Orang yang salat tapi celaka – Salat merupakan kewajiban bagi setiap muslim, sehingga jika meninggalkannya akan mendapatkan dosa. Namun, bukan berarti ketika sudah melaksanakan salat, Sobat tidak terhindar dari celaka. Islam menjelaskan orang yang salat tapi celaka sebagai peringatan agar tidak lalai dan selalu melaksanakan perintah Allah SWT.
Memahami Makna Orang yang Salat tapi Celaka Menurut Al Qur’an
Ketika melaksanakan salat, hendaklah Sobat muslim mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Kesungguhan hati saat salat hanya bertujuan untuk mengharapkan ridho dari Allah. Untuk memahami mengapa Sobat yang sudah melaksanakan salat, tapi justru masih celaka penjelasannya ada pada Al Qur’an.
Agar tidak menjadi orang yang celaka, pahami ayat berikut ini:
“Maka celakalah orang yang salat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya, yang berbuat riya, dan enggan (memberikan) bantuan.” 1
Bentuk lalai dalam salat beraneka ragam, secara umum terbagi menjadi tiga seperti berikut ini:
1. Orang yang Meninggalkan Salat
Dalam penjelasan tafsir ringkas Kementerian Agama menjelaskan bahwa ayat dari surah Al Maun tersebut mengungkapkan ancaman. Allah mengancam bagi orang yang mengerjakan salat dengan tubuh dan lidahnya, namun tidak melibatkan hati.
Sobat Cahaya Islam yang tidak menyadari ucapan saat mengerjakan salat termasuk orang yang lalai. Saat rukuk dan sujud mengucapkan takbir, namun tidak menyadari apa yang diucapkan. Semua gerakan dan kata-kata sudah hafal dan tidak memberikan pengaruh apa-apa, tubuhnya bagaikan robot yang hanya menerima perintah.


Nabi Muhammad menyebutkan bahwa salat dengan ciri-ciri tersebut termasuk salatnya orang munafik. Selain itu, umat yang hanya menunda-nunda waktu salat hingga mendekati berakhirnya waktu salat juga termasuk di dalamnya. Berikut ini hadist yang mendasari umat Islam yang lalai dalam sholat:
Itulah shalatnya orangn munafik.. duduk santai sambil lihat-lihat matahari. Hingga ketika matahari telah berada di antara dua tanduk setan (menjelang terbenam), dia baru mulai shalat, dengan gerakan cepat seperti mematuk 4 kali. Tidak mengingat Allah dalam shalatnya kecuali sedikit. 2
2. Tidak Memperhatikan Rukun Salat
Tanda orang salat tapi celaka selanjutnya yaitu tidak memperhatikan rukun salat, sehingga bisa membatalkan. Umumnya, rukun thuma’ninah sering menjadi korban. Sebab, masih banyak Sobat Cahaya Islam yang terlalu cepat saat mengerjakan gerakan salat.
Padahal thuma’ninah sendiri merupakan rukun yang memiliki makna tenang sejenak setelah semua anggota badan dalam posisi sempurna. Tanda orang salat tapi celaka dengan tidak memenuhi thuma’ninah berakibat salatnya batal, sehingga harus Sobat ulangi.
Thuma’ninah merupakan rukun shalat, sehingga tidak boleh bermakmum dengan orang yang salat terlalu cepat.
3. Tidak Menyempurnakan Salat
Orang salat tapi celaka selanjutnya yaitu Sobat Cahaya Islam yang tidak menyempurnakan salat. Salah satu contoh perbuatan untuk menyempurnakan salat yaitu memperhatikan pakaian. Sebab, Allah memerintahkan agar umat Islam memperhatikan kerapian pakaian.
Selain itu, laki-laki yang tidak salat berjamaah di masjid juga termasuk akan celaka, walaupun mengerjakannya di rumah. Agar salat sempurna, maka Sobat bisa memperhatikan kerapian shaf.
4. Berbuat Riya
Sobat Cahaya Islam yang mengerjakan salat dengan tujuan riya yaitu hanya untuk mencari pujian dari orang lain akan celaka. Sebab, seharusnya mengerjakan salat hanya untuk mengharapkan ridho dari Allah. Perbuatan riya menandakan bahwa sobat hanya memikirkan diri sendiri dan enggan menolong orang yang kekurangan.


Oleh karena itu, saat melaksanakan amal ibadah dengan landasan riya dan disadari menyampingkan keikhlasan akan celaka. Tidak akan ada hikmah yang bisa Sobat rasakan dan akan sangat merugikan.
Memahami ciri orang salat tapi celaka akan mengingatkan Sobat Cahaya Islam untuk selalu ikhlas dalam beribadah. Selain itu, agar salat bernilai ibadah, maka harus mengesampingkan riya.































