The Glory Season 2 Ceritakan Bullying, Ternyata ada Istilahnya dalam Al Quran

0
302
The Glory season 2

The Glory season 2 – Banyak drama on going yang menarik perhatian banyak orang di dunia termasuk Indonesia. Di antara drama tersebut, ada drakor berjudul The Glory season 2 yang banyak orang nantikan.

The Glory menarik perhatian karena menghadirkan banyak pemeran populer. Tak heran banyak yang menantikan musim kedua drama Korea tersebut.

Sinopsis The Glory Season 2

Drama The Glory season 2 menceritakan tentang pembullyan yang terjadi di Korea Selatan. Karena aksi pembullyan itulah, karakter bernama Moon Dong Eun membalaskan dendam.

The Glory 2 melanjutkan kisah calon arsitek muda yang mengalami pembullyan parah. Hal ini pun membuatnya harus putus sekolah.

Kendati demikian, para pelaku pembullynya dahulu justru menjalani kehidupan sehari-hari dengan bahaya dan normal. Karena itulah, ia menciptakan jalan untuk membalaskan dendam.

Untuk melakukan aksi balas dendam terhadap pelaku pembully, dia pun melakukan perencanaan yang rumit hingga bertahun-tahun. Bahkan calon arsitek tersebut sampai rela menjadi guru dan wali kelas anak dari orang yang sudah membullynya dahulu.

Karena itulah banyak orang yang merasa penasaran apakah ia berhasil membalaskan rasa sakitnya atas bully yang sudah dia alami.

Pembullyan di Dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, apa yang diceritakan dalam drama Korea The Glory season 2 merupakan hal yang umum terjadi karena tentang pembullyan. Saat ini, tak hanya di Korea Selatan, di Indonesia juga sering kali terjadi aksi pembullyan terutama di sekolah.

Bentuk pembullyannya sangat beragam dan semakin mengerikan. Para siswa sering merundung, mengejek, sampai melakukan pelanggaran baik secara verbal maupun lisan.

Padahal islam sudah mengajarkan agar umatnya senantiasa berdamai dan tidak saling bermusuhan apalagi mengejek. Oleh sebab itulah, bully merupakan hal yang jelas dilanggar dan tak boleh terjadi dalam agama islam.

Apalagi, bullying merupakan aksi yang berdampak terhadap psikologis sampai mengancam nyawa. Sudah banyak korban yang terdampak baik dari segi psikologi maupun nyawanya.

Istilah Bullying dalam Islam

Sebagai informasi, bullying adalah perilaku agresif yang melibatkan bermacam perlakuan. Rupanya aksi bullying ini ada dalam kitab suci umat islam yakni Al Quran.

Di dalam Al Quran setidaknya terdapat beberapa istilah yang termasuk dalam kategori bullying antara lain:

1.       Sakhr

Istilah bullying yang pertama ada sakhr. Adapun arti dari sakhr yakni mengejek dan merendahkan. Di dalam Al Quran terdapat istilah tersebut saat menyinggung para umat Nabi Nuh yang justru mengejek sang nabi saat hendak membuat bahtera perahu.

The Glory season 2

Ini tertuang dalam QS Hud ayat 38 yang berbunyi:

 Artinya, “Mulailah Nuh membuat bahtera. Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan meliwati Nuh, mereka mengejeknya. Berkatalah Nuh: “Jika kamu mengejek kami, maka sesungguhnya kami (pun) mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek (kami).” (QS Hud : 38)

2.       Istihza

Istilah perilaku bullying berikutnya dalam islam ada istihza. Arti dari istilah istihza yaitu mengolok-olok.

Istihza berada dalam QS Al Baqarah ayat 14 yang berbunyi:

 Artinya, “Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: “Kami telah beriman”. Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan: “Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok”. (QS Al-Baqarah :14).

3.       Talmiz

Adapun istilah berikutnya dari perilaku bullying dalam Al Quran adalah talmiz. Sebagai informasi, talmiz berarti saling mencela.

The Glory season 2

Istilah tersebut berada dalam QS Al Hujurat ayat 11 yang berbunyi:

 Artinya, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS al-Hujurat: 11).

Ketiga istilah tersebut tentu bukan perbuatan baik dan tidak diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Karena itulah, para manusia penting untuk menjaga kedamaian dan tidak membully seperti dalam drama Korea The Glory season 2.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY