Membina Hubungan yang Harmonis di dalam Keluarga ala Islam

0
1202
membina hubungan yang harmonis

Membina hubungan yang harmonis – Di dalam sebuah keluarga, salah satu proyek yang perlu diselesaikan yakni bagaimana caranya membina hubungan yang harmonis di dalam keluarga. Keharmonisan tentu tidak dapat diwujudkan oleh satu atau dua orang anggota keluarga saja.

Sobat Cahaya Islam, membina hubungan yang harmonis dapat dilakukan dengan banyak hal. Tentu akan ada banyak manfaat jika hal tersebut terwujud di dalamnya.

Manfaat Membina Hubungan yang Harmonis

Membina hubungan yang harmonis membutuhkan sinergitas dari berbagai pihak yang menjadi keluarga baik secara internal maupun lingkungan eksternal.

Dari internal misalnya, seluruh anggota keluarga harus memahami bahwa keharmonisan bisa dirasakan apabila semua berusaha untuk dapat berinteraksi secara damai.

Adapun manfaatnya tentu banyak. Misal, keluarga akan semakin harmonis dan lebih dekat. Biasanya seseorang yang dekat dengan keluarga akan lebih bisa merasa percaya diri sebab sudah mendapatkan cukup motivasi dari keluarga.

Selain itu, hubungan yang harmonis dalam keluarga bisa menjadi jembatan bagi para angota untuk mendapatkan keberkahan dari Allah Ta’ala.

Di dalam Islam, hubungan yang harmonis adalah sesuatu yang diwajibkan agar bisa diterapkan oleh umat muslimin.

Dengan membina hubungan yang harmonis, maka rasa kebencian maupun dengki tidak akan menjangkiti keluarga kaum muslimin.

Banyaknya fenomena sekarang yakni kemunculan persaingan antar keluarga yang berusaha untuk saling menunjukkan harta. Selain itu juga malah menunjukkan persaingan prestasi para juaranya. Naudzubillah.

Apalagi dengan tren kecanggihan teknologi sekarang, malah banyak yang saling menunjukkan glamournya kehidupan, bahkan para anggota keluarga saling tampak bersaing. Padahal harusnya teknologi menjadi jembatan untuk meningkatkan harmonisasi antar keluarga.

Tips Membangun Hubungan Harmonis dalam Keluarga

Untuk membangun hubungan yang harmonis, ada beberapa hal yang bisa dilakukan :

1.    Membangun Komitmen

Hal pertama yang bisa dilakukan di awal yakni saling membangun komitmen bersama dengan keluarga. Sebelum mewujudkan harmonisasi, bisa disepakati terkait hal – hal yang bisa merusak ketentraman dan kenyamanan. Seperti misalnya guru mengawali pembelajaran dengan kesepakatan kelas selama belajar.

membina hubungan yang harmonis

Proses membangun komitmen sama halnya dengan proses pembelajaran keilmuan sehingga yang melakukannya tentu akan mendapat kemuliaan. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Al Mujadilah ayat 11 yakni sebagai berikut :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

2.    Meluangkan Waktu untuk Bersama

Selanjutnya, yakni berusaha untuk meluangkan waktu bersama. Dalam seminggu, tentu harus disepakati waktu yang bisa digunakan untuk berbagi kisah sambil minum teh maupun sekedar menonton tv di ruang keluarga. Hal ini tentu akan menguatkan sinergitas dan harmonisasi.

Apalagi bila terdapat inisiatif dari anggota keluarga untuk mengajak pergi di luar ruang dalam rangka meningkatkan keimanan.

membina hubungan yang harmonis

Kecintaan tersebut perlu ditumbuhkan sebagaimana perintah Allah Ta’ala untuk senantiasa menjaga keluarga dari panasnya api neraka. Yang mana terdapat dalam surat At Tahrim ayat 6 yakni :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

3.    Saling Mengekspresikan Rasa Kasih Sayang

Selanjutnya yakni setiap anggota keluarga berusaha untuk bisa mengekspresikan rasa kasih sayang. Kasih sayang yang dapat dirasakan sang anak maupun orangtua akan menjadi penyemangat kehidupan dan melanjutkan aktivitas harian.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan yang berkaitan dengan manfaat dan cara membina hubungan yang harmonis. Semoga ulasannya bermanfaat,

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY