Duduk Iftirasy Adalah Bukan Sekadar Sunnah, Ada Hikmahnya Lho

0
1195
Duduk iftirasy adalah

Duduk iftirasy adalah – Tahukah Sobat bahwa ada cara duduk tertentu yang dianjurkan dalam shalat? Bukan hanya sembarang duduk, posisi ini memiliki keutamaan dan makna yang mendalam. Duduk iftirasy adalah, begitulah namanya, merupakan salah satu sunah Rasulullah SAW yang sering kita lakukan.

Ingin tahu lebih banyak tentang duduk iftirasy dan bagaimana cara melakukannya dengan benar? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini.

Duduk Iftirasy Adalah?

Duduk iftirasy adalah salah satu adab dalam shalat yang sunnahnya telah Rasulullah SAW ajarkan. Cara duduk ini memiliki ciri khas, yaitu dengan menegakkan kaki kanan dan membentangkan kaki kiri lalu mendudukinya. Posisi ini sering kita lakukan saat duduk di antara dua sujud atau tasyahud awal.

Duduk iftirasy adalah

Sebagaimana ulama Salafi yang sering dijadikan rujukan fatwa di kalangan Salafi, Syaikh Al-Albani berkata dalam silsilah ahadis adh-dha’ifah sebagai berikut :

“Yang benar sebagaimana ditunjukan oleh hadis-hadis yang sahih bahwasanya duduk iftirasy adalah asal (duduk dalam salat-pen) dan merupakan sunnah berdasarkan hadis Ibnu Umar yang telah ditakhrij di kitab Al-Irwaa no 317, dan juga semisalnya hadis Aisyah sebagaimana ditakhrij sebelumnya no 316. Maka seseorang duduk iftirasy di setiap duduk (dalam salat) dan di setiap tasyahhud, kecuali tasyahhud akhir yang diikuti dengan salam, sebagaimana telah datang secara terperinci dalam hadis Abu Humaid As-Saa’idi” 1

Hikmah Duduk Iftirasy

Meskipun tidak ada dalil yang secara eksplisit menyebutkan hikmah dari posisi salat ini, para ulama memiliki beberapa pandangan mengenai hal ini, di antaranya:

  • Tanda kepatuhan – Melakukan gerakan salat ini adalah bentuk kepatuhan kita terhadap sunnah Rasulullah SAW.
  • Mempermudah gerakan – Posisi duduk ini terlihat lebih nyaman dan memudahkan untuk kembali berdiri.
  • Membedakan rakaat – Beberapa ulama berpendapat bahwa duduk iftirasy pada tasyahud awal dan duduk tawarruk pada tasyahud akhir dapat membantu kita membedakan jumlah rakaat.
  • Lebih khusyuk – Posisi duduk yang benar membantu memusatkan perhatian pada ibadah.
  • Lebih sehat – Posisi duduk ini baik untuk kesehatan tulang belakang dan persendian.
  • Mengikuti sunnah – Melakukan gerakan iftirasy adalah mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Bagaimana Cara Melakukan Duduk Iftirasy dengan Benar?

Duduk iftirasy adalah

Duduk iftirasy adalah salah satu posisi dalam shalat yang memiliki keutamaan tersendiri. Posisi ini umumnya ada pada saat duduk di antara dua sujud.

Yakni, setelah bangkit dari sujud kedua pada rakaat pertama dan ketiga, serta saat tasyahud awal. Nah, agar lebih jelas berikut adalah tata cara melakukannya dengan benar.

1. Posisi Kaki

  • Kaki kanan – Menegakkan lurus ke atas, dengan jari-jari kaki menghadap ke arah kiblat.
  • Kaki kiri – Meletakkan di bawah tubuh, telapak kaki menjadi tumpuan duduk.
  • Duduk Iftirasy (duduk dengan cara duduk di atas telapak kaki kiri dan telapak kaki kanan ditegakkan)

Dari Aisyah [diriwayatkan], ia berkata: Adalah Rasulullah saw. memulai shalatnya dengan (mengucapkan) takbir dan (melanjutkan) dengan (bacaan) al-hamdu lillahi rabbil ‘alamin. Apabila beliau rukuk, maka tidak mengangkat kepalanya dan tidak pula merendahkannya, tetapi beliau melakukannya dengan tengah-tengah (lurus). Apabila beliau mengangkat kepalanya dari rukuk (bangkit), beliau  tidak (segera) sujud sampai berdiri tegak. Dan apabila beliau mengangkat kepalanya dari sujud, maka beliau pun tidak (segera) sujud (yang kedua) sampai beliau sempurna duduknya, dan pada setiap dua rakaat beliau membaca “at-tahiyyat” dan (pada saat itu) beliau duduk di atas kaki kirinya dan menegakkan kaki kanannya. Beliau melarang (orang shalat) duduk di atas kedua tumitnya dan melarang pula seseorang menghamparkan kedua hastanya laksana hamparan binatang buas, dan beliau mengakhiri shalatnya dengan membaca salam” 2

2. Posisi Tubuh

  • Panggul – Duduk di atas telapak kaki kiri.
  • Punggung – Tetap tegak atau sedikit condong ke depan.
  • Tangan – Meletakkan di atas paha, dengan telapak tangan menghadap ke bawah atau ke atas.

Duduk iftirasy adalah salah satu sunnah yang dianjurkan dalam shalat. Meskipun pelaksanaannya tidak wajib, namun sangat baik untuk Sobat Cahaya Islam lakukan. Dengan memahami dan mengamalkan sunnah ini, kita berharap dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.


  1. (Silsilah Al-Ahadis Ad-Dla’ifah 12/268) ↩︎
  2. [HR Muslim: no. 773 dan HR Abu Dawud: no. 783] ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY