Tersangka Kasus Mutilasi Rinaldi Akan Tes Kejiwaan, Tahukah? Ini Bahaya Sifat Tamak Terhadap Harta Menurut Islam!

0
34
Tersangka Kasus Mutilasi dan Pandangan Islam

Tersangka kasus mutilasi – Beberapa waktu lalu berita penemuan jasad korban mutilasi 11 bagian menghebohkan masyarakat. Dimana diketahui bahwa korban adalah seorang pemuda bernama Rinaldi Harley Wismanu yang sempat dilaporkan hilang. Tersangka dari pembunuhan sekaligus tindakan mutilasi ini segera tertangkap sebelum sempat menguburkan jasad tersebut. Kedua tersangka merupakan pasangan yang kabarnya sudah merencanakan tindakan pembunuhan ini. Sehingga menyusun rencana untuk kemudian menguasai harta korban.

Tersangka Kasus Mutilasi dan Pandangan Islam

Rinaldi dikenal sebagai seorang pemuda yang terbilang cukup sukses secara finansial. Korban kemudian mengenal tersangka Laeli Atik Supriyanti di aplikasi kencan Tinder. Sampai akhirnya berencana untuk bertemu dan mendorong rencana pembunuhan terhadap korban untuk menguasai harta korban. Dalam islam, pembunuhan merupakan perbuatan keji yang jelas hukumnya dilarang atau diharamkan. Apapun alasannya, pembunuhan tidak dibenarkan.

وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا

Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.

Tersangka Kasus Mutilasi Rinaldi Akan Tes Kejiwaan dan Begini Jadinya Jika Memelihara Sifat Tamak Terhadap Harta!

Tersangka Kasus Mutilasi dan Sifat Tamak Harta Menurut Islam

Tersangka kasus mutilasi Rinaldi ini akan diperiksa kejiwaannya oleh pihak kepolisian. Keduanya merupakan pasangan yang dengan tega merencanakan pembunuhan hanya demi harta. Bahkan memutilasi jasad korban menjadi 11 bagian. Tentu saja ini adalah perbuatan keji dan melanggar syariat islam. Islam sendiri dengan tegas melarang tindakan membunuh. Harta memang kesenangan duniawi yang disenangi oleh setiap orang. Namun kecintaan yang berlebihan atau sifat tamak terhadap harta bisa menyebabkan kita terjerumus dalam kebinasaan.

اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.

Dalam ayat ini dijelaskan bahwasanya kehidupan dunia bisa melalaikan. Itu sebabnya segala hal yang berkaitan dengan kesenangan duniawi hanyalah semu. Sementara masih ada akhirat yang harus dikejar, bukan justru mengejar kesenangan dunia yang bisa menjerumuskan kita pada perbuatan dosa dan bahkan kebinasaan. Seperti halnya mencintai harta berlebihan, tahukah bahaya dari sifat tamak dan serakah sobat CahayaIslam?

Lalai dan Melupakan Akhirat

Tersangka Kasus Mutilasi Tes Kejiwaan dan Bahaya Sifat Tamak

Sifat tamak atau mencintai harta secara berlebihan bisa menjadikan seseorang lalai dan bahkan melupakan akhirat. Padahal sebagai seorang muslim, kita diberikan umur untuk hidup tidak lain adalah untuk memperbanyak amal shalih sebagai bekal di akhirat nanti. Fokus terhadap harta yang tidak kekal hanya akan membuat kita merugi.

Terjerumus Dalam Kemaksiatan

Terlalu mencintai harta secara berlebihan bisa menjerumuskan kita dalam perbuatan maksiat. Kenapa? karena pada akhirnya, seseorang akan menghalalkan segala cara hanya untuk mendapatkan kekayaan dan harta. Seperti halnya kasus pembunuhan yang terjadi dilatarbelakangi motif untuk menguasai harta. Naudzubillah.

Tersangka kasus mutilasi – Pihak kepolisian menyatakan akan dilakukan tes kejiwaan pada keduanya. Apalagi setelah tindakan keji yang dilakukan kedua tersangka. Sobat CahayaIslam, dari sini kita belajar untuk tidak terlalu mengejar kesenangan duniawi. Jangan sampai kita merugi hanya karena terlalu cinta terhadap harta.


Catatan Kaki:

(1) – Surat An-Nisa Ayat 93

(2) – Surat Al-Hadid Ayat 20

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!