Hobi Fiersa Besari Naik Gunung, Ternyata Naik Gunung Ada Amalan Sunnahnya Lho!

0
1871
hobi Fiersa Besari

cahayaislam.id – Selain menyanyi, hobi Fiersa Besari naik gunung juga menjadi inspirasi banyak kalangan muda.

Lelaki yang namanya viral akhir-akhir ini pun baru saja tampil pada hari Senin, 11 April 2022. Yakni berkolaborasi dengan salah satu finalis X Factor, Danar Widianto, lalu berhasil mencuri perhatian warganet.

Selama ini, Fiersa memang dikenal dengan lagu-lagu romantis yang kerap membuat baper anak-anak muda. Dirinya mulai viral setelah menyanyikan lagunya yang berjudul ‘Melangkah Tanpamu’ pada tahun 2012 silam.

Lagu itu pun setelah menjalani proses yang panjang, hingga pada akhirnya Fiersa memutuskan untuk bersolo karier. Begitu pun dengan tahun-tahun selanjutnya, dia semakin tekun menggeluti industri musik.

Tak hanya itu, selain menjadi penyanyi, Fiersa juga seorang penulis andal yang mencintai karya sastera Indonesia. Terhitung sejak tahun 2016 hingga 2018, sudah ada lima buku yang diterbitkan olehnya.

Fiersa memang diketahui sangat hobi naik gunung, bahkan dia menyebut gunung merupakan rumah keduanya. dari karya-karyanya, dia juga mengaku bahwa kebanyakan inspirasi lahir pada saat berada di atas puncak gunung.

Nah, Sobat Cahaya Islam, hobi naik gunung memanglah bukan satu kegiatan yang dilarang oleh Islam. Siapa pun boleh melakukannya.

Akan tetapi, di balik itu semua justru ada beberapa amalan sunnah yang sebaiknya dilaksanakan pada saat kita mendaki sebuah gunung. Demikian ulasannya.

Hobi Fiersa Besari Naik Gunung, Ini Amalan Sunnahnya Menurut Islam

Seperti yang menjadi kegemaran Fiersa, aktivitas naik gunung atau dalam Islam lebih dikenal dengan istilah safar pegunungan memang sudah ada sejak jaman dahulu. Bahkan tercatat dalam sejarah para nabi, banyak di antaranya yang juga melakukan hal ini.

hobi Fiersa Besari

Namun bedanya, mereka memiliki misi penting dan mulia dalam setiap safar yang dikerjakan. Mulai dari Nabi Musa AS yang safar menuju lembah suci gunung Tursina hingga Nabi SAW yang mendaki gunung Uhud bersama para sahabat.

Dari kebiasaan Nabi SAW tersebut lalu ada beberapa amalan sunnah yang bisa dilakukan pada saat mendaki gunung. Apa saja?

1.      Berwudhu dengan Hemat Air

Senantiasa berwudhu dengan menggunakan air minimal, seukuran satu mud dan mandi dengan satu sha’ sampai lima mud.

2.      Tayamum

Tayamum bisa dilakukan apabila tidak ada air yang cukup untuk melakukan sesuci pada saat mendaki gunung.

3.      Mengusap Alas Kaki

Apabila safar pegunungan maka disunnahkan untuk mengusap alas kaki setiap tiga hari tiga malam. Namun jika mukim, maka harus melakukannya sehari semalam.

Sebagaimana hadits di bawah ini:

فَأَمَرَنَا أَنْ نَمْسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ إِذَا نَحْنُ أَدْخَلْنَاهُمَا عَلَى طُهْرٍ ثَلاَثاً إِذَا سَافَرْنَا وَيَوْماً وَلَيْلَةً إِذَا أَقَمْنَا وَلاَ نَخْلَعَهُمَا مِنْ غَائِطٍ وَلاَ بَوْلٍ وَلاَ نَوْمٍ وَلاَ نَخْلَعَهُمَا إِلاَّ مِنْ جَنَابَةٍ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami untuk mengusap khuf yang telah kami kenakan dalam keadaan kami suci sebelumnya.

Jangka waktu mengusapnya adalah tiga hari tiga malam jika kami bersafar dan sehari semalam jika kami mukim. Dan kami tidak perlu melepasnya ketika kami buang hajat dan buang air kecil (kencing). Kami tidak mencopotnya selain ketika dalam kondisi junub.”

(HR. Ahmad 4/239 dishahihkan oleh Syaikh Syu’aib Al-Arnauth).

4.      Mengumandangkan Adzan dan Sholat Berjamaah

Disunnahkan bagi yang safar pegunungan untuk mengumandangkan adzan saat berada di puncak dan sholat berjamaah di sana.

5.      Menentukan Kiblat

Ada dua metode yang bisa digunakan dalam mengetahui arah kiblat: menggunakan matahari, atau mendeteksi kiblat dengan cara lumut yang ada di pepohonan.

hobi Fiersa Besari

6.      Berdzikir

Tatkala melihat indahnya ciptaan Allah SWT maka dianjurkan bagi kita untuk mengucap dzikir sebanyak mungkin.

Demikian di atas merupakan ulasan mengenai hobi Fiersa Bersari yakni naik gunung, serta beberapa amalan sunnah yang bisa dilakukan pada saat safar pegunungan sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY