Metode Hisab – Di negeri, biasanya beberapa umat muslimin memahami bahwa menentukan pergantian bulan dengan metode hisab adalah hal yang benar. Meski, ada juga yang menggunakan metode lain untuk menentukan pergantian bulan.
Sobat Cahaya Islam, baik metode hisab maupun rukyat bukanlah perbedaan mendasar dalam perhitungan selagi tidak bertentangan dengan syariat Islam. Maka dari itu, penting bagi kaum muslimin untuk mempelajari bagaimana sebaiknya menyikapi perbedaan metode tersebut.
Apa itu Metode Hisab?
Metode hisab adalah sebuah metode dimana perhitungannya menggunakan posisi benda langit khususnya keberadaan matahari dan bulan.
Tentu saja, perhitungan ini tidak bisa dilakukan oleh seseorang dan membutuhkan keilmuan yang cukup agar hasil telaahnya dapat dipertanggungjawabkan.
Hanya saja, di sebagian negeri ini, masih ada beberapa umat muslim yang kurang meyakini kehadiran metode tersebut. Padahal, kehadirannya sebagai wujud dari luasnya khazanah Islam.
Sehingga bukannya fokus pada perbedaan, namun umat perlu menyadari bagaimana menyikapi dan bersyukur atas segala nikmat dan karunia khazanah keilmuan yang Allah Ta’ala berikan.
Bukan malah menjadi oknum yang menggoreng opini dan memecah belah antara umat yang meyakini hisab atau mengikuti rukyat. Naudzubillah.
Tips Menjadi Pencari Ilmu yang Baik
Mempelajari metode hisab bukanlah hal yang mudah. Tentu memerlukan adanya ketekunan serta kesabaran dalam belajar agar hasil yang dicapai bisa optimal.
Maka dari itu, ada beberapa hal yang bisa diupayakan umat untuk menjadi pencari ilmu yang baik. Beberapa diantaranya yakni sebagai berikut :
1. Memiliki Komitmen
Hal pertama yang perlu diupayakan yakni memiliki komitmen. Komitmen di awal amatlah penting bagi umat. Sebab tanpa pembaharuan komitmen, maka apapun keinginan yang ingin diwujudkan akan menjadi suatu hal yang mustahil diwujudkan.
Sudah banyak fakta bahwa keinginan yang tidak disertai komitmen, hanyalah akan menjadi angan – angan belaka.
Maka dari itu, sebagai umat yang baik, maka penting untuk membuat pondasi komitmen sebaik mungkin.
Jika sobat cahaya Islam kesulitan untuk membuat komitmen tersebut, maka alangkah baiknya bila mencari teman untuk membersamai.
2. Mencari Partner Belajar yang Baik
Selanjutnya, yakni mencari partner yang dapat mendukung diri dan menjadi motivasi untuk peningkatan potensi. Terkadang, pertemanan dapat menjadi celah perubahan ke arah positif pun negatif. Maka dari itu, penting dari awal bagi umat muslimin untuk menentukan visi misi pertemanan. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Az Zukhruf ayat 67 yakni :
اَلْاَخِلَّاۤءُ يَوْمَىِٕذٍۢ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ اِلَّا الْمُتَّقِيْنَ ۗ ࣖ
Artinya : Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.
Agak susah, sebab tidak semua teman memiliki visi misi yang sama dengan yang umat miliki karena berbagai pertimbangan yang ada.
Namun kehadiran teman dalam pencapaian tujuan amatlah berpengaruh sebab sejatinya manusia adalah makhluk sosial dan membutuhkan dorongan motivasi dari luar.
3. Mengoptimalkan Pembelajaran
Kemudian sobat cahaya Islam perlu belajar secara optimal. Keoptimalan memang bukan penentu banyaknya ilmu yang bisa diserap.
Namun hal tersebut bisa membantu seseorang untuk mengetahui wawasan yang lebih luas dan dibutuhkan di masa depan. Selain itu, belajar sunguh – sungguh juga merupakan bagian dari konsekuensi keimanan pada Allah Ta’ala. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Al Mujadalah ayat 11 yakni :
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.
Nah sobat cahaya Islam, demikianlah ulasan yang berkaitan dengan metode hisab dan beberpa tips menjadi pencari ilmu yang baik. Semoga ulasannya bermanfaat.
































