Peran Ibu dalam Membentuk Akhlak Keluarga

0
389
peran ibu dalam membentuk akhlak keluarga

Peran ibu dalam membentuk akhlak keluarga – Keluarga merupakan unit terkecil yang berperan penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian seorang muslim. Peran ibu dalam membentuk akhlak keluarga menjadi posisi yang vital dan tak tergantikan. Tugas ibu sangat kompleks dalam membentuk dan memelihara harmoni keluarga.

Peran Ibu dalam Membentuk Akhlak Keluarga

Peran seorang ibu dijelaskan dalam Al Qur’an sangat besar dan menginspirasi. Ibu tidak hanya bertindak sebagai sosok yang telah melahirkan anak, melainkan guru pertama yang menanamkan nilai-nilai keimanan. Peran ibu dalam keluarga dari sisi Islam sangat penting untuk membentuk karakter dan masa depan anak-anak. 

peran ibu dalam membentuk akhlak keluarga

Allah menggambarkan kasih sayang ibu sangat luar biasa dan mewajibkan Sobat untuk selalu berbuat baik kepada orang tua. Penghormatan kepada ibu dalam ayat Al Qur’an salah satunya terdapat pada ayat berikut ini:

Kami mewasiatkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. (Wasiat Kami,) “Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu.” Hanya kepada-Ku (kamu) kembali.” 1

Kepribadian atau karakter anak terbentuk dari orang-orang terdekat dan mendapatkan pengaruh dari lingkungan tempat dibesarkan. Usia dini sebagai usia kritis dalam membentuk karakter seseorang. Sebab, pada usia 0 hingga 6 tahun, otak anak berkembang hingga 80 persen.

Peran ibu dalam membentuk akhlak terutama usia dini sangat penting, sebab otak anak menerima dan menyerap segala macam informasi. Pengalaman anak pada saat awal kehidupan sangat menentukan karakter anak di masa depan. Pada usia ini, peranan ibu sangat penting untuk memberikan pendidikan karakter bagi diri anak. 

Peran ibu dalam keluarga menurut Islam harus bisa menanamkan nilai-nilai moral, akhlak, dan agama. Berikut ini peranan ibu yang berperan dalam pembentukan akhlak anak-anak:

1. Ibu Sebagai Madrasah Pertama

Mengapa ibu mendapatkan julukan madrasah pertama? Madrasah dalam bahasa Arab artinya sekolah. Dalam kehidupan, rumah merupakan pendidikan pertama yang orang tua berikan, khususnya ibu. Selama di dalam kandungan bahkan secara tidak langsung ibu telah mengajarkan buat hatinya tentang kasih sayang dan cinta. 

Suatu kecerdasan pada diri anak tidak terlepas dari peran ibu dalam membentuk akhlak keluarga. Sosok perempuan sebagai ibu rumah tangga memiliki waktu luang, sehingga anak merasa lebih dekat. Ibu memiliki kewajiban mengajarkan kebaikan pada sang anak. 

Seorang ibu sebagai madrasah pertama untuk anak, oleh karena itu membutuhkan keterampilan dan sifat yang membentuk kecerdasan. Keterampilan dan kecerdasan sobat bentuk saat menjadi seorang ibu. Sejatinya wanita sudah memiliki sifat keibuan karena meniru sosok ibunya. 

2. Tugas Ibu Mendidik Anak-anaknya

Peran ibu dalam membentuk akhlak keluarga tak terlepas dari tugas mendidik anak-anaknya. Peranan ibu mendidik anak-anaknya merupakan bentuk amal paling utama daripada sedekah sebagaimana hadits berikut ini:

Seseorang yang mengajari anaknya tentang kebaikan adalah lebih baik baginya daripada ia bersedekah sebanyak satu sha’. 2

Hadits ini menegaskan bahwa anak mengenal kebaikan dan nilai-nilai Islam dari sang ibu. Amalan ini mendapatkan pahala besar di sisi Allah. Saat mendidik dan menanamkan akhlak dalam keluarga tidak hanya melalui memberi nasihat, melainkan juga memberikan teladan. Sebab, anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat. 

peran ibu dalam membentuk akhlak keluarga

Ibu harus menunjukkan akhlak yang baik, seperti sikap penyayang, kesabaran, dan ikhlas. Salah satu teladan yang bisa Sobat jadikan pelajaran yaitu perjuangan Maryam. Meskipun menghadapi cobaan berat karena melahirkan anak tanpa suami, Maryam tetap berserah diri. Ini menjadi contoh seorang ibu harus tetap tegar saat menghadapi ujian hidup.

Memahami peran ibu dalam membentuk akhlak keluarga tidak hanya menanamkan, namun juga menjadi teladan. Oleh karena itu, Islam dalam Al Qur’an maupun hadits menempatkan posisi ibu paling tinggi dan menghormatinya.


  1. (Surah Luqman 31:14) ↩︎
  2. (HR. Tirmidzi No. 1951) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY