Meniti Jalan Menuju Surga: Menuntut Ilmu, Shalat, dan Berbuat Baik

0
790
Meniti Jalan Menuju Surga Allah

Meniti Jalan Menuju Surga – Gambaran surga adalah tempat yang keindahan dan kenikmatannya tiada duanya. Allah menjanjikan tempat mulia ini kepada hamba-hamba yang beriman dan bertakwa. Sungguh tidak tahu malu jika ada seorang hamba yang ingin masuk surga tanpa mau beribadah dan beramal. Oleh karena itu, setiap muslim harus tahu jalan apa yang harus ia tempuh untuk bisa sampai ke surge-Nya.

Menuntut Ilmu Adalah Kunci Utama Menuju Surga

Yang pertama dan paling utama, agar seorang muslim dapat masuk surga adalah dengan menuntut ilmu, sebagaimana hadits Nabi berikut ini:

 مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ

“Barangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu, Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.” (1)

Memang, ilmu merupakan kunci meraih apapun. Pasalnya, amal tanpa ilmu tidak akan Allah terima. Bahkan, ilmu juga merupakan amal batin yang menguatkan iman kita. Jika seorang hamba meninggal membawa keimanan, ia akan mendapat ridha dari Allah. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi kita semua umat muslim untuk tidak menuntut ilmu, terlebih ilmu agama.

Meniti Jalan Menuju Surga Melalui Shalat

Shalat adalah syarat mutlak bagi siapapun yang ingin masuk surga. Tak hanya termasuk satu dari lima rukun Islam, shalat juga menjadi amal pertama yang akan Allah hisab di akhirat kelak sehingga menjadi penentu apakah seseorang berhak masuk surga atau tidak.

Maka, shalat fardhu (5 waktu) adalah amalan kunci supaya semua amal yang telah kita lakukan di dunia bisa Allah terima. Sebagaimana yang pernah Rasulullah tegaskan:

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ

“Yang pertama harus dipertanggungjawabkan seorang hamba di hari kiamat dari amalnya ialah shalatnya. Jika shalatnya bagus, maka ia berhasil dan aman. Tapi jika shalatnya shalatnya rusak, maka ia gagal dan rugi.” (2)

Jadi, shalat berfungsi sebagai barometer amal lain. Hal ini menujukkan bahwa shalat adalah ibadah yang utama dan menjadi tolok ukur ketaatan seseorang kepada Allah. Sebagai tiang agama, setiap muslim wajib menegakkan shalat dengan sebaik-baiknya.

Umat Muslim Harus Selalu Berbuat Baik

Tak cukup hanya melakukan ibadah yang wajib saja, setiap muslim juga harus berusaha berbuat baik. Allah berfirman:

اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ

“Sungguh rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.” (3)

Semua manusia pasti akan meninggal dan Allah memerintahkan kita semua untuk berbuat baik. Amal baik ini-lah yang akan menjadi bekal manusia menuju surga. Meski kita tidak akan mampu masuk surga tanpa rahmat Allah, tapi mana mungkin Allah mau memberikan rahmat-Nya kepada hamba-Nya yang tidak berbuat baik?

Demikianlah tiga amal yang bisa menjadi jalan bagi umat muslim untuk meraih surga. Mudah-mudahan kita bisa istiqomah dengan tiga hal tersebut sehingga termasuk golongan orang-orang yang beriman, bertakwa, dan sholih. Aamiin.


Referensi:

(1) Sunan Abi Dawud 3641

(2) Jami’ at-Tirmidhi 413

(3) Q.S. Al-A’raf 56

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY