Cuaca di Madinah Ekstrem, Ini Saran Terbaik bagi Jemaah Haji

0
1424
Cuaca di Madinah

Cuaca di Madinah – Setelah dua tahun tidak bisa berangkat haji karena maraknya pandemi Covid-19, kini Jemaah haji asal Indonesia akhirnya bisa kembali menginjakkan kaki di Tanah Suci.

Namun, diketahui cuaca di Madinah bahkan Mekkah seringkali menjadi ekstrem. Maka ada beberapa saran khusus bagi para Jemaah agar kondisi kesehatannya bisa lebih terjaga.

Dijelaskan dalam QS Ali Imran ayat 97 bahwa haji hukumnya wajib bagi mereka yang mampu menunaikannya,

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

Artinya: “Mengerjakan haji merupakan kewajiban hamba terhadap Allah yaitu bagi yang mampu mengadakan perjalanan ke baitullah. Barangsiapa mengingkarinya, maka sesungguhnya Allah Maha kaya tidak memerlukan sesuatu dari semesta alam.”

Dalam surat Al-Baqarah ayat 196 juga menjadi dasar diwajibkannya haji bagi umat Islam.

وَأَتِمُّوا۟ ٱلْحَجَّ وَٱلْعُمْرَةَ لِلَّهِ ۚ

Artinya: “Dan sempurnakanlah ibadah haji serta umroh karena Allah SWT.”

Sebelum para Jemaah pergi untuk menunaikan ibadah yang menjadi rukun Islam kelima tersebut, PHU(Penyelenggaraan Haji dan Umrah) sudah mewanti-wanti. Agar mereka senantiasa waspada terhadap suhu ekstrem di kota Makkah maupun Madinah.

Sebab, kabarnya kedua kota tersebut akan mencapai titik yang terbilang tinggi. Yakni antara 42 hingga 44 derajat celcius.

Hal yang dikhawatirkan adalah adanya ancaman gangguan pada kesehatan. Mulai dari dehidrasi parah bahkan heat stroke yang bisa saja terjadi diluar prediksi kita.

Heat stroke sendiri merupakan sebuah kondisi kesehatan yang mengalami masalah serius karena ada kaitannya dengan cuaca panas.

Di mana tubuh seseorang tidak bisa lagi mengontrol suhu. Fatalnya dia kehilangan kemampuan untuk mengeluarkan keringat dan kesulitan mengatur suhu pada tubuhnya sendiri.

Yang seperti ini pun tidak bisa kita anggap remeh, sebab heat stroke bisa mengakibatkan kelumpuhan permanen. Bahkan kematian mendadak karena terlambat menerima penanganan yang tepat.

Cuaca di Madinah Sedang Ekstrem, Ini Saran Terbaik bagi Jemaah Haji

Nah, Sobat Cahaya Islam, oleh sebab itu, kita perlu mengetahui beberapa saran dibawah ini yang memang dianjurkan bagi para Jemaah agar bisa mengantisipasi ketika cuaca ekstrem tiba-tiba terjadi.

1.      Perbanyak Minum Air Putih

Cuaca di Madinah

Dengan sering minum air putih, maka kadar cairan yang dibutuhkan oleh tubuh seseorang bisa menjadi terpenuhi. Selain itu, minum cukup juga membebaskan kita dari rasa dehidrasi.

Sebaiknya juga menghindari minuman yang memiliki rasa terlalu manis, karena hal itu hanya akan membuat tubuh menjadi mudah sekali kehilangan cairan yang dibutuhkan.

Tak hanya itu, kita juga dianjurkan menghindari minuman dingin. Meskipun terasa menyegarkan dan melepas dahaga namun hal itu berbahaya jika dikonsumsi tubuh saat cuaca ekstrem. Bahkan bisa menyebabkan kram pada perut.

2.      Mandi dengan Air Dingin

Sebaiknya untuk tidak mandi dengan air panas atau hangat. Cukup mandi dengan air dingin supaya sirkulasi darah dalam tubuh dapat mengalir lebih lancar.

3.      Melindungi Diri dari Matahari

Cuaca di Madinah

Saat beraktivitas di luar ruangan, maka alangkah baiknya kita menggunakan topi, kacamata hitam, bahkan disarankan pula menggunakan sunscreen dengan spf minimal 15. Tujuannya adalah untuk melindungi diri dari sengatan sinar matahari yang panas.

Kita juga bisa sesering mungkin memercikkan air dingin pada kulit dan pakaian yang dikenakan. Demi memberi sensasi segar dan membantu tubuh perlahan menyesuaikan cuaca di kota yang suhunya berbeda dengan Indonesia.

Nah, Sobat, itulah tiga saran terbaik bagi para Jemaah haji Indonesia yang akan pergi beribadah ke Mekkah dan Madinah.

Demikian ulasan mengenai hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mewaspadai cuaca di Madinah yang bisa tiba-tiba berubah ekstrem. Semoga artikel ini bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY