Hukum Menulis Asmaul Husna di Kening Bayi Baru Lahir

0
12234
menulis asmaul husna

Menulis Asmaul Husna – Asmaul Husna adalah nama-nama baik yang dimiliki oleh Allah SWT. Namun bagaimana dengan hukumnya menulis asmaul husna di kening bayi baru lahir?

Kita tahu, sifat-sifat dalam Asmaul Husna milik Allah sangatlah berbeda dengan sifat manusia maupun makhluk hidup lainnya. Sebab, tidak ada satu pun makhluk yang mampu menyerupai Dia.

Penjelasan mengenai Asmaul Husna sendiri pun telah termaktub di dalam Alquran, salah satunya ada pada QS. Al-Isra ayat 110:

قُلِ ادْعُوا اللّٰهَ اَوِ ادْعُوا الرَّحْمٰنَۗ اَيًّا مَّا تَدْعُوْا فَلَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذٰلِكَ سَبِيْلًا

“Katakanlah (Muhammad), “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu dapat menyeru, karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asma‘ul husna) dan janganlah engkau mengeraskan suaramu dalam salat dan janganlah (pula) merendahkannya dan usahakan jalan tengah di antara kedua itu.”

Oleh sebab itu pula, nama-nama Allah dalam Asmaul Husna cenderung berbentuk superlatif atau bentuk kata yang menyatakan paling.

Hukum Menulis Asmaul Husna di Kening Bayi Baru Lahir

Mengenai hukum penulisan Asmaul Husna sendiri, tidak ada waridnya sama sekali baik di dalam Quran maupun hadits. Akan tetapi, banyak sekali dari para masyaikh melakukannya.

menulis asmaul husna

Biasanya dengan cara menulis Asmaul Husna satu persatu di dahi bayi setiap hari mulai dari baru lahir.

Demikian itu pula, alasannya tak lain adalah istihsan, yakni menganggap baik perbuatan itu dengan beberapa tujuan di dalamnya. Apa saja? Demikian ulasannya.

1.      Mencari Keberkahan

Banyak orang tua yang memilih menuliskan nama-nama Allah SWT di kening bayinya agar bisa memperoleh keberkahan. 

Meskipun tidak wajib, bagi yang ingin melakukannya pun diperbolehkan. Serta tidak ada larangan bagi yang enggan melakukan itu.

Ini pun bukan menjadi termasuk salah satu ibadah, namun apabila pada niatnya benar dan baik. Maka Allah pun akan memberikan keberkahan pada hidup sang bayi kelak. InsyaAllah.

2.      Harapan Memiliki Sifat yang Baik

Tujuan yang kedua adalah berharap bahwa sang bayi kelak dapat memiliki sifat-sifat baik seperti sifatnya Allah Ta’ala yang ditulis pada keningnya tersebut.

Mengingat hal itu merupakan perbuatan baik yang tidak dengan sembarang pula diletakkan pada sembarang tempat.

Jadi, tidak ditulis di bagian tubuh anak yang hina, najis dan kotor. Bahkan bisa diartikan penulisannya pun di bagian yang tidak bisa terjamah oleh hal-hal yang dikhawatirkan di atas.

Tak hanya itu, tulisan Asmaul Husna juga harus senantiasa dijaga. Sebab, ada nama-nama Allah SWT yang harus diagungkan setiap saat dan tidak boleh direndahkan.

menulis asmaul husna

Apabila akan masuk ke kamar mandi atau WC, maka harus dihapus terlebih dahulu. Tak lain supaya nama Allah pun tidak sampai terkena najis atau semisalnya.

Nah, Sobat Cahaya Islam, jumlah dari Asmaul Husna yang terkenal ada 99. Meskipun banyak yang berpendapat bahwa ada 100, 200, 1000 bahkan mengatakan jika jumlahnya tidak terhitung.

Namun jumlah bukanlah hal yang terpenting dalam mengenal nama Allah, melainkan mengetahui mengenai hakikat DzatNya yang Maha Mulia adalah yang paling utama.

Dari total 99 yang ada, maknanya sangat berbeda-beda tetapi seluruhnya sempurna. Bahkan sudah dikelompokkan supaya kita pun lebih mudah memahami dan mempelajarinya.

Adapun bukti adanya Asmaul Husna diterangkan dalam Al Quran Surah Taha ayat 8 yang berbunyi,

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ

Artinya: “(Dialah) Allah, tidak ada tuhan selain Dia, yang mempunyai nama-nama yang terbaik.”

Selain itu, kepemilikan Asmaul Husna bagiNya juga termaktub dalam surat Al A’raf ayat 180. Ayat ini juga menjelaskan salah satu kedudukan Asmaul Husna dalam memanjatkan doa kepadaNya,

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ فَادْعُوهُ بِهَا ۖ وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ ۚ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Artinya: “Dan Allah memiliki Asma’ul-husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya Asma’ul-husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalah artikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”

Demikian di atas merupakan uraian mengenai bagaimana hukumnya menulis Asmaul Husna pada kening bayi yang baru lahir. Semoga artikel ini memberikan manfaat bagi kita semua.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY