Prinsip Hidup Sederhana – Gaya hidup yang minimalis serta tidak berlebihan sangat membutuhkan dasar, yakni prinsip hidup sederhana.
Di mana seseorang akan dengan sukarela melakukan praktik setiap hari dengan pemikiran dapat memenuhi apa yang dibutuhkan dan bukan apa yang diinginkan.
Karena mengedepankan kebijaksanaan dalam memenuhi setiap keperluan hidup dan tentunya tidak menghamba pada sebuah materi belaka.
Walau demikian, bukan berarti Anda harus hidup dengan segala kekurangan dan hanya pasrah sehingga jatuh pada kemiskinan.
Sebagaimana yang disebutkan Allah SWT dalam firmanNya yang berbunyi:
وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَىٰ عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ ٱلْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًا مَّحْسُورًا
Artinya: “Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal.” (QS. Al Isra: 29)
Dari ayat di atas dijelaskan jika Anda ingin mengeluarkan harta sudah sepatutnya tidak kikir atau pelit, tidak juga berlebih-lebihan.
Itulah inti dari sebuah kesederhanaan: tidak merasa kurang dan tidak pula merasa lebih.
Nabi Muhammad SAW sendiri telah mengumpamakan bahwa hidup di dunia ini seolah manusia berjalan di hari yang sedang panas dan terik.
Lalu di dunia tersebut kita diberikan waktu sejenak untuk beristirahat sebelum akhirnya meninggalkan dunia yang fana menuju hidup dalam kekekalan.
Hal itu meminta Anda untuk senantiasa memilah mana yang menjadi prioritas, baik perhatian, tenaga dan juga harta.
Sehingga bisa dialokasikan pada segala sesuatu yang benar-benar sesuai dengan tempat dan kadarnya masing-masing.
Karena apabila tidak dilakukan demikian, maka seseorang hanya akan hidup dengan menuruti hawa nafsu yang sangat mudah menjerumuskan dalam kesengsaraan dunia dan akhirat.
Sebagai Muslim, harus punya kesadaran untuk menekankan prinsip kesederhanaan setiap hari ketika menjalani kehidupan.
Sederhana juga merujuk pada sebuah keseimbangan yang bisa diterapkan dalam kebutuhan.
Seperti istilah Khairu umurin awshatuha yang artinya sebaik-baik perkara adalah yang seimbang.
Selain itu, ada beberapa kebiasaan Rasulullah SAW yang menerapkan prinsip untuk menjalani hidup sederhana. Seperti apa?
Prinsip Hidup Sederhana Sebagaimana Dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW
1. Cara Berpakaian yang Sederhana
Rasulullah SAW tidak pernah menggunakan pakaian yang mewah, bahkan hampir setiap hari hanya memakai jubah dan sorban yang berwarna putih.


2. Tempat Tinggal yang Tidak Megah
Segala struktur yang digunakan untuk membangun rumah Rasul sangatlah sederhana dan tidak memperlihatkan kemewahan sama sekali.
Bahkan interior di dalamnya, Rasul hanya memenuhinya dengan berbagai macam barang seadanya sesuai dengan kebutuhan saja.
Mulai dari atap rumbia, tirai biasa, dipan kayu, hingga perlengkapan makan yang terbuat dari batu.
Sebagian panic yang digunakan untuk memasak pun terbuat dari potongan kulit dan juga turban.
Bahkan tongkat yang sering kali disandarkan saat Rasul khutbah adalah dari kayu dan tongkat itu pula yang digunakan untuk membantu Beliau berjalan.
3. Makan yang Tidak Berlebihan
Selain dua poin di atas, Rasul juga hidup sederhana dengan makan apa-apa yang tidak berlebihan.
Bahkan tidak memiliki jumlah makanan yang banyak dalam kesehariannya kecuali saat menjamu tamu.


Rasulullah SAW juga senantiasa berdoa pada Allah agar diberi rezeki terhadap apa yang hanya menjadi kebutuhan pokok dan itu pun secukupnya saja.
Demikian di atas ulasan mengenai prinsip hidup sederhana sebagaimana telah diajarkan oleh agama Islam.































