Ingat! Jangan Dulu Update Instagram Setelah Salat

0
247
update Instagram setelah salat

Update Instagram setelah salat – Di era digital ini, banyak dari kita yang terbiasa membagikan momen kehidupan di media sosial. Tak terkecuali momen-momen ibadah, seperti setelah salat. Namun, jangan dulu update Instagram setelah salat hanya demi pencitraan atau sekadar ingin dilihat orang lain sebagai pribadi religius. Ingat, ibadah adalah hubungan langsung antara hamba dengan Tuhannya, bukan untuk konsumsi publik.

Update Instagram Setelah Salat

Sobat cahaya Islam harus memahami bahwa ada sesuatu yang sangat merusak pahala dari ibadah yang kita jalani yaitu pria atau pamer kepada orang lain.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ ۝ الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ ۝ الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ”

“Maka celakalah orang-orang yang salat, yaitu orang-orang yang lalai dari salatnya, yang berbuat riya.” 1

Ayat ini menegaskan bahwa ibadah yang dilakukan bukan karena Allah, melainkan karena ingin dipuji manusia, akan menjadi sia-sia. Maka dari itu, jangan dulu update Instagram setelah salat jika niat kita belum benar-benar lurus karena Allah.

 Niat dan Keikhlasan Adalah Kunci Ibadah yang Diterima

Sobat Cahaya Islam, segala amal ibadah tergantung pada niat. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“إنما الأعمال بالنيات، وإنما لكل امرئ ما نوى.”

“Sesungguhnya segala amal itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya.” 2

Jika niat utama kita dalam membagikan foto setelah salat hanyalah untuk mendapat like, pujian, atau citra baik, maka sia-sialah nilai ibadah tersebut. Karena itulah, jangan dulu update Instagram setelah salat sebelum kita mengevaluasi niat di hati masing-masing.

Salat adalah Waktu Intim Bersama Allah

Salat adalah momen spesial antara hamba dan Rabb-nya. Bahkan, dalam salat kita berdialog langsung dengan Allah. Mengapa harus terburu-buru mengubah momen sakral itu menjadi bahan konsumsi publik?

Sobat Cahaya Islam, coba renungkan, apakah kita benar-benar bersyukur telah bisa melaksanakan salat dengan khusyuk atau hanya ingin menunjukkan bahwa kita rajin salat?

Rasulullah SAW juga mengingatkan bahaya riya dalam sabdanya:

“أَخْوَفُ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ الأَصْغَرُ.”

“Yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah syirik kecil.” Para sahabat bertanya, “Apa itu syirik kecil, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Riya.” 3

Itulah sebabnya jangan dulu update Instagram setelah salat, karena bisa jadi tanpa sadar kita telah jatuh ke dalam riya yang disebut sebagai syirik kecil.

 Tips Islami Menyikapi Media Sosial Setelah Ibadah

Sobat Cahaya Islam, bukan berarti kita tak boleh berbagi kebaikan di media sosial. Namun, ada adab dan etika yang perlu diperhatikan:

1. Luruskan niat sebelum berbagi. Tanyakan pada diri sendiri: “Apakah ini untuk menginspirasi atau untuk mendapat pujian?”

2. Tunda sebentar, beri waktu untuk dzikir dan muhasabah setelah salat.

3. Pilih konten yang mendidik, bukan hanya sekadar pamer selfie di masjid atau mushala.

4. Jangan paksakan semua ibadah menjadi konten. Biarkan sebagian ibadah kita menjadi rahasia antara kita dan Allah.

Dengan menerapkan etika ini, kita tidak akan tergesa-gesa dan bisa memfilter apa yang layak Anda bagikan. Sekali lagi, jangan dulu update Instagram setelah salat, utamakan adab dan keikhlasan terlebih dahulu.

Salat Butuh Ketulusan, Bukan Sorotan Kamera

Membagikan momen ibadah bisa saja berdampak positif, tapi jika tidak disertai ketulusan, bisa menjadi bumerang. Ibadah bukan ajang perlombaan sosial media, melainkan bentuk penghambaan yang paling tinggi.

Allah SWT berfirman:

“قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ۝ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ”

“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya.” 4

Ayat ini menekankan pentingnya kekhusyukan dalam salat. Maka dari itu, setelah salat, sebaiknya kita tetap menjaga suasana hati agar tetap khusyuk dan bersyukur—bukan langsung membuka kamera dan aplikasi Instagram.

update Instagram setelah salat

Sobat Cahaya Islam, jangan dulu update Instagram setelah salat, karena momen suci itu lebih indah bila dijaga dalam keheningan dan keikhlasan.

Ingatlah sabda Nabi Muhammad SAW:

“Barangsiapa yang menampakkan amal shalihnya agar dilihat manusia, maka Allah akan membongkar niatnya di hadapan makhluk pada hari kiamat.” 5

Maka, jangan dulu update Instagram setelah salat, kecuali jika niat kita benar-benar untuk menebar manfaat.


  1. (QS. Al-Ma’un: 4–6) ↩︎
  2. (HR. Bukhari no. 1, Muslim no. 1907) ↩︎
  3. (HR. Ahmad no. 23630, dinilai sahih oleh Al-Albani) ↩︎
  4. (QS. Al-Mu’minun: 1–2) ↩︎
  5. (HR. Ahmad no. 17319, dinilai hasan oleh Al-Albani) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY