Tips Pentingnya Mendidik Anak: Bukan Mengajar, tapi Mendidik!

0
940

Sahabat Cahayaislam, tentunya kita semua tahu bahwa anak memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan kita. Selain amanah dari Allah, anak merupakan ladang emas bagi kita, dalam artian sumber aliran pahala bagi kita jika kita mampu menjadikannya sholih maupun sholihah. Anak juga merupakan ujung tombak perjuangan generasi di masa depan, yang mana nantinya mereka akan mengemban tugas besar sebagai penerus, pemimpin di masa yang akan datang. Dengan adanya tugas yang akan mereka dapatkan ini, maka sudah sewajarnyalah kita sebagai orang tua, pakar pendidik, muballigh muballighot, dan juga sebagai orang-orang yang peduli akan proses belajar mereka, menyadari betul pentingnya mendidik anak dengan cara yang baik dan tentunya tidak terlepas dari unsur islami.

Lalu sahabat, bagaimanakah sebenarnya cara mendidik anak yang baik itu? Untuk hal ini, tentunya kita dapat meneladani Rasulullah SAW, yang mana beliau sangat menekankan pentingnya mendidik anak dalam Islam, terutama berkait dengan ketauhidan serta pembiasan beribadah sejak dini, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang artinya seperti berikut ini:

Rasulullah bersabda: Perintahkanlah anak-anakmu untuk melakukan sholat di waktu mereka berumur tujuh tahun dan pukullah mereka, jika melalaikan sholat di waktu mereka berumur sepuluh tahun. Juga pisahkan tempat tidur mereka saat itu. (HR Abi Daud)

Kalimat “pukullah mereka, jika melalaikan sholat di waktu mereka berumur sepuluh tahun” bukan berarti perintah untuk memukul dengan kekerasan, namun itu adalah wujud pentingnya mendidik anak untuk mengerjakan sholat, bukan hanya sekedar mengajari mereka tatacara sholat. Memukul yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah pukulan lembut dengan tujuan agar anak mengerti bahwa sholat bukanlah sesuatu yang bisa ditinggalkan, bahwa sholat merupakan tiangnya agama, sehingga perlu ditegakkan secara tertib dan tepat waktu.

Nah, sahabat, cara mendidik anak dalam Islam yang Rasulullah contohkan menunjukkan betapa pentingnya bagi kita untuk mendidik, mengarahkan dan mendampingi anak untuk menjadi anak yang alim, faqih, berakhlaqul karimah, serta mandiri. Lalu, selagi mendidik anak dengan cara islami, sikap-sikap apa yang perlu kita tanamkan dalam diri kita? Mari kita simak sedikit penjelasan yang telah ukhti Putri Aulia Tim Cahayaislam siapkan di bawah ini.

Berusaha menggapai kefahaman

Sahabat, yang dinamakan pendidikan bukanlah hanya sekedar proses transfer ilmu, membuat anak pandai menghafal, menulis, membaca dan sebagainya, melainkan kita perlu berorientasi pada penanaman kefahaman pada anak, yang kemudian ditunjukkan dengan adanya perubahan tingkah laku menjadi lebih baik daripada sebelumnya, berdasarkan ilmu yang sudah anak dapatkan. Singkatnya, pentingnya mendidik anak yang berorientasi pada kefahaman berarti bahwa kita harus mampu mengarahkan anak untuk mengaplikasikan ilmu yang dia miliki dalam kehidupannya.

Mau memberi dan menerima motivasi

Pentingnya mendidik anak tidak pernah dapat terlepas dari unsur motivasi. Sebelum memberikan motivasi pada anak, tentunya kita harus mampu memotivasi diri kita sendiri terlebih dahulu. Karena anak adalah amanah dari Allah, maka mendidik anak pun juga merupakan amanah yang mulia, dan Allah tidak akan membalas apa yang kita lakukan dengan percuma, berdasarkan Hadits Riwayat Ibnu Majah yang artinya:

Barang siapa yang mengajarkan ilmu maka baginya pahala orang yang mengamalkan ilmunya tanpa mengurangi pahala orang yang mengamalkan.

Dengan demikian, sahabat, sudah sepatutnyalah kita bersyukur dan merasa bangga karena dengan mendidik anak, Allah memberikan kesempatan bagi kita untuk beramal jariyah. Tak lupa juga kita harus selalu memotivasi anak untuk terus semangat dalam mencari ilmu dan juga mengamalkannya.

Berusaha menjadi teladan yang baik

Sahabat Cahayaislam, dalam mendidik anak, adalah hal yang penting untuk memberikan contoh yang baik melalui perilaku nyata, bukan hanya sekedar kata-kata. Pentingnya mendidik anak yang diwujudkan dalam teladan yang baik akan mengarahkan anak untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang baik pula. Namun sebaliknya, jika kita tidak mampu menjadi teladan yang baik bagi anak, maka itu akan merendahkan martabat kita dalam pandangan anak, dan bahkan kita berdosa karenanya.

Sekiranya itulah sedikit penjelasan mengenai pentingnya mendidik anak dengan cara Islami dan sikap-sikap yang perlu kita tanamkan pada diri sendiri untuk keberhasilan pendidikan anak. Semoga bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!