Pahala Membaca Bacaan Al-Quran – Ketika mendengarkan seseorang yang sedang membaca Al-Qur’an, kita pasti akan terbawa suasana. Apalagi orang tersebut membacanya dengan tajwid yang benar dan suara yang merdu. Ternyata, mendengarkan orang lain membaca Al-Qur’an juga mendatangkan pahala, lho!
Rasulullah Suka Mendengarkan Bacaan Ayat-ayat Al-Qur’an
Kita semua tahu bahwa Allah menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad. Kemudian, beliau menyampaikannya kepada umat manusia. Jadi, Rasulullah adalah cerminan dari kalamullah. Bahkan, beliau mendapat julukan Al-Qur’an hidup. Namun, beliau suka jika orang lain membacakan ayat-ayat Al-Qur’an untuknya. Sebagaimana Riwayat hadits dari Abdullah berikut:
اقْرَأْ عَلَىَّ الْقُرْآنَ ”. قُلْتُ آقْرَأُ عَلَيْكَ وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ قَالَ ” إِنِّي أُحِبُّ أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي ”
“Bacalah Al-Qur’an untukku!” Aku (Abdullah) berkata: “Wahai Rasulullah, aku bacakan untukmu, padahal Al-Qur’an diturunkan untukmu?” Rasulullah menjawab: “Aku sangat suka mendengarkannya dari selainku.” (1)
Jadi, mendengarkan orang lain yang sedang membacan Al-Qur’an termasuk sunnah Rasul. Oleh karena itu, hendaknya kita suka ketika ada orang lain tadarus Al-Qur’an. Saat mendengarkannya, kita pun harus mendengarkannya dengan seksama, bukan malah sambil main HP atau ngobrol dengan orang lain.
Pahala Mendengarkan Bacaan Al-Quran dari Orang Lain


Penting untuk mengetahui manfaat dan adab mendengarkan bacaan Al-Qur’an. Dalam hal ini, Allah berfirman:
وَاِذَا قُرِئَ الْقُرْاٰنُ فَاسْتَمِعُوْا لَهٗ وَاَنْصِتُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
“Apabila dibacakan Al-Qur’an, dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapat Rahmat.” (2)
Di sini, Allah menyuruh kita diam dan mendengarkan ketika ada orang lain membaca ayat-ayat Al-Qur’an. Hal ini berlaku baik dalam shalat berjamaah maupun di luar shalat. Dengan ikut mendengarkannya, kita akan mendapatkan Rahmat dari Allah.
Maka, jangan sampai kita kehilangan kesempatan besar mendapatkan Rahmat Allah. Pasalnya, mendengarkan bacaan Al-Qur’an dari orang lain sangatlah mudah dan sederhana. Akan sangat rugi jika kita menyia-nyiakannya.
Mendengarkan Bacaan Kitab Suci Al-Qur’an Menambah Keimanan
Paham atau tidak paham, mendengarkan bacaan Al-Qur’an akan berdampak pada keimanan kita. Bagi orang yang belum beriman, mereka bisa tersentuh hatinya dan menjadi beriman hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Bagi kita yang sudah beriman, hal itu bisa menambah dan menguatkan keimanan. Perhatikan firman Allah berikut ini:
اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَاِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ اٰيٰتُهٗ زَادَتْهُمْ اِيْمَانًا
“Sungguh orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, maka bergetar hatinya. Dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, maka bertambah (kuat) imannya.” (3)
Jadi, jika kita ingin iman kita bertambah kuat, hendaknya kita sering-sering mendengarkan bacaan Al-Qur’an.
Referensi:
(1) Sahih al-Bukhari 5049
(2) Al-A’raf Ayat 204
(3) Al-Anfal Ayat 2
































