Bahaya Ambisi Dunia – Tidak ada yang salah apabila seseorang ingin mendapatkan hidup yang nyaman selama masih hidup namun ketahui juga tentang bahaya ambisi dunia.
Ambisi adalah hal yang tidak sepenuhnya buruk, sebab bisa memacu diri untuk melakukan segala sesuatu dengan semaksimal mungkin demi mendapatkan apa yang diharapkan.
Namun sering kali kita jumpai, orang-orang yang senang pada kemewahan dunia menjadi lupa akan iman di dalam dadanya.
Selain itu, mereka juga akan lupa dengan urusan yang lebih penting yakni akhirat karena terlalu memaksakan ambisi yang ada dalam hatinya.
Maka sudah sepatutnya untuk tidak berambisi besar pada kegembiraan duniawi dan sebaiknya dikejar dengan sekedarnya saja.
Karena dunia hanyalah tempat singgah belaka yang berfungsi untuk mengumpulkan segala amal kebaikan.
Kendati demikian, dalam menjalani hidup juga harus memiliki keinginan serta melakukan ikhtiar yang sungguh-sungguh untuk bisa mencapainya.
Yang perlu diingat hanyalah jangan sampai ambisi tersebut berdampak negatif pada diri sendiri.
Dampak Negatif Ambisi Terhadap Dunia
Nah, Sobat Cahaya Islam, ada beberapa dampak negatif yang sangat berbahaya bagi seseorang yang selalu mengedepankan ambisinya pada dunia belaka. Apa saja?
Pudarnya Rasa Bahagia
Orang yang hanya berambisi pada dunia, pastinya membuatnya sibuk untuk terus meniti karir hingga berbuah kesuksesan.
Padahal yang tidak boleh terlewatkan juga dalam meluangkan waktu untuk mensyukuri nikmat Allah SWT yang sudah memberikan kita segala kecukupan.
Orang yang hanya terobsesi pada ambisi di dalam hatinya pasti hampa dan jarang merasakan bahagia.
Jika perasaan bahagia tersebut memudar maka bisa saja orang tersebut menjadi pribadi yang anti sosial dan skeptic pada semua yang berada di sekitarnya.
Suka Memandang Rendah
Orang yang berambisi tidak akan tertarik dan cenderung menghindari pergaulan dengan orang-orang yang hidupnya santai.
Parahnya adalah hanya mau berteman dengan segelintir orang yang mempunyai ambisi atau target hidup serupa.


Terlebih lagi akan memandang rendah orang-orang yang ada di bawah posisi serta pencapaian dalam hidupnya.
Tak jarang, mereka bersikap sewenang-wenang seperti orang lain adalah bawahannya, hal tersebut sangat dibenci oleh Allah SWT.
إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِي الْأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَسْتَضْعِفُ طَائِفَةً مِنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَاءَهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ إِنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ
“Sungguh Fir’aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya Fir’aun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-Qoshos: 4)
Terlalu Menuntut
Seseorang dengan sifat ambisius tentu saja tidak menyukai mereka yang tidak bekerja dengan cepat dan tepat.
Sehingga dia menuntut agar pekerjaan dari orang lain agar segera diselesaikan tanpa memberinya waktu untuk sedikit lepas dari kesibukan.
Dia juga hanya mementingkan hasil daripada proses sehingga ada potensi untuk menyingkirkan pesaing atau lawan dengan cara yang culas.
Susah Merasa Puas
Dampak buruk yang terakhir adalah susah merasakan kepuasan dari setiap hasil yang diterimanya.
Orang ambisius hanya akan merasa kurang dan kemudian memacu kembali agar bisa memperoleh yang lebih dari itu.


Dalam hatinya juga dipenuhi oleh sifat kompetitif yang hanya bisa puas apabila sudah berada di atas awan, artinya berada yang paling unggul dibandingkan semua orang.
Serta berusaha untuk menunjukkan pada mereka bahwa dirinya hebat tanpa memiliki kekurangan sama sekali.
Demikian di atas adalah ulasan mengenai bahaya ambisi dunia yang harus dikontrol agar tidak membuatnya kehilangan nikmat hidup.































