Apa Itu Ain dalam Islam dan Cara Menghindarinya

0
1573
apa itu Ain dalam Islam

Apa itu Ain dalam Islam – Penyakit ain merupakan wujud penyakit supranatural karena pandangan dan rasa iri terhadap orang lain. Memahami apa itu Ain dalam Islam akan membantu umat muslim menghindari akibat dari penyakit tersebut. Penyakit ini bahkan sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Dalam hadist dan Al Quran pun menjelaskan secara rinci bahaya dari ain.

Apa Itu Ain dalam Islam

Dalam kitab Fath Al-Bari bi Syarh mengartikan penyakit ain sebagai pandangan takjub, namun dengan rasa iri dengan tabiat buruk. Pandangan tersebut mengakibatkan bahaya bagi orang yang dilihatnya. Sementara itu, Faid al-Qadir mengartikan ain adalah pandangan dalam kelalaian serta rasa kagum berpadu dengki tanpa berdzikir kepada Allah.

Penyakit ain terdapat dalam hadits berikut ini:

Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa.” 1

Tidak hanya ada dalam hadist, pandangan Islam terhadap ain terdapat pada ayat berikut ini:

Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al-Quran dan mereka berkata: ‘Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila’.”2

Maksud kata pandangan dalam ayat tersebut yaitu mengacu pada pandangan yang melibatkan kekuatan ain. Ada beberapa akibat jika Sobat Cahaya Islam terkena pandangan ain. Orang yang dipandang akan langsung sakit, bahkan mengakibatkan kematian.

Pada zaman Rasulullah SAW, sahabat bernama Amir bin Rabiah mandi bersama Sahl bin Hanif. Saat itu, Amir bin Rabiah mengagumi badan Sahl yang putih bersih. Seketika setelah mengucapkan hal tersebut, Sahl bin Hanif pingsan. Contoh penyakit ain tersebut bisa menjadi pelajaran.

Penyebab Terjadinya Penyakit Ain

Setelah Sobat Cahaya Islam memahami apa itu ain dalam Islam, tentu harus mengetahui apa penyebabnya. Ain terjadi akibat dar pandangan orang bertabiat buruk dalam hati karena ada rasa dengki ingin mencelakai dengan pandangannya.

Selain itu, penyebab selanjutnya yaitu pandangan takjub dari orang yang tidak dengki, namun tanpa dzikir kepada Allah. Ibnu Qayyim menyebutkan jika penyakit ain bisa terjadi tanpa harus melihat secara langsung. Bahkan terkadang orang buta kemudian dapat mendeskripsikan sesuatu dan bisa menimbulkan penyakit ain walaupun tidak melihatnya.

Apa itu ain dalam Islam dapat menyebabkan sakit karena kekuatan negatifnya. Jika Anda memamerkan benda atau kenikmatan dan membuat orang lain iri, maka bisa menyebabkan kehilangan. Ain berasal dari pandangan seseorang dengan rasa kagum akan membahayakan dan bisa berakibat kematian.

Cara Terhindar dari Ain

Rasulullah beranggapan bahwa penyakit ain termasuk berbahaya. Oleh karena itu, Sobat Cahaya Islam wajib mewaspadainya. Berikut ini cara menghindari penyakit ain yang membahayakan diri:

1. Berdoa kepada Allah

Manusia bisa mendapatkan perlindungan diri dari Allah termasuk agar terhindari dari penyakit ain. Pengobatan dapat Anda lakukan dengan bergantung kepada Allah.

2. Berdzikir

Ketika hendak memuji fisik orang lain, maka harus Sobat Cahaya Islam serta dengan tarbik atau memohon berkah dari Allah. Melalui permohonan tersebut akan menghindarkan orang lain dari penyakit ain. Namun, pahami bahwa tidak semua pandangan dapat membahayakan orang lain. Ada juga pandangan tidak secara pasti selalu beriringan dengan rasa iri.

Kekuatan supranatural berupa ain hanya pada orang-orang tertentu. Oleh karena itu, sebaiknya selalu menjaga dzikir untuk menghindari perbuatan buruk.

3. Tidak Memamerkan Apapun

Sebaiknya tidak memamerkan apapun yang bisa memunculkan ketakjuban dan kekaguman dari orang lain. Hal tersebut bertujuan agar terjadi akibat dari penyakit ain.

Ketika telah memahami apa itu ain dalam Islam, Anda bisa menghindarinya. Mengingat penyebab ain memang sungguh membahayakan. Tidak menutup kemungkinan ain terjadi tanpa harus melihat secara langsung.


  1. (HR. Muslim No. 2188) ↩︎
  2. (QS al-Qalam: 51) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY