Udah banyak banget keluarga hancur berantakan karena riba. Banyak saudara dan sahabat menjadi asing karena ini pula. Riba menjadi akar utama dalam banyak putusnya silaturahim. Kita banyak nemu kasus nih di mana semua bermula saat sesorang melakukan praktik riba. Ngerti sendiri lah ya kalo uang itu hal yang sensitif. Pada akhirnya keadaan menjadi buruk dan hubungan yang semula baik dan penuh kasih pada akhirnya harus berakhir karena laknat Riba. Semoga kita semua bisa jauh dan menghindari riba ya! Semoga bermanfaat dan menjadi reminder!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY