Ini Cara Allah Merespon Doa Orang Iman! Jangan Pernah Berhenti Doa kepada Allah ya!

0
1318

Berdo’a. Kata yang sering kali kita ucapkan dan lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dimulai kita bangun tidur sampai kita tidur lagi tak akan pernah luput dari aktivitas ini. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berdoa /ber·doa/ v mengucapkan (memanjatkan) doa kepada Tuhan. Sedangkan kata do’a bermakna doa n permohonan (harapan, permintaan, pujian) kepada Tuhan.

Ada salah satu hadist Nabi yang diriwayatkan dalam Sunan At-Tirmidzi, beliau bersabda

الدُّعَاءُ مُخُّ العِبَادَةِ

bahwa do’a itu adalah otaknya ibadah. Dalam tubuh manusia otak merupakan struktur pusat yang mengatur keseluruhan dari tubuh itu sendiri. Otak bertanggung jawab terhadap seluruh badan dan pemikiran manusia. Tidakkah otak memiliki peranan yang teramat penting bagi tubuh manusia. Bayangkan jika otak kita bermasalah, bisakah anggota tubuh yang lain berfungsi dengan normal? Tentu tidak!

Nabi menggambarkan do’a sebagaimana otak. Do’a kepada Allah menjadi aktivitas yang sangat penting dalam rangkaian ibadah kita. Di dalam sholat pun kita juga memanjatkan do’a dalam setiap rukunnya. Jika disemisalkan otak, maka jika dalam rangkaian ibadah kita  tidak ada do’a maka ibadah kita tak akan baik. Bahkan orang yang tidak mau doa meminta sesuatu kepada Allah SWT, maka orang tersebut akan dicap sebagai orang yang sombong atau takabur oleh Allah.

Tim Cahayaislam beserta penulis, Ukhti Novita Nurhafidhah pernah mendengar nasehat dari salah seorang teman, dia mengatakan bahwa ‘kita adalah apa yang kita do’akan’. Sebuah nasehat yang seharusnya menjadi renungan bagi masing-masing dari kita. Jika kita sudah berdo’a namun akhlaq kita tidak baik, maka hal itu sepatutnya menjadi pertanyaan. Sudah baikkah do’a kepada Allah yang kita lakukan?

Adalah sebuah hal yang harus kita lakukan untuk berdo’a sebelum memulai aktivitas, apapun itu. Dengan berdo’a selain sebagai pujian bagi Allah, juga menjadi harapan bagi kita agar apa yang kita inginkan bisa terwujud. Namun, yang perlu menjadi perhatian jika kita telah berdo’a tak kunjung terkabul, jangan pernah sekalipun berkata bahwa Allah tak adil atau do’a kita tak didengar. Itu menunjukkan bahwa kita tidak sabar. Ingat Allah adalah dzat yang Maha Mendengar dan Dia pasti tahu apa yang kita panjatkan. Allah juga merasa malu, bila Dia tidak mengabulkan apa yang kita pinta tapi Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan. Ada tiga cara Allah membalas do’a kita;

Do’a kita langsung terkabul dan diijabahi oleh Allah

Ada kalanya memang, doa seseorang akan segera langsung dikabulkan oleh Allah. Bila sobat mengalaminya, maka bisa dikatakan bahwa keinginan yang sobat Cahayaislam pinta kepada Allah memang sesuai dengan apa yang Allah kehendaki dan rencanakan. Di artikel lain, tim Cahayaislam juga membahas lho bagaimana cara doa meminta sesuatu agar dikabulkan. Jangan lupa baca itu juga ya!

Doa kita diganti dengan hal yang lebih baik

Ada juga kalanya doa yang kita pinta kepada Allah ditak terkabulkan, melainkan diganti oleh Allah. Hal ini bisa terjadi bila Allah sesungguhnya memiliki rencana yang lebih baik untuk sobat Cahayaislam. Allah memiliki skenario khusus yang jauh lebih baik. Lebih baik introspeksi diri ketika hal ini terjadi. Bisa jadi, Allah mengganti keinginan sobat Cahayaislam karena bisa jadi bila keinginan tersebut tercapai, keimanan sobat Cahayaislam bisa terganggu. Itu berarti Allah sayang kepada anda.

Doa Kita ditunda diakhirat nanti

Cara respon Allah kepada doa kita yang terakhir adalah tidak dikabulkan dan tidak diganti dengan hal lain, melainkan ditunda diakhirat nanti. Sobat Cahayaislam yang direspon doanya oleh Allah dengan cara ini tidak perlu berkecil hati, karena kenikmatan diakhirat nanti jauh lebih baik dan berlipat ganda bila dibandingkan dengan hal remeh yang ada di dunia, yang dalam al-hadits diceritakan bahwa jika saja dunia ini memiliki nilai sehelai sayap nyamuk, maka Allah akan membiarkan para orang-orang kafir kelaparan di dunia ini. Jadi tetap jangan menyerah dan terus doa kepada Allah ya!

Contohnya begini, Kita berdo’a pada Allah meminta diberikan kendaraan yang baru, kita berdo’a berulang-ulang namun tak kunjuk mendapatkannya. Hal itu bukan berarti Allah tidak mengabulkan, tapi bisa jadi Allah menggantinya dengan terus memberikan kesehatan dan keselamatan. Jika semisal kita mendapatkannya, tapi kemudian kita jatuh sakit dan tidak bisa mengendarainya, sama saja kendaraan itu tak akan terpakai.

Terus berusaha dan percaya. Dua hal yang patut dibersamakan dalam setiap lantunan bait-bait do’a yang kita panjatkan. Percaya bahwa do’a kita akan terkabulkan dan bila tidak maka cepat atau lambat kita akan menyadari bahwa memang seharusnya do’a itu tidak terkabul, hingga pada akhirnya kita akan sangat bersyukur karenanya. Dan juga ada pepatah mengatakan bahwa “Do’a itu seperti kayuhan sepeda yang suatu saat kayuhan itu akan sampai pada tujuannya”. Jika do’a terus kita ulang-ulang maka do’a itu akan semakin tajam hingga pada akhirnya akan terwujud. Jadi teruslah doa kepada Allah, minta sebanyak-banyaknya pada Allah bahkan untuk hal yang dirasa sangat mustahil. Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Tetaplah berdo’a hingga akhirnya kau kan dapatkan keajaiban-Nya.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!