Angan-angan Manusia dan Penyesalan Hidup di Dunia

0
842

Izinkan kami bertanya kepada sobat cahayaislam. Sebenarnya apa angan-angan anda dalam kehidupan ini? Apakah anda berangan-angan untuk memiliki uang yang banyak? Berangan-angan untuk membangun kediaman megah dengan berbagai fasilitasnya yang serba menakjubkan? Berangan-angan memiliki istri nan cantik dan menawan yang selalu menghiasi hari-hari anda? Ataukah anda berangan-angan untuk mendapatkan jabatan tinggi atau menjadi orang terkenal?

Setiap manusia kebanyakan memiliki angan-angan seperti yang telah kita sebutkan diatas. Secara insting, manusia menginginkan banyak hal untuk dimiliki. Dan ketika dia telah memiliki apa yang dia inginkan, maka dia tidak akan berhenti begitu saja. Dia masih akan mengejar sesuatu yang lain untuk dimiliki. Bahkan seperti yang dikatakan dalam sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Sahih Muslim dalam kitab zakat nomor 1048.

وَحَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنِي ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي يُونُسُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَالَ ‏ “‏ لَوْ كَانَ لاِبْنِ آدَمَ وَادٍ مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنَّ لَهُ وَادِيًا آخَرَ وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلاَّ التُّرَابُ وَاللَّهُ يَتُوبُ عَلَى مَنْ تَابَ

Dari Anas bin Malik yang menjelaskan bahwa Rasulullah pernah bersabda bila saja manusia diberi satu lembah yang terbuat dari emas, maka niscaya dia akan menginginkan dua lembah dari emas. Sungguh tiada yang bisa menghentikan keinginan manusia kecuali debu (yakni kematian). Allah menerima taubat orang-orang yang mau bertaubat. Nah, dari situlah kita bisa menarik benang merah. Bahwa manusia, sampai kapanpun akan selalu diliputi oleh ketamakan.

Angan-angan yang dihiasi oleh syetan hingga keinginan manusia seolah-olah tidak pernah ada ujungnya itulah yang kemudian akan menjadi sumber penyesalan manusia kelak ketika ajal mendekat dan sudah diambang pintu.

Rasa sesal yang menyesakki dada manusia karena enggan beramal sholih

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

Salah satu penyesalan yang akan manusia temui menjelang ajalnya yang mendekat adalah penyesalan tentang kenapa mereka tidak banyak bershodaqoh ketika mereka hidup di dunia. Hal ini dijelaskan dalam nukilan surat Al Munafiqun ayat 10 diatas, dimana sebenarnya didalamnya terdapat petuah langsung dari Allah yang memerintahkan manusia untuk gemar bersedekah.

Allah dalam firmanNya di surat Al Munafiqun ayat 10 tersebut menekankan kepada kita agar kita membelanjakan sebagian dari harta yang dititipkan Allah kepada kita dijalan Allah, sebelum datang masa penghujung umur kita. Hingga akhiranya kita menyesali dan memohon kepada Allah agar menangguhkan atau men-delay kematian kita untuk lebih banyak melakukan sedekah agar termasuk orang-orang yang sholih.

Menurut penjelasan dalam tafsir ibnu Katsir, ayat ini berkaitan dengan dua ayat di surat Al Mu’minun (99 dan 100) dimana menjelaskan bahwa kebanyakan orang akan meminta kepada Allah untuk memundurkan ajalnya. Tak lain dan tak bukan agar dia bisa melakukan amal sholih yang selama hidupnya sering dilupakannya.

حَتَّى إِذَا جَآءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتَ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ . لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ

Nah, sobat cahayaislam yang diridhoi dan dirahmati oleh Allah. Sudah sepantasnya kita banyak belajar dari ayat-ayat Allah yang berisi nasihat dan Pitutur baik. Semoga dengan ini kita bisa lebih bersemangat lagi dalam beramal sholih ya! Amiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!