3 Penyakit Hati Paling Berbahaya yang Wajib Kita Jauhi

0
860
Penyakit Hati Paling Berbahaya yang Wajib Kita Jauhi

Penyakit Hati Paling Berbahaya – Penyakit hati datang dari akhlak batin yang buruk. Saat hati penuh dengan perasaan yang negatif, hal itu akan berpengaruh pada cara berfikir kita secara keseluruhan. Sebenarnya, ada banyak sekali penyakit hati. Tapi, sobat Cahay Islam wajib menjauhi yang 3 ini karena paling berbahaya dan dosanya sangat besar.

Penyakit Hati Paling Berbahaya: Hasad / Iri Dengki

Salah satu penyakit yang ada di hati dan sangat berbahaya adalah iri hati (hasad), di mana ini muncul saat seseorang  tidak senang dengan yang orang lain miliki seperti jabatan, kekayaan, dll. Dan ini sangat berbahaya karena dapat membuat membuat orang tersebut menghalalkan segala cara untuk merebutnya. Itulah kenapa Rasulullah bersabda:

إِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ

“Sungguh iri dengki (hasad) itu memakan amal-amal kebaikan layaknya api memakan kayu bakar.” (1)

Tak hanya itu, sebenarnya orang yang hasad ialah orang yang batinnya tersiksa. Pasalnya, iri dengki pasti membawa keburukan di dalam hati. Kita semua tahu bahwa Allah memberi nikmat kepada setiap hamba-Nya tanpa kecuali. Tapi bagi mereka yang punya sifat hasad, nikmat orang lain bisa menjadi penderitaan bagi mereka. Alhasil, orang yang hasad tidak dapat menikmati kebahagiannya sendiri sebab malah focus pada apa yang orang lain miliki.

Pamer (Riya’) Termasuk Syirik yang Tersembunyi

Pamer (riya’) juga merupakan penyakit hati yang kerap menghinggapi manusia. Biasanya, seseorang yang riya’ suka menunjukkan sesuatu kepada orang lain seperti kebaikan, amal, harta, dll. Tujuannya adalah supaya orang lain memujinya. Bahkan ketika beramal, ia tidak ikhlas karena Allah, melainkan karena menginginkan pujian.

Saking bahaya dan besar dosanya, para ulama menyebut penyakit hati ini sebagai syirik yang tersembunyi (syirkul khofiy). Maksudnya, seseorang yang beramal dengan riya’ berarti sedang menyembunyikan niat sebenarnya. Dalam hatinya, Allah tidak lagi jadi tujuan utama amalnya, karena menurutnya pujian manusia lebih berharga daripada pahal dari Allah.

Hati-hati dengan Sifat Berbangga Diri (‘Ujub)

Ternyata, ada lagi yang lebih berbahaya dari riya’, yaitu ‘ujub. Jika riya’ membutuhkan orang lain untuk dipameri, maka riya’ bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Pasalnya, ‘ujub adalah merasa dirinya lebih hebat dari orang lain. Itulah kenapa orang yang banyak harta, punya jabatan tinggi, bahkan berilmu dan rajib ibadah berpotensi lebih besar terkena penyakit hati yang satu ini.

Dalam hal ini, Rasulullah sangat tegas memberi ancaman kepada orang yang punya kesombongan jenis ini:

اَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ

“Tidak akan masuk surge orang yang di dalam hatinya ada sedikit saja kesombongan.” (2)

Jadi, kesombongan sekecil apapun mungkin justru yang menghalangi kita masuk surge. Oleh karena itu, kita harus sadar bahwa harta, jabata, hingga ilmu yang kita miliki merupakan anugerah Allah. Maka, tak pantas bagi kita merasa lebih baik dari orang lain.

Referensi:

(1) Sunan Abi Dawud 4903

(2) Jami’ at-Tirmidhi 1999

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY