Tanda-Tanda Allah Murka pada Kita yang Harus Diwaspadai

0
560
tanda-tanda Allah murka

Tanda-tanda Allah murka – Seorang muslim berkewajiban menjaga diri dari perbuatan yang mengundang murka Allah. Kenali tanda-tanda Allah murka pada kita agar bisa menghindari azab karena perbuatan yang dilarang. Azab dapat berupa musibah, kesulitan hidup, penderitaan yang Sobat rasakan di dunia.

Tanda-tanda Allah Murka pada Kita

Manusia tidak memiliki daya dan upaya di atas bumi selain atas rahmat dan cinta kasih dari Allah. Namun, Sobat sering melewati batas saat melakukan kemaksiatan, syirik hingga menyebabkan kerusakan di muka bumi demi kesenangan pribadi. Hal-hal seperti ini akan mengundang murka Allah dan harus Sobat hindari. 

Wujud dari murka Allah sebenarnya ada tiga macam, azab, ujian, dan musibah. Azab merupakan siksaan dari Allah karena telah melakukan pelanggaran. Turunnya azab untuk seorang hamba yaitu memberikan efek jera dan pelaku dosa bertaubat. Ujian merupakan cobaan dari Allah yang bertujuan untuk menguji keimanan dan ketakwaan. 

Tujuan dari diturunkannya ujian dari Allah yaitu untuk meningkatkan derajat keimanan seorang hamba. Sedangkan musibah yaitu kejadian tidak menyenangkan. Musibah bisa menjadi ujian, penghapus dosa bahkan azab, tergantung pada kondisi yang dialami seseorang.

Terkadang tanda-tanda Allah murka pada kita bisa berupa pengabaian, sehingga Sobat menganggapnya sebagai kenikmatan sebagaimana hadits:

“Ketika Allah Ta’ala menetapkan takdir para makhluk, Allah Ta’ala menulis dalam kitab-Nya (Lauhul Mahfuzh). Yang kitab tersebut ada di sisi-Nya, di atas Arsy. Allah menuliskan, ‘sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku’” 1

Berikut ini tanda Allah sudah tidak peduli lagi dengan hambaNya:

1.     Mendapatkan Kebencian dari Penduduk Bumi

Ciri-ciri Allah sedang murka yaitu hilangnya rahmat dan kasih sayang kepada hambaNya. Sebagai gantinya, Allah mendatangkan kebencian karena perbuatan buruk yang SObat lakukan. Salah satu contoh tanda Allah murka yaitu mendapatkan gunjingan dari banyak orang yang merasakan dampak buruk perbuatannya.

2.     Tercabutnya Hidayah untuk Bertaubat

Tanda-tanda Allah murka pada kita selanjutnya yaitu tercabutnya hidayah dan kenikmatan beribadah. Ketika Allah sudah abai terhadap hambaNya, maka Sobat bebas hidup dalam kemaksiatan tanpa memberi hidayah untuk beribadah. Dalam Islam, kita mengenal Istidraj atau situasi Allah membiarkan hambaNya durhaka. 

Alih-alih memberinya hukuman, namun hidup Sobat justru mendapatkan kenikmatan tak terhingga. Kenikmatan tersebut yang membuat Sobat tak beribadah kepada Allah. Kenikmatan yang Sobat rasakan pada dasarnya merupakan hukuman dari Allah sebagaimana ayat:

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” 2

3.     Menyibukkan Hal-hal yang Sia-sia

Ciri-ciri Allah tidak peduli lagi yaitu hambaNya sibuk pada sesuatu yang tak bermanfaat. Kehilangan sesuatu dari umurnya selain untuk ibadah adalah salah satu bentuknya. Untuk itu, jika Sobat sudah berusia lebih dari 40 tahun, setidaknya lebih banyak melakukan amal kebaikan. 

tanda-tanda Allah murka

4.     Hatinya Telah Mati

Tanda-tanda Allah murka pada kita selanjutnya yaitu orang yang sudah mati hatinya. Orang-orang yang mati hatinya tidak bisa merasakan kesedihan atas ketaatan yang Sobat tinggalkan. Umumnya, orang akan bergembira karena amal kebaikannya, sebaliknya orang akan sedih karena telah melakukan keburukan. 

Merasa segala kenikmatan dapat Sobat rasakan di dunia tanpa adanya campur tangan Allah juga menjadi ciri hati telah mati. Kesombongan seperti ini menjadi tanda bahwa Allah tak lagi memedulikan hambaNya. Mengenali tanda-tanda Allah murka pada kita akan menjadi pengingat.

Sobat bisa merasakan kegembiraan hingga rezeki berlimpah atas izin Sang Pencipta, namun jika tetap berbuat maksiat, maka Allah akan marah.


  1. (HR. Bukhari no. 3194) ↩︎
  2. (QS. Az-Zariyat : 56) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY