Contoh Teks Argumentasi: Bagaimana Berpendapat Dalam Pandangan Islam?

0
1833
contoh teks argumentasi

Contoh Teks Argumentasi – Di dunia ini banyak sekali cabang ilmu dan pelajaran yang bisa manusia pelajari untuk kehidupan sehari-hari. Salah satu bentuk pelajarannya yaitu contoh teks argumentasi.

Ini merupakan materi dalam Bahasa Indonesia yang merupakan mata pelajaran dengan berbagai materi di dalamnya. Karena itu, perlunya pembelajaran yang baik tentang argumentasi.

Bagaimana Contoh Teks Argumentasi yang Benar?

Argumentas merupakan alasan untuk menolak atau memperkuat sebuah pendirian maupun gagasan. Sementara itu, teks argumentasi adalah teks yang di dalamnya berisi opini penulis.

Dalam contoh teks argumentasi juga terdapat alasan dan pembuktian yang didukung dengan fakta. Teks tersebut kemudian tersampaikan secara logis dan objektif.

Dengan demikian, teks argumentasi bisa meyakinkan sekaligus mempengaruhi pembacanya. Teks argumentasi tidak hanya berupa tulisan pendapat yang menjadi sebuah teks.

Namun teks argumentasi juga mempunyai struktur tersendiri. Teks argumentasi biasanya tersusun dari kalimat berupa ide, pertanyaan, dan pendapat dari penulis.

Selain itu, teks argumentasi juga bisa berupa pernyataan, ide atau pendapat yang penulis sampaikan dari data dan fakta sebagai pendukung. Untuk nilai kebenarannya hanya bisa ditinjau dari fakta dan data yang tersaji.

Akhir dari sebuah teks argumentasi yaitu kesimpulan dari pandangan penulis dengan cara lebih luas.

Argumentasi dalam Pandangan Islam

Sobat Cahaya Islam, contoh teks argumentasi merupakan hal yang perlu Sobat pahami dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Sobat bisa menyampaikan pendapat dengan baik dan benar.

Dalam kehidupan, saling memberikan argumentasi adalah hal yang wajar. Pasalnya di dunia ini banyak sekali perbedaan pandangan antara satu sama lain.

Karena itu, tidak jarang orang-orang saling beradu argumen dan pendapat untuk mempertahankan pendiriannya. Bagi Sobat yang juga memiliki argumentasi tersendiri, maka sah-sah saja.

contoh teks argumentasi

Namun ketika saling beradu argumentasi, hendaknya jangan melampaui batas. Dengan begitu, tak ada orang yang berselisih paham dan saling menyakiti satu sama lain.

Adab Beradu Argumen dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, untuk menyampaikan argumentasi dengan baik, hendaknya Sobat memperhatikan beberapa adab berikut ini.

1.       Mengembalikannya kepada Allah SWT   

Jika ada orang yang beradu argumentasi karena berbeda pemahaman, maka hendaknya mengembalikan hal itu kepada Allah SWT. Maksud dari hal ini yaitu mengembalikannya kepada Al Quran.

contoh teks argumentasi

Adapun yang menguasai hal tersebut yaitu para ulama yang mengkhususkan diri dalam agama. Karena itu, hendaknya tanya kepada ulama yang paham tentang Al Quran untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.

Allah SWT berfirman:

 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً)

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, serta ulil amri diantara kalian. Jika kalian berselisih dalam suatu hal, maka kembalikanlah kepada Allah dan Rasul-Nya. Jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir.Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya” (QS. An Nisa: 59).

2.       Tetap Berpegang Kepada Sunnah

Dalam sebuah perselisihan dan perbedaan pendapat, hendaknya Sobat juga tetap berpegang kepada Sunnah. As Sunnah berisi keyakinan, perkataan, dan perbuatan Nabi Muhammad SAW serta para al khulafaur rasyidin.

Karena itu, As Sunnah merupakan hal yang paripurna. Ini juga merupakan pesan dari Nabi Muhammad SAW langsung yang berbunyi:

 “Sungguh barangsiapa yang hidup di antara kalian akan melihat perselisihan yang banyak. (Maka) berpeganglah dengan sunahku dan sunnah Khulafa-ur Rasyidin yang mendapat petunjuk. Gigitlah ia dengan gigi geraham. Hindarilah kalian hal-hal yang baru, sesungguhnya setiap hal yang baru adalah bid’ah dan setiap bid’ah ada sesat.” HR. Ahmad (IV/126-127), Abu Dawud (no. 4607) 

3.       Berpegang Teguh Kepada Tali Allah

Dalam berselisih atau beradu argumentasi, hendaknya mereka tetap berpegang teguh kepada tali Allah. Dengan begitu, perbedaan argumentasi yang ada tidak membuat sebuah kaum menjadi terpecah belah.

Allah SWT berfirman:

(وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُواْ)

“berpegang teguhlah kepada tali Allah dan janganlah berpecah-belah” (QS. Al Imran: 103).

Sobat Cahaya Islam, itulah pembahasan tentang contoh teks argumentasi yang benar. Hendaknya Sobat mengikuti adab-adab islam ketika ada perbedaan argumentasi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY