Keutamaan Tawadhu dalam kehidupan sehari-hari sangat penting dipahami Sobat Cahaya Islami. Tawadhu merupakan sikap rendah hati yang harus dimiliki seorang muslim. Sebagai seorang muslim, sudah seharusnya memahami apa arti dari tawadhu.
Ibnu Hajar pernah mengatakan bahwa
“Tawadhu merupakan menampakkan diri lebih rendah pada orang yang ingin mengagungkannya. Namun, ada pula yang mengatakan bahwa tawadhu adalah sikap memuliakan orang yang lebih mulia darinya.” (Fathul Bari, 11: 341)
Keutamaan Tawadhu dalam Kehidupan Sehari-hari
Secara sederhana, tawadhu artinya dalam Islam sebuah tindakan yang percaya diri. Namun, tetap tidak merasa diri sendiri lebih baik dari orang lain walau sebenarnya memiliki banyak kelebihan.
Dengan memiliki sikap tawadhu, Sobat Cahaya Islami akan senantiasa merendahkan diri kepada Allah dan tidak berbuat semena-mena atau memandang remeh orang lain. Berikut ini penjelasan terkait keutamaan Tawadhu dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
1. Terhindar dari Sikap Sombong
Melalui sikap tawadhu, Sobat Cahaya Islami dapat terhindar dari sikap sombong dan tidak adil. Diriwayatkan dalam hadis Imam Muslim, Rasulullah SAW sendiri bersabda:
“Sungguh Allah telah mewahyukan kepadaku agar umat bertawadhu sehingga tidak akan merasa bangga dengan diri sendiri dan sombong terhadap orang lain. Sementara itu, tidak pula berlaku aniaya terhadap orang lain.”


2. Diangkat Derajatnya oleh Allah Swt
Allah Swt sendiri turut memuliakan dan mengangkat derajat orang-orang yang bertawadhu sehingga manusia akan menghormatinya. Dalam hadits tentang tawadhu yang diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah Saw juga telah bersabda sebagai berikut:
“Dan tidak seorang pun yang memiliki sifat tawadhu dengan niat semata-mata hanya karena Allah SWT, melainkan karena Allah Azza wa Jalla yang akan langsung mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim)
3. Diterima Shalatnya
Allah Swt juga turut menurunkan wahyu kepada Nabi Musa seperti di bawah ini:
“Sungguh Allah akan menerima shalat orang yang bersikap tawadhu karena kebesaran-Nya. Allah juga tidak akan mengagungkan dirinya atas makhluk. Allah nantinya akan menetapkan berdzikir kepadaKu. Dan beliau dapat menahan dirinya dari nafsu syahwat karena aku.”
4. Tawadhu Bagian dari Ketakwaan
Rasulullah juga pernah bersabda: “Sifat pemurah merupakan salah satu bagian dari takwa. Kemuliaan adalah siapa yang ingin memiliki sikap tawadhu. Dan, keyakinan termasuk bagian dari adanya kekayaan.”
5. Mendapatkan Kemuliaan Dunia dan Akhirat
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda seperti di bawah ini:
“Sedekah tidak akan mengurangi harta. Tidak pula Allah yang menambahkan kepada seorang hamba sifat pemaaf melainkan juga akan semakin memuliakan dirinya. Dan juga tidaklah seseorang yang memiliki sifat tawadhu’ (rendah diri) karena Allah melainkan akan meninggikannya.” (HR Muslim)
Tentu saja, dengan menerapkan sifat tawadhu dalam kehidupan sehari-hari, Sobat Cahaya Islami akan senantiasa terhindarkan dari iri hati.


Penerapan sikap islami tersebut, juga akan membuat Sobat Cahaya Islami lebih mudah menerima pendapat atau masukan orang lain. Selain itu, juga akan mendahulukan kepentingan orang lain yang lebih membutuhkan.
Bahkan, keutamaan Tawadhu dalam kehidupan sehari-hari lainnya berkesempatan merangkul setiap manusia untuk menjadi saudara.































