Memaafkan Kesalahan Orang Lain, Akhlak Mulia yang Bermanfaat

0
200
Memaafkan kesalahan orang lain

Memaafkan kesalahan orang lain – Sobat Cahaya Islam, setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Kadangkala hubungan yang dekat terganggu oleh perselisihan dan kesalahpahaman. Seringkali sesama muslim saling menyakiti, secara sengaja atau tidak. Memaafkan kesalahan orang lain menjadi salah satu kunci dalam menjaga keharmonisan.

Dalil Memaafkan Kesalahan Orang Lain

Memaafkan kesalahan orang lain merupakan bentuk ketakwaan. Sebagaimana firman Allah ‘Azza wa Jalla, “(Yakni) orang-orang yang menafkahkan (rezekinya) baik di saat lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan marahnya, dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS Ali Imran: 134)

Tafsir Ibnu Katsir menyebutkan bahwa maksud dari memaafkan orang lain adalah menahan marah dengan cara memendamnya dan tidak mengeluarkannya. Di samping itu juga memaafkan orang-orang yang berbuat zalim.

Cara Menyikapi Kesalahan Orang Lain

Memaafkan kesalahan orang lain

Menghadapi kesalahan orang lain memang bukan hal yang mudah. Salah dalam menyikapinya bisa menimbulkan keretakan hubungan. Lantas bagaimana cara yang tepat dalam menyikapi kesalahan-kesalahan orang lain?

Cara-cara yang tepat dalam menyikapinya adalah:

1.     Memaafkan kesalahannya

Pemberian maaf mampu menenangkan hati orang yang berbuat kesalahan maupun yang tertimpa kezaliman. Memaafkan dapat dilakukan segera atau dalam jangka waktu yang lama. Hal ini penting untuk menjaga hak persaudaraan.

2.     Tidak menghinanya

Saat rekan atau kerabat melakukan kesalahan sebaiknya Sobat tidak menghinanya. Kata-kata hinaan hanya akan menimbulkan luka dan kebencian.

3.     Menasehatinya

Memberi nasehat dengan cara yang baik dan lembut adalah cara yang lebih baik untuk menghadapi kesalahan orang lain. Memang tidak semua orang bisa menerima nasehat dengan baik tetapi memberikan nasehat adalah hadiah terbaik untuk mereka.

4.     Mendoakannya

Berdoa untuk mereka yang berbuat salah akan membantu agar perasaan Sobat menjadi lebih lega. Doa adalah senjata terbaik untuk mengubah mereka menjadi lebih baik.

5.     Tidak memutus tali persaudaraan

Allah Ta’ala memerintahkan untuk senantiasa menjaga tali silaturahim, termasuk dengan mereka yang kurang taat sekalipun. Dalilnya adalah hadits berikut, “Sungguh ketaatan yang paling segera pahalanya adalah silaturahim. Sampai-sampai keluarga yang ahli maksiat pun, kekayaan mereka dapat berkembang dan bertambah banyak jumlah mereka jika saling menjaga silaturahim. Dan tidak ada keluarga yang saling bersilaturahim lalu mereka hidup kekurangan.” (HR Ibnu Hibban no. 440)

6.     Bersabar menghadapinya

Adakalanya seseorang melakukan kesalahan secara terus-menerus. Hal ini tentunya membuat Sobat kurang nyaman. Kadangkala cara terbaik menghadapinya hanyalah dengan bersabar karena mereka belum tentu bisa menerima nasehat dengan baik dan memperbaiki diri.

Manfaat Memaafkan

Sobat Cahaya Islam, memaafkan kesalahan orang lain memang bukan hal yang mudah. Namun memaafkan membawa banyak manfaat dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Memaafkan seharusnya menjadi kebiasaan setiap muslim.

Memaafkan kesalahan orang lain

Di samping itu memaafkan juga merupakan akhlak para Nabi dan orang-orang shaleh. Mereka tidak mudah terprovokasi oleh kezaliman orang lain dan sangat mudah memaafkan. Alangkah indahnya jika setiap muslim bisa meneladani akhlak mulia tersebut.

Adapun manfaat memaafkan adalah sebagai berikut:

1.     Allah Ta’ala menjamin pahala

Dalam Al-Qur’an terdapat sebuah ayat yang maknanya, “Maka siapa yang memaafkan dan berbuat kebaikan, pahalanya atas (jaminan) Allah.” (QS Asy-Syuura: 40)

2.     Mendapatkan ketenangan hati

Memaafkan mampu menghadirkan perasaan tenang dan tentram. Sebaliknya rasa dendam hanya akan menyiksa hati orang yang tidak memaafkan.

3.     Mempererat silaturahim

Maaf mampu mempererat silaturahim. Tanpanya hidup akan penuh dengan kebencian dan dendam yang tak berkesudahan.

Sobat Cahaya Islam, itulah tadi sedikit pembahasan tentang memaafkan kesalahan orang lain. Pemaaf merupakan akhlak yang mulia. Di samping itu memaafkan juga menyembuhkan luka hati dan memunculkan perasaan bahagia.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY