Ada Adegan Panas di Series Kupu-Kupu Malam, Bagaimana Pandangan dalam Islam?

0
477
Series Kupu-Kupu Malam

Series Kupu-Kupu Malam – Saat ini, film series ini tengah menjadi salah satu serial yang tayang di platform We TV. Sesuai dengan judulnya, Kupu-Kupu Malam bercerita tentang dunia malam yang terjadi di sekitar.

Jika berbicara tentang Kupu-Kupu Malam, maka tak lepas dari dua karakter Laura dan Arif Dirgantara. Kedua karakter tersebut banyak terlibat adegan panas sampai memerankan hubungan intim.

Bahkan saat ini Kupu-Kupu Malam menjadi series yang paling banyak penonton cari. Tak heran jika serial tersebut menjadi trending di berbagai sosial media sampai google.

Michelle Ziudith memerankan karakter Laura, yaitu wanita pekerja seks atau PSK yang rela menjual tubuhnya. Alasan Laura sampai menjual tubuhnya untuk membiayai sang adik yang tengah sakit kritis di rumah sakit.

Orang tua Laura sudah meninggal dunia sehingga dia harus banting tulang demi kesembuhan adiknya, Dani. Pada suatu ketika, Laura mendapat client bernama Arif Dirgantara yang diperankan oleh aktor Lukman Sardi.

Sontak saja pertemuan antara Arif dengan Laura banyak menyita perhatian penonton. Pasalnya dalam series Kupu-Kupu Malam, keduanya terlibat adegan panas.

Arief sendiri menjadi seorang laki-laki paruh baya yang menyewa jasa PSK yaitu Laura dan menghabiskan malam berdua. Bahkan adegan intim keduanya beberapa kali terlihat di sejumlah cuplikan video sosial media.

Pandangan Islam Terhadap Tayangan Dewasa Seperti Series Kupu-Kupu Malam

Tampaknya banyak orang yang mencari tayangan series Kupu-Kupu Malam lantaran adegan panas di dalam tayangan tersebut. Lantas bagaimana pandangan islam terhadap tayangan yang mengandung adegan dewasa?

Agama islam sendiri dengan tegas menjadi agama yang menolak tentang kerusakan dan mendukung kebaikan bersama. Dalam akal sehat, menyaksikan film bernuansa pornografi pastinya akan merasa bahwa itu bukan hal baik.

Terlebih dalam kerangka hukum menyaksikan film dewasa dalam islam, pasti akan menakutkan ancamannya. Allah SWT berfirman dalam Al Qurán:

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ (٣٠)وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الإرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ وَلا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (٣١)

Artinya; “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat”

”Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya” (Qs. An-Nuur; 30-31)menakutkanapa alasan dilarangnya menyaksikan tayangan dewasa sendiri seperti:

1.       Membenarkan Dosa Zina

Sesuai dengan namanya, film dewasa yang Anda saksikan mengandung perzinaan. Pasalnya adegan yang tersaji adalah mereka yang tidak terikat hubungan pernikahan.

Membeli sampai menonton film dewasa seperti bentuk keridhaan terhadap kemungkaran. Selain itu hal ini juga termasuk pembiaraan terhadap tersebarnya perzinaan di tengah masyarakat.

Bahkan semua yang berhubungan dengan film dewasa merupakan perkara haram. Hal tersebut mulai dari proses produksi, pengedaran apalagi menontonnya.

2.       Zina Mata

Menonton tayangan porno sendiri juga termasuk zina yaitu zina mata. Hal ini karena penonton memandang aurat bukan mahram bahkan aurat besar. Nabi Muhammad SAW bersabda:

 إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ حَظَّهُ مِنْ الزِّنَا أَدْرَكَ ذَلِكَ لَا مَحَالَةَ فَزِنَا الْعَيْنِ النَّظَرُ وَزِنَا اللِّسَانِ الْمَنْطِقُ وَالنَّفْسُ تَمَنَّى وَتَشْتَهِي وَالْفَرْجُ يُصَدِّقُ ذَلِكَ أَوْ يُكَذِّبُهُ

 Sungguh Allâh telah menakdirkan untuk anak Adam bagiannya dari zina, ia tidak bisa lepas dari takdir yang tertulis untuknya. Zina mata adalah pandangan, zina lidah adalah percakapan (seputar zina, porno dll), jiwa berangan-angan dan menggelora, sedangkan kemaluan melakukan angan-angan itu atau meninggalkannya.” [HR al-Bukhâri no. 6243 dan Muslim no. 2657]


Maksud dari zina mata atau pandangan yaitu memandang kepada hal yang haram. Hal ini juga termasuk aurat, gambar atau video porno. Suami yang membiarkan istri berbuat maksiat atau memudahkan jalan maksiat terancam tidak masuk surga.

Series Kupu-Kupu Malam

3.       Meninggalkan Bayangan yang Tak Halal

Menyaksikan video dewasa juga akan meninggalkan bayangan yang tak halal untuk Anda bayangkan. Hal tersebut juga dapat menjadi pintu masuknya setan di masa depan.

Selain itu perbuatan ini juga berakibat hal yang buruk untuk para pelakunya. Dampak buruk itu mulai dari terbiasa melakukan maksiat, memutus urat malu dan masih banyak lagi.

Karena itulah ada baiknya Anda mulai mengurangi menonton tayangan dewasa seperti series Kupu-Kupu Malam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY