Bahaya meminta pertolongan kepada jin – Sejak dulu hingga saat ini, ada saja manusia yang bersekutu dengan jin. Padahal Al Qur’an sudah memperingatkan bahaya meminta pertolongan kepada jin, sebab justru akan membuat Sobat tersesat. Tindakan ini tidak hanya terlarang, namun juga akan membawa dampak negatif bagi orang yang melakukannya.
Memahami Tafsir Surah Al Jin Ayat 6
Surah Al Jin ayat 6 menggambarkan fenomena sebagian manusia yang mencari perlindungan atau bantuan dari para jin. Mereka percaya bahwa jin memiliki kemampuan untuk memenuhi permintaan. Namun, tindakan ini justru akan membawa manusia pada ketersesatan dari jalan yang lurus.
Sebab, mereka lebih memilih mengandalkan kekuatan gaib dan tak terlihat, bukan kepada Allah sebagaimana ayat berikut ini:
“Dan bahwasannya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan” (Surah Al Jin ayat 6)
Meskipun awalnya orang yang meminta bantuan jin akan terlihat bahagia dan mendapatkan keinginan, namun hanya bersifat sementara. Pada akhirnya, mereka akan mengalami kehidupan penuh dosa, kesengsaraan, dan kesulitan.
Bahaya Meminta Pertolongan kepada Jin
Dalam kehidupan bermasyarakat, praktik meminta pertolongan kepada jin melalui dukun, paranormal, maupun ritual tertentu masih banyak ditemui. Sebagian orang melakukanya karena terdesak, mencari perlindungan, hingga ingin mendapatkan kekuatan khusus.
Namun, perbuatan tersebut dalam sudut pandang Islam termasuk dosa besar dan sangat berbahaya. Bahaya tersebut tidak saja merujuk pada akidah, melainkan juga untuk keselamatan hidup di dunia maupun akhirat.
Islam menegaskan bahwa jin merupakan makhluk ciptaan Allah yang memiliki kehendak merasakan kebebasan layaknya manusia. Jin ada yang beriman dan banyak yang kafir serta jahat. Ketika Sobat meminta pertolongan kepada jin, maka akan membuka hubungan dengan makhluk gaib dan tak bisa dikendalikan.
Syekh Mutawalli Sya’rawi menjelaskan bahwa orang yang meminta bantuan jin akan tersesat dan mendapatkan siksaan. Oleh karena itu, Syekh Mutawalli Sya’rawi memberi peringatan bahaya meminta pertolongan kepada jin. Semua orang yang mengandalkan jin tidak akan meninggal dunia kecuali setelah mengalami kesengsaraan hidup.
Ada setidaknya dua bahaya meminta pertolongan kepada jin, sehingga Allah melarangnya:
1. Rusaknya Tauhid
Bahaya terbesar ketika meminta bantuan kepada jin yakni rusaknya tauhid. Musim wajib bergantung dan memohon kepada Allah semata. Ketika Sobat meyakini jin bisa memberi kekayaan, keselamatan, hingga kesaktian, maka secara tak sadar, mereka sedang menyekutukan Allah. Bentuk syirik yang paling berat dosanya harus Sobat tanggung sebagaimana hadits:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Jauhilah tujuh dosa yang membinasakan (al-muubiqaat).” Mereka berkata, “Wahai Rasulullah, apa saja dosa yang membinasakan tersebut?” Beliau bersabda, “(1) Syirik kepada Allah, (2) sihir, (3) membunuh jiwa yang haram untuk dibunuh kecuali jika lewat jalan yang benar, (4) makan riba, (5) makan harta anak yatim, (6) lari dari medan perang, (7) qadzaf (menuduh wanita mukminah yang baik-baik dengan tuduhan zina).” (HR. Bukhari, no. 2766 dan Muslim, no. 89)
Sobat harus menanggung dosa besar karena memindahkan harapan dari Sang Pencipta.
2. Jin Tak Pernah Menolong Manusia dengan Ikhlas
Pada dasarnya, jin tidak menolong manusia dengan cuma-cuma, mereka akan meminta imbalan, seperti berbuat maksiat atau ritual menyimpang. Dalam banyak kasus, orang yang bekerja sama dengan jin akan terjerumus praktik klinik, meninggalkan shalat hingga hal-hal yang bertentangan dengan Islam.


Akibatnya, hidup Sobat yang awalnya ingin menjadi lebih baik justru semakin hancur lebur. Itulah mengapa para ulama memperingatkan bahaya meminta pertolongan kepada jin. Secara psikologis dan sosial, hubungan dengan jin juga sangat berbahaya.
Banyak orang yang akhirnya mengalami gangguan mental, ketakutan berlebihan, hingga kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Ketergantungan kepada jin membuat seseorang tidak lagi berpikir rasional dan menjauh dari solusi yang benar, seperti doa, usaha, dan ikhtiar yang halal.
Islam telah memberikan jalan yang jauh lebih aman dan mulia dalam menghadapi masalah, yaitu dengan doa, tawakal, dan usaha yang jujur. Pertolongan Allah selalu cukup bagi siapa pun yang bersandar kepadaNya dengan penuh keyakinan. Bahaya meminta pertolongan kepada jin, dapat dipahami sekuat apapun terlihat, mereka tetaplah makhluk lemah.
































