Menyegerakan Bayar Hutang, Apa Manfaatnnya?

0
132
menyegerakan bayar hutang

Cerama Agama – Sobat cahaya islami, setiap orang pasti merasakan memiliki hutang bukan? Jika ada pertanyaan ini pasti setiap orang di dunia pernah mengalaminya. Hutang merupakan suatu tindakan meminjamkan barang milik orang lain dengan perjanjian akan dikembalikan pada masa mendatang. Lalu apakah perlu menyegerakan bayar hutang?

Seorang yang berhutang biasanya melakukan tindakan ini lantaran terdesak. Orang tersebut sangat membutuhkan barang itu juga saat ini. Dalam ceramah agama islam, melakukan hutang kepada orang lain adalah boleh dilakukan. Akan tetapi, dalam syariat agama yang mulia ini mewanti – wanti umatnya agar mengembalikannya secepat mungkin.

Anjuran Menyegerakan Bayar Hutang dalam Ajaran Agama Islam

Islam memang menjadi agama yang sangat sempura di dunia. Hal ini bisa terjadi karena ajaran yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW mengajarkan semua sendi kehidupan manusia. Ajaran islam memberikan panduan bagi pemeluknya tentang bagamana cara bersikap dalam kehidupan di dunia.

Salah satu bab yang diatur oleh agama islam yakni tentang perkara hutang piutang. Hutang piutang merupakan sebuah hal yang sering dilakukan dalam kehidupan manusia. Dalam ceramah agama, tindakan ini memang boleh dilakukan. Akan tetapi bagi orang yang berhutang wajib berazam untuk mengembalikan atau melunasinya.

Sobat cahaya islami, menurut ceramah agama hutang termasuk hal yang teramat penting bagi manusia. Seorang muslim yang memiliki hutang terhadap orang lain, maka harus segera membayar. Tindakan untuk segera membayar hutang ini akan membuat orang yang memberi dan menerima pinjaman menjadi lebih nyaman.

Dalam syariat islam, seorang muslim yang berhutang diibaratkan jiwanya bergantung. Berbagai ceramah agama islam menyatakan jika hutang belum dilunasi, maka jiwa akan tentang tergantung. Oleh sebab itulah, maka tindakan melunasi hutang harus segera dilakukan. Hal ini sesuai dengan hadits riwayat tirmidzi nomer 1078 yang artinya:

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلاَنَ، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ، عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ ‏”‏ ‏.‏
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa: Utusan Allah berkata: “Jiwa orang beriman ditangguhkan oleh utangnya sampai diselesaikan untuknya.” [1]

Manfaat Segera Mengembalikan hutang Menurut Agama Islam

Sobat cahaya isalam, islam menjadi salah satu agama yang meharuskan umatnya untuk segera mengembalikan. Hal ini perlu dilakukan lantaran akan memberikan berbagai manfaat bagi orang yang memberi dan menerima pinjam. Dalam berbagai ceramah agama terdapat beberapa manfaat dari segera mengembalikan hutang. Berikut ini berbagai manfaat dari segera melunasi hutang yang perlu kaum muslimin ketahui

Tali perasudaraan tetap terjalin dengan baik

Manfaat pertama dari seorang muslim yang segera melunasi hutang atau pinjaman adalah tali persaudaraan tetap terjalin baik. Seorang yang meminjam pada saudaranya jika tidak segera dikembalikan akan menimbulkan masalah. Masalah itu dapat muncul manakala orang yang meminjam menghindar terus apabila ditagih. Tentu saja hal ini akan membuat perasudaraan menjadi renggang. Semua itu akan berbeda jika orang yang meminjam segera mengembalikan. Tindakan ini dapat menjaga jalinan tali persaudaraan tetap kuat pemeluk agama islam.

Menimbulkan rasa nyaman

Menimbulkan rasa nyaman dalam diri menjadi salah satu manfaat seorang muslim segera membayar hutang. Ketika seorang mulim memiliki hutang, maka serasa dirinya terbelenggu. Akan tetapi hal itu tidak akan terjadi manakala hutang telah lunas. Seorang muslim yang tidak memiliki hutang lagi laksana orang terlepas dari belenggu.

Mengurangi beban kehidupan

Menurut ceramah agama, manfaat terakhir atau yang ketiga dari segera membayar hutang yakni beban hidup terasa berkurang. Manusia yang hidupd di muaka bumi pasti memiliki begitu banyak beban. Berbagai beban hidup akan semakin bertambah jika memiliki hutang. Akan tetapi manakala hutang sudah dilunasi, maka akan mengurangi beban hidup yang dipikul.


Catatan Kaki

[1] H.R. Jami’ At-Tirmidzi no. 1078 (hasan)

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!