Olahraga Bernilai Ibadah dalam Pandangan Syariat, Ini Alasannya

0
731
Olahraga bernilai ibadah

Olahraga bernilai ibadah – Pola hidup modern saat ini kurang baik terhadap kesehatan karena banyak beredar makanan siap saji yang identik dengan bahan pengawet dan pemanis buatan. Islam merupakan agama sempurna yang mengajarkan kebaikan tak terkecuali tentang olahraga bernilai ibadah. Oleh karena itu, Islam menganjurkan setiap mukmin menjaga kesehatan agar kuat fisik dan iman.

Apakah Olahraga Bernilai Ibadah Menurut Islam?

Olahraga bernilai ibadah

Tekanan stres yang tinggi karena menuntut kerja keras, lembur, dan cepat menjadi faktor yang menggeser penyakit akibat degeneratif. Hadirnya penyakit, diabetes, kanker ganas, hingga penyakit aneh pun tidak terelakkan. Anjuran menjaga kesehatan dengan berolahraga terdapat dalam hadist berikut ini:

Dari Rifa’ah bin Rafi’ berkata, “Abu Bakar Ash-Shiddiq berdiri di atas mimbar lalu menangis. Kemudian ia berkata: ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun pertama hijrah berdiri di atas mimbar, lalu menangis, dan bersabda:

Hendaklah kalian memohon kepada Allah ampunan dan keselamatan/kesehatan. Setelah dikaruniai keyakinan (iman), sesungguhnya seorang hamba tidak diberi karunia yang lebih baik daripada keselamatan/kesehatan.” 1

Pada dasarnya olahraga memiliki peranan yang signifikan terhadap kaum muslim. Kesehatan fisik dan mental memiliki keterkaitan erat dengan kualitas ibadah umat Islam. Syariat Islam memandang olahraga sebagai aktivitas yang dianjurkan karena memiliki banyak manfaat baik dalam beribadah maupun muamalah.

Rasulullah SAW mencontohkan bagaimana maksud olahraga bernilai ibadah melalui beragam bentuk aktivitas fisik dengan tujuan kesehatan. Olahraga tidak hanya memiliki peranan untuk menjaga kesehatan fisik, namun juga ampuh merawat kesehatan mental. Sebab, aktivitas fisik akan membantu kualitas tidur, mengurangi stres hingga memperbaiki mood.

Agama Islam menganjurkan Sobat Cahaya Islam selalu dalam kondisi fisik dan mental yang baik demi bisa beribadah khusyuk.

Motivasi Memiliki Tubuh yang Sehat Sesuai Syariat Islam

Olahraga bernilai ibadah

Kekuatan Sobat Cahaya Islam sangat dibutuhkan untuk banyak bidang, terutama dalam keyakinan dan keimanan. Selain itu, keselamatan hingga kesehatan perlu untuk menolong dan membantu menjalankan perintah Allah. Melalui tubuh yang sehat, umat muslim bisa sholat, puasa, berjihad dan berhaji dengan baik.

Hal ini sesuai hadist tentang anjuran menjaga kesehatan karena lemahnya badan akan menghalangi seorang hamba dalam beribadah. Berikut ini hadist yang berkaitan tentang menjaga kesehatan:

“Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah, namun pada masing-masing (dari keduanya) ada kebaikan. Bersemangatlah terhadap hal-hal yang berguna bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah, dan jangan menjadi lemah.” 2

Menilik kembali olahraga bernilai ibadah, ada doa yang Nabi Muhammad ajarkan untuk dibaca berulang. Umat Islam bisa membaca ketika menjenguk orang sakit atau meminta kesembuhan atas diri sendiri. Berikut ini doa untuk kesembuhan ketika Sobat Cahaya Islam sakit:

ALLAHUMMASYFI ,’ABDAKA YANKA’U LAKA ‘ADUWWAN AU YAMSYI LAKA ILA SHALATIN.

Doa tersebut mengingatkan kembali olahraga bernilai ibadah sesuai dengan yang Rasulullah ajarkan. Nabi Muhammad bahkan menyemangati para sahabatnya saat berlomba berkuda dan memanah. Selain itu, Rasulullah juga pernah lomba lari atau berjalan cepat dengan istrinya, Aisyah.

Menjaga kesehatan fisik dengan berolahraga merupakan wujud dari rasa syukur kepada Allah karena limpahan nikmat kesehatan. Oleh karena itu, menjaga tubuh tetap kuat dan sehat untuk menjalankan ibadah tanpa hambatan. Olahraga bernilai ibadah mampu menjaga anggota tubuh berjalan sesuai fungsinya secara alami.

Sendi-sendi yang kuat membantu menopang setiap aktivitas umat muslim, terutama ketika beribadah kepada Allah. Selain itu, niat yang benar akan menjadikan hal-hal yang hukumnya mubah bisa menjadi ibadah.

Niatkan berolahraga hanya semata untuk sarana menguatkan tubuh dalam beribadah, misalnya kuat saat sholat malam atau melaksanakan ibadah haji.

Rasulullah menjelaskan bahwa segala sesuatu yang dilakukan bertujuan untuk kebaikan, maka akan mendapatkan pahala dari Allah. Ketika olahraga dengan tujuan menguatkan tubuh, maka akan lebih bersemangat saat beribadah.

Olahraga bernilai ibadah yang sesuai dengan syariat Islam yaitu harus diniatkan hanya untuk Allah SWT. Melalui tubuh yang sehat dan kuat, maka Sobat Cahaya Islam bisa beribadah dengan khusyuk. Selain itu, tubuh yang kuat juga bermanfaat untuk menolong orang lain.


  1. (HR. Tirmidzi no. 3481) ↩︎
  2. (HR. Muslim no. 2664) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY