Cara Menasehati Orang agar Bertaubat, Wajib Paham!

0
1147
Cara menasehati orang agar bertaubat

Cara menasehati orang agar bertaubat sebenarnya cukup mudah dilakukan. Kewajiban sesama muslim pada dasarnya adalah saling menasehati, tolong menolong dalam kebaikan, serta berwasiat dengan kebenaran dan kesabaran.

Hal ini seperti tercantum dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala. “Dan tolong-menolonglah Sobat Cahaya Islami dalam (mengerjakan) suatu kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Bertaqwalah Sobat Cahaya Islami kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksaNya.” (Al-Ma’idah : 2)

Cara Menasehati Orang agar Bertaubat

Ayat sebelumnya telah menunjukkan betapa wajibnya saling menasehati serta saling tolong menolong dalam kebaikan. Bahkan, saling berwasiat dengan kebenaran. Berikut cara menasehati orang agar bertaubat yang mudah, antara lain:

1. Mengajaknya dalam Kebaikan

Apabila seorang muslim telah melihat saudaranya tengah malas melaksanakan apa yang telah diwajibkan Allah atasnya, maka Sobat Cahaya Islami wajib sekali menasehatinya. Selain itu, juga bisa mengajaknya kepada kebaikan serta mencegahnya dari kemungkaran sehingga orang itu menjadi baik.

Kemudian, kebaikan akan tampak lebih jelas sementara keburukan akan sirna. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam saat itu telah bersabda, bahwasannya:

“Barangsiapa di antara Sobat Cahaya Islami tersebut melihat suatu kemungkaran, maka sudah seharusnya bisa merubahnya dengan tangannya. Namun, jika tidak bisa maka dengan lisannya. Sementara itu, jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman.”

Namun, jika selama Sobat Cahaya Islami menasehatinya dan mengarahkannya kepada kebaikan. Dirinya malah semakin menampakkan kemaksiatan, maka hendaknya wajib menjauhinya dan tidak lagi bergaul dengannya.

2. Mendorong Orang Lain yang Lebih Berpengaruh

Di samping itu, Sobat Cahaya Islami juga bisa mendorong orang lain yang lebih berpengaruh dan lebih dihormati oleh orang tersebut, untuk turut menasehatinya dan mengajaknya ke jalan Allah. Mudah-mudahan dengan begitu orang tersebut juga akan memberikannya manfaat.

Apabila Sobat Cahaya Islami mendapati bahwa penjauhan itu malah semakin memperburuk. Atau memandang bahwa tetap menjalin hubungan dengannya itu lebih bermanfaat baginya.

Dengan tujuan untuk perkara agamanya dan lebih sedikit keburukannya, maka jangan Sobat Cahaya Islami jauhi.

Hal ini karena penjauhan ini dimaksudkan sebagai terapi, yaitu obatnya. Namun, apabila itu tidak berguna dan malah semakin memperparah penyakitnya, maka sudah seharusnya Sobat Cahaya Islami melakukan yang lebih maslahat.

Di mana harus tetap berhubungan dengannya dan terus menerus menasehatinya. Selain itu, juga mengajaknya kepada kebaikan dan mencegahnya dari keburukan. Namun, tidak menjadikannya sebagai kawan atau teman dekat.

3. Doakan

Cara menasehati orang agar bertaubat

Doakan orang tersebut agar dirinya bisa diberikan hidayah serta kemudahan untuk bertaubat. Doa merupakan salah satu senjata orang beriman dan menjadi cara yang paling kuat untuk meminta pertolongan Allah.

Sebutkan nama orang tersebut dalam doa, lalu mintalah kepada Allah agar memberikan hidayah dan kelembutan hati kepadanya. Misalnya, Anda bisa berdoa. Dengan mendoakan dan menunjukkan dukungan yang tulus, tentu akan membantu membuka jalan baginya untuk kembali kepada Allah dengan hati penuh keikhlasan.

Mudah-mudahan Allah juga akan selalu memberikan manfaat dengan itu. Inilah cara menasehati orang agar bertaubat yang paling baik dalam kasus semacam ini. Cara ini tentunya berasal dari ucapan para ahli ilmu.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY