6 perkara yang merusak amal – Pada dasarnya, ada 6 perkara yang merusak amal di dunia. Alhasil, amal kebaikan yang Sobat Cahaya Islam kerjakan akan menjadi sia-sia.
Bahkan, bisa gagal untuk mendapatkan pahala. Oleh karena itu, Sobat Cahaya Islam perlu menghindari hal-hal yang merusak amal tersebut.
6 Perkara yang Merusak Amal
Kebaikan dan keburukan, ternyata tidak akan pernah bisa bercampur dalam satu wadah. Sama pula dengan amal saleh yang Sobat Cahaya Islam kerjakan, ia tidak dapat tercampur dengan perbuatan buruk.
Umumnya, perbuatan buruk itu akan merusak amal saleh sehingga alih-alih mendapatkan pahala, malah akan memperoleh dosa akibat keburukan tersebut. Berikut ini 6 perkara yang merusak amal, antara lain:
1. Iri Dengki
Perkara yang merusak amal, yaitu iri dengki. Dalam Islam, sifat iri disebut dengan hasad, yakni perasaan benci saat seseorang sedang mendapatkan kebahagiaan.
Tidak hanya benci, orang yang sedang dinaungi sifat iri juga berharap kebahagiaan orang tersebut dicabut serta dialihkan kepadanya.
Nabi Muhammad SAW juga dengan tegas melarang umatnya berlaku iri dan dengki terhadap kebahagiaan orang lain. Beliau telah bersabda:
اِياَّ كُم وَالحَسَدَ فَاِنَّ الْحَسَدَ يَاْ كُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَاْ كُلُ النَّارُ الحَطَبَ
“Jauhkanlah dirimu dari hasad karena sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api memakan kayu-bakar.” 1
Jadi, agar kebaikan dan amal saleh yang sudah dikerjakan tidak rusak dan sia-sia, maka hindari sifat iri dan dengki. Sebaliknya, Sobat Cahaya Islam harus turut bahagia dengan kenikmatan yang orang lain dapatkan.
2. Marah
Berikutnya, perbuatan yang harus Sobat Cahaya Islam hindari agar amal saleh tidak sia-sia adalah emosi atau marah. Marah termasuk sifat yang melekat pada manusia.
Namun, sebisa mungkin harus dapat tertahan agar tidak meluap tanpa kendali.
Nabi Muhammad SAW, mewanti-wanti umat Islam untuk tidak marah dalam hal apapun. Bahkan, beliau juga menjanjikan orang-orang yang menahan marah dengan surga. Beliau telah bersabda:
لاَ تَغْضَبْ وَلَكَ الْجَنَّةُ
“Jangan kamu marah, maka kamu akan masuk Surga.” 2
Nabi Muhammad juga telah memberikan kiat untuk menghalau kemarahan yang datang. Caranya hanya dengan mengubah posisi, yakni apabila sedang berdiri maka hendaknya duduk, jika sedang duduk maka berbaring, dan seterusnya. Selain itu, Sobat Cahaya Islam juga bisa mengambil wudhu untuk meredam emosi.
3. Membicarakan Orang Lain
Mungkin banyak di antara Sobat Cahaya Islam yang lepas kendali dan hobi membicarakan orang lain, baik itu benar maupun salah. Hati-hati, dalam membicarakan orang atau ghibah itu perbuatan yang bisa merusak amal.
Dalam Al-Quran, Allah SWT telah menyebutkan bahwa membicarakan orang lain, sama seperti sedang memakan bangkai saudaranya sendiri.
4. Sombong
Berlaku sombong juga termasuk perbuatan tercela yang bisa merusak amal saleh. Dalam Islam, sombong atau takabur, yakni besar kepala, merasa dirinya lebih baik.
Dalam Al-Quran, Allah telah menceritakan tentang nasihat seorang saleh bernama Luqman kepada anaknya. Di antara salah satu nasihatnya agar sang anak tidak berlaku sombong kepada orang lain.


5. Riya’
Riya’ termasuk salah satu penyakit hati yang harus dihindari. Berasal dari bahasa Arab, riya’ berarti suka pamer dan memperlihatkan diri kepada orang lain.
Hal ini agar keberadaannya baik ucapan, tulisan, sikap, maupun amal perbuatannya diketahui.
6. Cinta Mati Dunia
Setiap yang bernyawa pasti nantinya akan mati. Oleh karena itu, sebagai seorang muslim, tidak dianjurkan untuk terlalu cinta mati kepada dunia.
Sebab, orang yang cinta mati kepada dunia akan merasa hidupnya hanya didunia saja. Jadi, tidak mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat.
Itu saja 6 perkara yang merusak amal, sebisa mungkin harus meninggalkannya, dan fokus untuk mengerjakan amal saleh saja.































