Proyek ekonomi global – Tahun 2023 merupakan tahun dimana mulai ada banyak pembahasan mengenai perencanaan negara termasuk halnya mengenai proyeksi ekonomi negara.
Sobat cahaya Islam, bahasan terkait proyeksi ekonomi global negara bukanlah hal yang baru. Bahkan, setiap tahun tertentu, persentase dari peningkatan proyeksi ekonomi di tahun sebelumnya agar target negara bisa terpenuhi.
Mengenal Proyeksi Ekonomi Global
Proyeksi Ekonomi Global merupakan gambaran dari perencanaan perekonomian berdasar pada ekonomi nasional di keseluruhan negara yang ada di dunia, di mana di wilayah tersebut terjadi adanya hubungan sebagaimana perdagangan internasional antar negara.
Setiap negara tentu memiliki proyeksi ekonomi yang berbeda. Ada yang sudah mencapai targetnya dan bahkan melampaui targetnya. Misalnya, Indonesia sendiri, tepatnya lembaga BI dalam proyeksi ekonomi global berusaha untuk meningkatkan persentase sejumlah 2,7%.
Peningkatan dalam proyeksi ekonomi global tentu merupakan usaha setiap negara untuk menjadikan kondisi peradaban semakin stabil. Tidak hanya di sisi pemerintahan, bahkan setiap keluarga pun juga akan berusaha untuk meningkatkan aspek finansialnya agar dapat menyejahterakan keluarga.
Tips Meningkatkan Aspek Ekonomi Secara Sayr’i
Selain mengajarkan tentang cara beribadah yang baik, Islam juga memberikan banyak cara tentang bagaimana seharusnya umat dapat meningkatkan taraf hidup khususnya di bidang ekonomi. Diantaranya yakni seperti :
1. Mencari Pekerjaan Halal
Hal pertama yang perlu dipahami yakni umat perlu senantiasa berusaha untuk mencari pekerjaan yang halal. Pekerjaan jenis ini sangatlah banyak misalnya dengan menjadi seorang karyawan perusahaan, staff maupun mengabdikan diri menjadi seorang guru.
Pekerjaan yang dicari harus dilihat dari segi aspek bukan hanya gajinya saja yang halal namun cara melakukan pekerjaannya pun juga perlu halal.
Misalnya, tidak berbohong dalam pekerjaan, melakukan manipulasi serta hal lainnya yang berpotensi mendzalimi orang lain. Hal ini pun tidak hanya dilakukan oleh personal, namun juga perlu diterapkan negara.
Sehingga kehidupan ekonomi bukan hanya berkaitan dengan materi saja namun kehalalannya juga tetap terjaga. Halal dan haram harusnya sudah terpatri dalam diri manusia setelah mempelajari ilmunya.
Namun ada kalanya insan melupakan karena enggan melepaskan keuntungan yang besar. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Aqaf ayat 16 yakni :
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهٖ نَفْسُهٗ ۖوَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيْدِ
Artinya : Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.
2. Berdagang Ala Rasulullah
kemudian sobat bisa mencoba untuk mengikuti sunnah Rasul untuk menjadi seorang pedagang. Di masa kehidupannya, Rasulullah banyak memberikan pembelajaran terkait bagaimana seharusnya berdagang secara syar’i.


Baik personal maupun organisasi, perekonomian Islam perlu untuk ditanamkan dalam diri umat dan peradaban agar terwujud kehidupan umat yang nyaman dan sejahtera.
3. Meningkatkan Ilmu Muamalat
Kemudian selanjutnya yakni dengan senantiasa mencari keilmuan di bidang ekonomi. Di era kecanggihan teknologi seperti sekarang, banyak sekali ilmu yang bisa dieksplor untuk dipraktekkan.
Apalagi bila ilmu tersebut bisa diteruskan pada generasi lain, tentu akan ada lebih banyak yang memahami ilmu tentang ekonomi Islam. Berilmu sendiri merupakan kewajiban sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Al Mujadilah ayat 11 yakni :
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.
Setelah itu, penting bagi sobat untuk memahami bagaimana perlunya agar mereka terhindar dari keuntungan yang didapatkan dari riba.


Riba sendiri merupakan tantangan terbesar dalam sistem ekonomi Islam sebab seringkali umat terjebak dan tergiur untuk mengambil keuntungan dari riba.
Nah demikianlah ulasan yang berkaitan dengan proyeksi ekonomi global dan beberapa tips dalam meningkatkan ekonomi global secara syar’i. Semoga ulasannya bermanfaat.
































