6 Perkara yang Apabila Dilakukan Berakibat Batal Puasa

0
38

Batal Puasa – Ramadhan adalah momen istimewa, hanya saja tidak semua kaum muslimin dapat menahan godaan agar tak batal puasa. Selain makanan dan minuman, ternyata puasa juga berarti menahan diri dari syahwat dan nafsu. Di era canggihnya teknologi sekarang, gerbang syahwat dan nafsu sangat terbuka luas untuk diakses.

Islam secara tegas melarang kaum muslimin yang mengakses hal – hal tersebut di bulan berkah. Selain menjadi faktor batal puasa, hal tersebut sangat dibenci oleh Allah SWT. Pasalnya, seorang muslim yang tak mampu menahan diri dari syahwat dan nafsu disamakan dengan binatang yang tak berakal, bahkan lebih dari itu.

Apa saja hal – hal yang menjadi faktor batal puasa?

Banyak dari kaum muslimin yang menganggap bahwa batal puasa hanya disebabkan makanan dan minuman yang disengaja. Tak jarang didapati umat muslim yang masih saling melempar cacian dan makian pada sesama.

Padahal, hal tersebut tidak dibenarkan ketika sedang berpuasa.

Memang, hal tersebut tidaklah sampai menjadikan orang tersebut batal puasanya. Namun, tentu akan menjadi kadar keridhoan Allah SWT berkurang.

Simak hal – hal yang membatalkan puasa di bawah ini!

1.   Memasukkan sesuatu ke tubuh secara Sengaja

Selain makan dan minum yang disengaja, memasukkan hal lain ke dalam tubuh melalui lubang di organ bagian dalam juga dilarang. Misal ketika sedang membasuh air, kemudian secara sengaja menelannya baik melalui mulut, hidung maupun telinga. Hal ini secara tidak langsung akan membatalkan puasa.

2.   Masturbasi dan Onani

Walaupun keduanya tidak terkategorikan sebagai hubungan seksual, tapi tetap saja dapat menjadi pemicu keluarnya air mani. Hal ini sangat dilarang ketika sedang berpuasa. Maka hendaknya kaum muslimin menjauhi hal – hal yang menjadi pemicu aktivitas tersebut. Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah SAW dalam sabdanya yakni :

Dalam riwayat lain disebutkan,

يَتْرُكُ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِى ، الصِّيَامُ لِى ، وَأَنَا أَجْزِى بِهِ ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا

“Dia meninggalkan makanan, minuman dan syahwatnya karena-Ku. Puasa itu untuk-Ku dan Aku nantinya yang akan membalasnya. Satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan semisal.” (HR. Muslim no. 1894).

3.   Muntah secara Sengaja

Biasanya ada beberapa faktor yang pemicu seseorang bisa muntah. Jika hal ini terjadi secara tidak sengaja dan seseorang tersebut tidak menelan muntahnya, maka puasanya tetap sah. Namun, jika memang seseorang tersebut menyengaja muntah bahkan menelannya hal tersebut menyebabkan puasanya batal.

4.   Haid dan Nifas

Selain muntah, wanita yang sedang haid atau baru melahirkan juga tidak diwajibkan untuk berpuasa. Jika wanita tersebut tetap memaksa untuk berpuasa, maka hukumnya haram.

5.   Gila

Sebab lain yang membatalkan puasa yakni hilangnya akal atau gila. Walaupun hal ini terjadi sudah di pertengahan puasa, maka tetap puasanya tidak sah.

6.   Keluar dari Islam (Murtad)

 Selain gila, seseorang yang dengan sengaja mengeluarkan diri dari Islam puasanya tidak tergolong sah. Kategori murtad sendiri bisa saja terjadi manakala seseorang tersebut mengingkari Allah SWT yang maha Esa, syariat Islam dan apa yang sudah menjadi kesepakatan ulama’. Bahkan untuk bisa berpuasa kembali, seseorang tersebut harus mengulangi syahadat serta mengqadha’ puasanya.

Nah Sobat Cahaya Islam, itu tadi beberapa hal yang dapat membatalkan puasa. Sehingga godaan yang harus dilewati bukan hanya makan & minum saja, melainkan juga menahan diri dari syahwat dan nafsu berlebihan. Semoga Allah SWT meridhoi puasa yang dijalankan umat muslim di bulan berkah.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY